Hasil Pencarian

Bandung

5 Kafe Instagramable di Bandung dengan Spot Foto Unik, Cocok untuk Isi Feed

Mencari kafe Instagramable di Bandung tidak lagi sekadar soal menemukan tempat untuk minum kopi. Bagi banyak pengunjung, desain interior, suasana, pemandangan, hingga konsep unik sebuah kafe justru menjadi bagian dari pengalaman nongkrong. Bandung menjadi salah satu kota yang menawarkan banyak pilihan kafe dengan konsep menarik. Ada tempat nongkrong yang menghadirkan bangunan bergaya kastel, area makan di atas kolam, suasana hijau, hingga kafe yang menyatu dengan ruang seni. Jika kamu sedang mencari tempat untuk kulineran sekaligus berburu foto estetik, berikut beberapa kafe yang bisa masuk dalam daftar. 1. Mercusuar Cafe & Resto, Serasa Masuk Negeri Dongeng Alamat: Jalan Lembah Pakar Timur 2 No. 7, Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Bangunan dengan menara tinggi dan arsitektur yang mencolok menjadi daya tarik utama Mercusuar Cafe & Resto. Konsep tersebut membuat tempat ini terasa berbeda dibandingkan kafe pada umumnya. Tidak hanya mengandalkan desain bangunan, lokasi Mercusuar Cafe & Resto di kawasan perbukitan juga menawarkan panorama Bandung dari ketinggian. Kombinasi arsitektur unik dan pemandangan kota membuat banyak sudut tempat ini menarik untuk dijadikan latar foto. Berdasarkan informasi terbaru yang tersedia, tempat ini memiliki rating sekitar 4,5 dari ribuan ulasan pengunjung. Kisaran harga yang tercantum juga cukup beragam, sekitar Rp25.000 hingga Rp125.000 per orang. Cocok untuk: berburu foto arsitektur, menikmati panorama Bandung, dan nongkrong bersama teman atau keluarga. 2. One Eighty Coffee and Music, Nongkrong Sambil Menikmati Area Kolam Alamat: Jalan Ganesha No. 3, Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Konsep area kolam menjadi salah satu alasan One Eighty Coffee and Music begitu mudah dikenali. Pengunjung dapat menikmati makanan dan minuman di area yang berada di atas air, menciptakan pengalaman nongkrong yang tidak biasa. Konsep semi-outdoor, tanaman hijau, serta area kolam membuat tempat ini memiliki banyak sudut yang menarik untuk difoto. Selain itu, One Eighty juga dikenal dengan suasana musiknya dan memiliki area yang mendukung pertunjukan live music. Bagi yang ingin menghabiskan waktu lebih lama, tempat ini juga menawarkan pilihan makanan dan minuman yang cukup beragam. Cocok untuk: foto estetik, kencan, nongkrong bersama teman, atau menikmati suasana santai dengan musik. 3. Utara Cafe, Punya Konsep Unik dengan Panorama Kota Lokasi: kawasan Ciburial, Cimenyan, Kabupaten Bandung. Utara Cafe pernah dikenal sebagai salah satu tempat nongkrong dengan konsep bangunan unik dan panorama Kota Bandung dari kawasan perbukitan. Suasana sejuk serta pemandangan lampu kota pada malam hari menjadi daya tarik yang banyak dibicarakan pengunjung. Namun, informasi terbaru dari data bisnis menunjukkan Utara Cafe saat ini tercatat berstatus permanen tutup. Karena itu, tempat ini sebaiknya tidak dimasukkan sebagai rekomendasi kunjungan aktif sebelum ada konfirmasi resmi mengenai pembukaan kembali. Utara Cafe Hal ini juga menjadi pengingat bahwa informasi mengenai tempat wisata kuliner dapat berubah, terutama untuk kafe yang mengalami perubahan operasional. 4. foresta coffee, Menikmati Kopi dengan Nuansa Hijau Bagi yang lebih menyukai latar foto bernuansa alami, Foresta Coffee bisa menjadi pilihan menarik. Kafe ini berada di kawasan Nara Park dan menawarkan suasana hijau yang berbeda dari kafe dengan konsep interior modern. Pepohonan dan area terbuka membuat pengunjung dapat memperoleh latar foto yang lebih natural. Nuansa seperti ini juga cocok bagi mereka yang ingin menghabiskan waktu dengan suasana lebih tenang tanpa harus pergi jauh dari kawasan perkotaan. Data bisnis terbaru mencatat Foresta Coffee berada di Jalan Rancabentang No. 28, Ciumbuleuit, Bandung, dengan kisaran harga sekitar Rp25.000–Rp50.000. foresta coffee Cocok untuk: pencinta suasana hijau, foto outdoor, nongkrong santai, dan pengunjung yang datang bersama keluarga. 5. Morgy coffee, Ngopi di Suasana Artsy Alamat: Jalan Anggrek No. 46, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. Morgy Coffee menawarkan pengalaman yang berbeda melalui perpaduan coffee shop dan nuansa seni. Interior bergaya modern dengan elemen industrial membuat tempat ini memiliki karakter visual yang kuat. Perpaduan unsur kayu, besi, dan warna netral memberikan kesan minimalis sekaligus artsy. Karena itu, tempat ini dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin mendapatkan foto dengan nuansa lebih modern dan tidak terlalu ramai ornamen. Data bisnis terbaru mencatat Morgy Coffee memiliki rating sekitar 4,5 dari ratusan ulasan, dengan kisaran harga sekitar Rp25.000–Rp50.000. Morgy coffee Cocok untuk: pencinta fotografi, penggemar desain interior, bekerja dengan laptop, atau sekadar mencari tempat nongkrong dengan suasana berbeda. Pilih Kafe Sesuai Konsep Foto yang Kamu Cari Setiap kafe memiliki karakter visual yang berbeda. Agar kunjungan tidak sekadar menghasilkan foto yang bagus, kamu bisa menentukan konsep terlebih dahulu. Ingin foto dengan bangunan unik? Mercusuar Cafe & Resto bisa menjadi pilihan. Mencari spot foto di area air? One Eighty Coffee and Music punya konsep yang khas. Suka suasana hijau? Foresta Coffee menawarkan nuansa yang lebih natural. Menyukai interior artsy? Morgy Coffee dapat menjadi alternatif. Mencari tempat dengan panorama kota? Pilihan kafe di kawasan perbukitan Bandung dapat memberikan latar yang menarik. Waktu kunjungan juga dapat memengaruhi hasil foto. Datang pada pagi atau sore hari biasanya memberikan pencahayaan alami yang lebih menarik. Sementara itu, beberapa kafe di kawasan perbukitan justru menawarkan suasana berbeda ketika lampu kota mulai terlihat pada malam hari. Jangan Lupa Cek Informasi Sebelum Berkunjung Tren kafe di Bandung berkembang cukup cepat. Jam operasional, harga menu, konsep tempat, bahkan status buka atau tutup sebuah kafe dapat berubah. Karena itu, sebelum berangkat sebaiknya periksa kembali akun media sosial atau informasi terbaru dari pengelola. Hal ini terutama penting untuk tempat yang memiliki jadwal khusus, harga tiket masuk, atau mengalami perubahan operasional. Dengan banyaknya pilihan tersebut, berburu kafe Instagramable di Bandung bisa menjadi agenda tersendiri. Selain menikmati kopi dan makanan, kamu juga bisa mendapatkan pengalaman baru sekaligus mempercantik isi feed dengan latar yang berbeda-beda

Rekomendasi 18 Aug 2026

5 Kuliner Legendaris Bandung untuk Libur HUT RI, Ada yang Berdiri Sebelum Indonesia Merdeka

Mengisi libur HUT ke-81 Republik Indonesia tidak harus selalu dengan mengikuti upacara atau perlombaan 17 Agustus. Bagi yang ingin mencoba aktivitas berbeda, berburu wisata kuliner Bandung sekaligus menelusuri sejarah kota bisa menjadi pilihan menarik. Bandung memiliki sejumlah tempat makan yang telah bertahan selama puluhan tahun. Bahkan, beberapa di antaranya sudah berdiri sebelum Indonesia merdeka pada 1945. Selain menyajikan makanan yang telah dikenal lintas generasi, tempat-tempat tersebut juga menawarkan suasana yang membawa pengunjung mengenal Bandung tempo dulu. Menariknya, wisatawan dapat menggabungkan agenda kuliner dengan wisata sejarah. Setelah menikmati makanan, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menyusuri kawasan heritage, melihat bangunan lama, atau sekadar menikmati suasana pusat Kota Bandung. Berikut lima kuliner legendaris Bandung yang dapat menjadi pilihan saat mengisi libur HUT RI. 1. Braga Permai, Kuliner Legendaris yang Sudah Ada Sejak 1918 Braga Permai menjadi salah satu tempat makan yang memiliki perjalanan panjang di Kota Bandung. Restoran yang berada di Jalan Braga ini telah berdiri sejak 1918 dengan nama awal Maison Bogerijen. Tempat makan tersebut bahkan sudah hadir sekitar 27 tahun sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaan. Nuansa klasik menjadi salah satu daya tarik Braga Permai. Pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan, mulai dari makanan Nusantara hingga menu bergaya Eropa. Beberapa pilihan yang dikenal antara lain steak, bistik lidah, nasi goreng, pastry, serta sejumlah sajian klasik lainnya. Lokasinya yang berada di kawasan Jalan Braga juga membuat Braga Permai cocok dimasukkan ke dalam itinerary wisata kota. Setelah makan, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menikmati suasana kawasan heritage. Menarik untuk: pencinta kuliner klasik, wisata sejarah, dan suasana Jalan Braga. 2. Sumber Hidangan, Cicipi Roti Klasik dari Bandung Tempo Dulu Masih di kawasan Jalan Braga, Sumber Hidangan menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda. Toko roti di Jalan Braga Nomor 20-22 ini telah berdiri sejak 1929. Pada awal berdiri, tempat tersebut dikenal dengan nama Het Snoephuis. Nama Sumber Hidangan kemudian digunakan sejak era 1960-an. Sumber Hidangan mempertahankan berbagai sajian bergaya klasik, termasuk roti dan kue yang memiliki karakter kuliner Belanda. Pengunjung dapat menemukan pilihan seperti roti, kue klasik, poffertjes, es krim, dan sejumlah kudapan lawas. Bagi wisatawan, pengalaman di Sumber Hidangan bukan sekadar membeli makanan. Suasana tempatnya juga memberikan kesempatan untuk melihat salah satu bagian dari sejarah kuliner Bandung. Menarik untuk: sarapan ringan, berburu jajanan klasik, atau mencari suasana vintage. 3. Warung Kopi Purnama, Ngopi Sambil Menikmati Suasana Lawas Kalau agenda liburan dimulai dengan secangkir kopi, Warung Kopi Purnama bisa menjadi pilihan. Warung Kopi Purnama dikenal telah berdiri sejak 1930 dan menjadi salah satu kuliner legendaris Bandung. Konsep kopitiam klasik yang dipertahankan menjadi bagian dari daya tariknya. Salah satu menu yang cukup dikenal adalah roti bakar srikaya dan kopi susu. Berbagai pilihan sarapan juga dapat dinikmati sebelum wisatawan melanjutkan perjalanan. Tempat ini cocok dimasukkan dalam rute wisata pusat Kota Bandung. Setelah sarapan, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan menuju Braga atau destinasi bersejarah lainnya di sekitar pusat kota. Menarik untuk: pencinta kopi, sarapan santai, dan pemburu suasana Bandung tempo dulu. 4. Rumah Makan Linggarjati, Ada Mi Yamin yang Jadi Andalan Bagi pencinta makanan khas Bandung, Rumah Makan Linggarjati di kawasan Jalan Balonggede bisa masuk daftar kunjungan. Rumah makan ini dikenal melalui sajian mi yamin yang telah lama menjadi salah satu kuliner legendaris Kota Bandung. Konsepnya memang sederhana, tetapi justru hal tersebut menjadi bagian dari pengalaman. Wisatawan dapat mencicipi makanan yang sudah dikenal selama bertahun-tahun sekaligus melihat bagaimana kuliner tradisional tetap bertahan di tengah perkembangan restoran modern. Mi yamin menjadi salah satu menu yang banyak dicari oleh pengunjung. Bagi wisatawan dari luar kota, sajian tersebut dapat menjadi pilihan untuk mengenal kuliner lokal Bandung. Menarik untuk: pencinta mi dan wisatawan yang ingin berburu kuliner khas Bandung. 5. Toko You, Kuliner Legendaris dari Era Awal Kemerdekaan Toko You di Jalan Hasanudin memiliki cerita yang tidak kalah menarik. Tempat ini mulai beroperasi pada 1947, hanya dua tahun setelah Indonesia merdeka. Pada awalnya, Toko You dikenal sebagai bakery. Seiring waktu, tempat tersebut berkembang dengan menawarkan berbagai makanan lokal serta hidangan bergaya Barat. Meski usianya lebih muda dibandingkan beberapa tempat dalam daftar ini, Toko You tetap memiliki nilai sejarah. Keberadaannya menjadi bagian dari perjalanan kuliner Bandung pada masa awal kemerdekaan hingga sekarang. Tempat ini bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin merasakan kuliner klasik dengan pilihan makanan yang lebih beragam. Menarik untuk: pencinta kuliner legendaris dan wisatawan yang ingin mengenal sejarah Bandung setelah kemerdekaan. Kenapa Kuliner Legendaris Menarik untuk Liburan 17 Agustus? Berwisata ke tempat makan bersejarah memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan sekadar mencari restoran yang sedang viral. Selain mencicipi makanan, wisatawan dapat: mengenal perjalanan sejarah sebuah tempat; menikmati resep yang diwariskan lintas generasi; melihat suasana dan bangunan dengan karakter klasik; menggabungkan wisata kuliner dengan wisata heritage; menemukan cerita di balik makanan yang sudah dikenal masyarakat selama puluhan tahun. Bagi generasi muda, konsep tersebut juga bisa menjadi alternatif liburan yang lebih menarik. Tidak semua destinasi harus baru atau viral untuk memberikan pengalaman berkesan. Tempat yang telah bertahan puluhan tahun justru memiliki cerita yang tidak dimiliki restoran baru. Kulineran Sekaligus Napak Tilas Sejarah Bandung Kelima tempat tersebut memperlihatkan bahwa perkembangan kuliner Bandung berjalan beriringan dengan perjalanan sejarah kota. Braga Permai, Sumber Hidangan, dan Warung Kopi Purnama telah hadir sebelum Indonesia merdeka, sementara Toko You tumbuh pada masa awal kemerdekaan. Karena itu, wisata kuliner Bandung dapat menjadi salah satu cara untuk mengisi libur HUT ke-81 RI dengan kegiatan yang berbeda. Wisatawan tidak hanya datang untuk makan, tetapi juga bisa mengenal sejarah melalui bangunan, suasana, resep, dan tradisi yang masih dipertahankan. Sebelum berkunjung, pastikan mengecek kembali jam operasional, harga menu, dan ketersediaan makanan karena informasi tersebut dapat berubah. Dengan menyusun rute sejak awal, liburan HUT RI di Bandung bisa menjadi perpaduan antara kuliner, sejarah, dan eksplorasi kota.  

Rekomendasi 16 Aug 2026

4 Rumah Hantu Bandung yang Menarik untuk Dicoba, Berani Uji Nyali?

Bandung punya banyak pilihan wisata, mulai dari kuliner, alam, hingga tempat nongkrong kekinian. Namun, bagi kamu yang bosan dengan destinasi yang itu-itu saja, ada pilihan yang jauh lebih menegangkan: rumah hantu Bandung. Bukan sekadar berjalan-jalan, mengunjungi rumah hantu bisa menjadi pengalaman yang menguji keberanian. Suasana gelap, suara mengejutkan, hingga kemunculan karakter menyeramkan membuat perjalanan singkat di dalam wahana terasa lebih intens. Wisata horor juga bisa menjadi aktivitas seru untuk dilakukan bersama teman. Apalagi jika satu rombongan berisi orang-orang yang sama-sama mengaku pemberani. Bukannya tenang, biasanya justru teriakan teman yang membuat suasana semakin pecah. Jika kamu sedang mencari wisata horor di Bandung, berikut empat tempat yang bisa masuk daftar untuk menguji nyali. 1. Rumah Hantu Braga, Jalan-Jalan Malam dengan Suasana Mencekam Berada di kawasan Braga yang dikenal sebagai salah satu pusat wisata Kota Bandung, Rumah Hantu Braga menawarkan pengalaman yang berbeda dari destinasi wisata pada umumnya. Begitu memasuki area wahana, pengunjung akan disambut suasana gelap dengan pencahayaan minim, bangunan bernuansa tua, serta berbagai dekorasi yang dirancang untuk menciptakan atmosfer menyeramkan. Terdapat dua konsep utama yang dapat dicoba, yaitu perjalanan dengan berjalan kaki dan pengalaman menggunakan mobil menuju "Kampung Angker". Untuk wahana berjalan kaki, pengunjung perlu membentuk kelompok yang terdiri atas tujuh orang. Sementara itu, wahana mobil hantu membutuhkan setidaknya 12 orang dalam satu kelompok. Berbagai karakter horor khas Indonesia juga menjadi bagian dari pengalaman, termasuk kuntilanak, pocong, dan genderuwo. Rumah Hantu Braga berada di Jalan Braga No. 18, Kecamatan Sumur Bandung. Berdasarkan informasi dalam naskah, tiketnya sekitar Rp30.000 pada hari kerja dan Rp35.000 saat akhir pekan. Cocok buat siapa? Geng yang ingin mencoba wisata horor bersama. Pengunjung yang menyukai jumpscare. Kamu yang ingin mencari aktivitas malam berbeda di pusat Bandung. 2. Dunia Lain Trans Studio Bandung, Horor dalam Wahana Indoor Tidak ingin menghadapi panas atau hujan ketika mencoba wahana horor? Dunia Lain di Trans Studio Bandung bisa menjadi alternatif karena berada di dalam kawasan taman hiburan. Wahana yang berada di area Magic Corner ini mengangkat konsep yang terinspirasi dari program televisi Dunia Lain, yang dahulu dikenal melalui berbagai cerita mengenai tempat misterius dan fenomena supranatural. Pengunjung akan diajak melewati area dengan atmosfer menyeramkan dan berbagai karakter yang sudah tidak asing bagi pencinta cerita horor Indonesia. Kuntilanak, tuyul, pocong, hingga berbagai sosok menyeramkan lainnya menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan. Keunggulan lainnya adalah lokasinya yang berada di dalam kawasan Trans Studio Bandung. Jadi, kamu bisa menggabungkan wisata horor dengan berbagai wahana hiburan lain dalam satu kunjungan. Tips biar makin seru Kalau datang bersama teman, jangan langsung menentukan siapa yang paling berani. Biarkan saja posisi paling depan dipilih secara sukarela. Biasanya, keberanian akan diuji ketika pintu wahana mulai tertutup. 3. Jurnalrisa Experience di Paris Van Java, Masuk ke Dunia Cerita Horor Bagi kamu yang mengikuti cerita-cerita horor dari Jurnalrisa, pengalaman ini menawarkan sesuatu yang lebih familiar. Jurnalrisa Experience di Paris Van Java menghadirkan karakter serta kisah yang berkaitan dengan dunia cerita Jurnalrisa. Beberapa karakter yang ditampilkan antara lain Asih, Sukma, Ivanna, Canting, dan Kartika. Berbeda dari rumah hantu yang hanya mengandalkan kejutan, konsep seperti ini membuat pengunjung seolah diajak masuk ke dalam sebuah cerita. Setiap ruangan dan instalasi dirancang dengan detail untuk membangun atmosfer. Tata cahaya, dekorasi, hingga karakter yang muncul menjadi bagian dari pengalaman tersebut. Lokasinya berada di kawasan Paris Van Java, Bandung. Karena jam operasional atraksi dapat berubah, calon pengunjung sebaiknya mengecek informasi terbaru sebelum berangkat. Kenapa menarik untuk Gen Z? Konsepnya tidak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga pengalaman visual yang menarik. Artinya, selain menguji nyali, pengunjung bisa mendapatkan pengalaman yang berbeda dari sekadar mengunjungi tempat wisata biasa. 4. Rumah Angker Pengabdi Setan di Pangalengan, Nuansa Horor yang Lebih Natural Kalau tiga pilihan sebelumnya lebih berbentuk wahana, pengalaman di Rumah Angker Pengabdi Setan menawarkan suasana yang berbeda. Lokasinya berada di kawasan PTPN VIII, Kertamanah, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Rumah kayu tersebut dikenal luas karena memiliki kaitan dengan lokasi yang digunakan dalam film Pengabdi Setan. Atmosfer Pangalengan yang sejuk, pepohonan, kabut, dan lingkungan yang relatif tenang justru menjadi bagian dari daya tariknya. Tidak perlu dekorasi berlebihan untuk menciptakan kesan misterius karena suasana alam di sekitarnya sudah memberikan nuansa tersendiri. Rumah kayu dengan lantai yang dapat mengeluarkan bunyi ketika diinjak juga membuat pengalaman berkunjung terasa semakin berbeda. Berdasarkan informasi dalam naskah, tiket masuk berada di kisaran Rp10.000-Rp20.000 per orang. Lebih cocok untuk pencinta film horor Destinasi ini bisa menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana lokasi yang berkaitan dengan film horor sekaligus menikmati udara sejuk Pangalengan. Mana Rumah Hantu Bandung yang Paling Cocok untuk Kamu? Setiap destinasi menawarkan pengalaman berbeda. Jadi, pilihan terbaik sebenarnya bergantung pada jenis ketegangan yang kamu cari. Destinasi Karakter Pengalaman Rumah Hantu Braga Wahana horor dan jumpscare Dunia Lain Trans Studio Horor indoor dalam taman hiburan Jurnalrisa Experience Horor berbasis karakter dan cerita Rumah Pengabdi Setan Nuansa lokasi film dan suasana alam Kalau ingin jumpscare bareng geng, Rumah Hantu Braga bisa menjadi pilihan. Sementara itu, Dunia Lain cocok bagi yang ingin menggabungkan wisata horor dengan aktivitas di taman hiburan. Bagi penggemar Jurnalrisa, pengalaman di Paris Van Java tentu memiliki daya tarik tersendiri. Adapun Rumah Pengabdi Setan di Pangalengan lebih cocok untuk kamu yang ingin mendapatkan atmosfer horor dengan nuansa alam yang lebih kuat. Sebelum Berangkat, Jangan Cuma Siapkan Mental Wisata horor memang dirancang untuk memberikan sensasi tegang, tetapi bukan berarti pengunjung boleh mengabaikan aturan keselamatan. Sebelum berangkat, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan: Cek jam operasional terbaru karena jadwal atraksi dapat berubah. Pastikan harga tiket sebelum datang. Perhatikan batas usia atau ketentuan wahana jika tersedia. Gunakan alas kaki yang nyaman karena beberapa wahana mengharuskan pengunjung berjalan. Jangan mengganggu atau menyentuh pemeran tanpa izin. Jika memiliki kondisi tertentu yang membuat pengalaman dengan suara keras, ruang gelap, atau jumpscare tidak nyaman, pertimbangkan kembali sebelum mengikuti wahana. Yang tidak kalah penting, jangan datang hanya karena ingin membuat konten. Tetap prioritaskan pengalaman dan aturan yang berlaku di lokasi. Saatnya Uji Nyali di Bandung Bandung ternyata tidak hanya menawarkan wisata kuliner dan tempat nongkrong. Bagi pencinta pengalaman berbeda, wisata horor di Bandung juga bisa menjadi alternatif untuk mengisi waktu bersama teman. Empat pilihan tersebut memiliki karakter masing-masing, mulai dari rumah hantu dengan jumpscare, wahana horor indoor, pengalaman berbasis cerita, hingga lokasi yang menghadirkan atmosfer film horor. Jadi, kalau selama ini kamu dan teman-teman sering mengaku sebagai "tim pemberani", mungkin sekarang waktunya membuktikannya. Berani masuk, atau cukup berani lihat dari depan pintu?  

Rekomendasi 14 Aug 2026

7 Spot Sejarah di Bandung yang Seru Dikunjungi Saat Libur 17 Agustus

Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tidak selalu harus diisi dengan upacara atau berbagai kegiatan seremonial. Momentum 17 Agustus juga dapat dimanfaatkan untuk mengenal kembali sejarah bangsa melalui kunjungan ke sejumlah tempat bersejarah. Bandung menjadi salah satu kota yang menyimpan banyak jejak perjalanan bangsa, mulai dari masa pergerakan nasional, perjuangan melawan kolonialisme, hingga periode setelah Indonesia merdeka. Sejumlah lokasi bahkan memiliki kaitan erat dengan tokoh nasional seperti Soekarno. Mengunjungi wisata sejarah di Bandung bukan hanya memberikan pengalaman rekreasi. Wisatawan juga dapat memahami kembali peristiwa masa lalu melalui bangunan, monumen, museum, maupun kawasan yang pernah menjadi bagian dari perjalanan perjuangan Indonesia. Berikut tujuh wisata sejarah di Bandung yang dapat menjadi pilihan untuk mengisi libur Hari Kemerdekaan. 1. Gedung Indonesia Menggugat, Jejak Perjuangan Soekarno Gedung Indonesia Menggugat merupakan salah satu bangunan bersejarah yang memiliki hubungan kuat dengan perjalanan perjuangan Soekarno. Sebelum dikenal dengan nama tersebut, bangunan ini merupakan Gedung Landraad Bandung, yang digunakan sebagai tempat persidangan pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Pada 1930, Soekarno pernah menjalani persidangan di gedung tersebut setelah aktivitas politiknya dianggap membahayakan pemerintahan kolonial. Peristiwa itu kemudian menjadi bagian penting dari sejarah pergerakan nasional di Bandung. Kini, Gedung Indonesia Menggugat dapat menjadi tempat bagi masyarakat untuk mengenal gagasan dan perjuangan politik pada masa sebelum Indonesia merdeka. Lokasi: Jl. Perintis Kemerdekaan No. 5, Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat. 2. Monumen Bandung Lautan Api Jejak perjuangan mempertahankan kemerdekaan dapat ditemukan di Monumen Bandung Lautan Api. Monumen ini dibangun sebagai pengingat terhadap peristiwa Bandung Lautan Api yang menjadi salah satu bagian penting dari sejarah revolusi Indonesia. Peristiwa tersebut berkaitan dengan perjuangan masyarakat Bandung ketika menghadapi tekanan pasukan Sekutu dan Belanda atau NICA yang berusaha kembali menguasai wilayah Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan. Berkunjung ke kawasan monumen dapat menjadi kesempatan untuk mengenalkan sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan kepada generasi muda. Lokasi: Jl. BKR, Ciateul, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat. 3. Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat atau Monpera Jabar dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin memahami sejarah perjuangan masyarakat Jawa Barat. Kawasan ini tidak hanya menghadirkan bangunan monumental. Terdapat pula museum, ruang edukasi, auditorium, serta sejumlah fasilitas publik yang mendukung kegiatan pembelajaran sejarah. Dengan konsep tersebut, kunjungan ke Monpera Jabar dapat dibuat lebih edukatif. Wisatawan bisa mempelajari berbagai peristiwa perjuangan sekaligus menikmati kawasan ruang publik di sekitarnya. Lokasi: Jl. Dipati Ukur No. 48, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat. 4. Goa Belanda dan Goa Jepang di Tahura Jika ingin menggabungkan wisata alam dengan napak tilas sejarah, Goa Belanda dan Goa Jepang di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bandung dapat menjadi alternatif. Terowongan yang berada di kawasan tersebut merupakan peninggalan masa kolonial dan memiliki latar sejarah yang berkaitan dengan kepentingan pengelolaan air serta kebutuhan strategis dan militer. Menariknya, pengalaman berkunjung ke lokasi ini tidak berhenti pada wisata sejarah. Kawasan Tahura juga menawarkan suasana hutan yang rindang, udara pegunungan yang sejuk, serta berbagai aktivitas wisata lainnya. Wisatawan dapat menjadikan kunjungan ke Goa Belanda dan Goa Jepang sebagai bagian dari perjalanan sehari yang memadukan edukasi sejarah dan rekreasi alam. Lokasi: Jl. Pakar Barat, Jl. Ir. H. Juanda No. 99, Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 5. Penjara Banceuy Nama Penjara Banceuy tidak dapat dipisahkan dari perjalanan perjuangan Soekarno. Bangunan penjara ini didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda pada akhir abad ke-19 dan pernah digunakan untuk menahan berbagai narapidana, termasuk mereka yang berkaitan dengan aktivitas politik. Pada 1929, Soekarno ditahan di Penjara Banceuy karena aktivitas pergerakannya bersama sejumlah tokoh Partai Nasional Indonesia (PNI). Kisah tersebut menjadikan Penjara Banceuy sebagai salah satu lokasi penting untuk memahami bagaimana pemerintah kolonial berusaha membatasi gerakan nasionalis pada masa itu. Lokasi: Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat. 6. Museum Konferensi Asia Afrika Museum Konferensi Asia Afrika (KAA) berada di kawasan Jalan Asia Afrika, salah satu kawasan bersejarah yang menjadi ikon Kota Bandung. Museum ini menyimpan berbagai informasi mengenai Konferensi Asia Afrika 1955, sebuah peristiwa penting yang memperlihatkan peran Indonesia dalam hubungan internasional setelah kemerdekaan. Bagi wisatawan, kunjungan ke Museum KAA juga dapat dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri kawasan Jalan Asia Afrika. Sejumlah bangunan bersejarah dan ruang publik di sekitar kawasan tersebut membuat wisata sejarah dapat dikemas menjadi perjalanan yang lebih menarik. Lokasi: Jalan Asia Afrika, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat. 7. Taman Makam Pahlawan Cikutra Taman Makam Pahlawan Cikutra menjadi salah satu tempat yang dapat dikunjungi untuk mengenang jasa para pejuang dan tokoh yang telah berkontribusi dalam perjalanan bangsa. Kawasan ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, terutama bagi generasi muda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai tokoh-tokoh yang dimakamkan di sana serta perjuangan yang pernah mereka lakukan. Suasana yang lebih tenang juga membuat kunjungan ke Taman Makam Pahlawan Cikutra dapat menjadi momentum untuk merefleksikan kembali arti kemerdekaan. Lokasi: Jl. Cikutra No. 382, Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat. Tips Menikmati Wisata Sejarah di Bandung Agar perjalanan wisata sejarah saat momentum 17 Agustus lebih nyaman, wisatawan dapat menyusun rute berdasarkan lokasi. Beberapa destinasi berada di pusat Kota Bandung sehingga dapat dikunjungi dalam satu perjalanan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain: Susun itinerary berdasarkan lokasi destinasi agar perjalanan lebih efisien. Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman, terutama jika destinasi membutuhkan banyak berjalan kaki. Luangkan waktu untuk membaca informasi sejarah di setiap lokasi, bukan hanya berfoto. Hormati aturan dan suasana di kawasan museum maupun taman makam pahlawan. Periksa informasi terbaru mengenai jam operasional dan aturan kunjungan sebelum berangkat. Wisata Sejarah Sekaligus Belajar Perjuangan Memperingati Hari Kemerdekaan tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan seremonial. Mengunjungi wisata sejarah di Bandung dapat menjadi alternatif untuk mengisi momentum 17 Agustus dengan kegiatan yang lebih edukatif sekaligus rekreatif. Dari jejak perjuangan Soekarno di Gedung Indonesia Menggugat dan Penjara Banceuy, kisah Bandung Lautan Api, hingga peran Indonesia di dunia internasional melalui Konferensi Asia Afrika, setiap lokasi menawarkan cerita yang berbeda. Dengan mengunjungi tempat-tempat tersebut, wisatawan tidak hanya menikmati perjalanan di Kota Bandung, tetapi juga diajak kembali memahami bagaimana perjuangan para pendahulu membentuk Indonesia yang kita kenal saat ini.  

Rekomendasi 12 Aug 2026

10 Kuliner Bandung untuk Libur Panjang 15–17 Agustus 2026, dari Legendaris hingga Viral

Libur panjang 15–17 Agustus 2026 bisa menjadi momentum yang tepat untuk menjelajahi Bandung. Selain dikenal dengan udara yang relatif sejuk dan beragam destinasi wisata, Kota Bandung juga memiliki pilihan kuliner yang seolah tidak pernah habis untuk dieksplorasi. Letaknya yang mudah dijangkau dari Jakarta dan sejumlah kota di Jawa Barat membuat Bandung kerap menjadi pilihan untuk menghabiskan akhir pekan sekaligus momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Wisatawan dapat menuju Bandung menggunakan kereta cepat Whoosh, kereta api reguler, travel, maupun kendaraan pribadi melalui jalan tol. Bagi wisatawan yang menjadikan makanan sebagai bagian penting dari perjalanan, berburu kuliner Bandung bisa menjadi agenda tersendiri. Pilihannya pun cukup beragam, mulai dari pasar tradisional, makanan Sunda, hidangan bergaya Asia, burger, bakery, hingga kuliner legendaris yang telah bertahan selama puluhan tahun. Berikut 10 tempat kuliner Bandung yang dapat dimasukkan ke dalam itinerary selama libur panjang 15–17 Agustus 2026. 1. Pasar Cihapit, Jelajah Kuliner dalam Satu Kawasan Pasar Cihapit dapat menjadi titik awal bagi wisatawan yang ingin menikmati beragam pilihan makanan dalam satu kawasan. Pasar yang berada di kawasan Bandung Wetan ini menawarkan suasana kuliner yang berbeda karena berbagai makanan dapat ditemukan di sekitar area pasar. Beberapa pilihan yang dapat dicoba antara lain jajanan manis di Cerita Manis, Batagor Kahuripan, hingga Warung Nasi Bu Eha yang dikenal dengan menu makanan rumahan. Lokasinya berada di Jl. Cihapit Jl. Sabang No. 32, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. Selain berburu makanan, kawasan ini juga menarik untuk dijelajahi secara santai karena pengunjung dapat menemukan berbagai pilihan kuliner dalam satu perjalanan. 2. BMB Canteen, Sajian Daging dan Sandwich Pencinta hidangan berbahan daging dan sandwich dapat memasukkan BMB Canteen ke dalam daftar kunjungan. Salah satu menu yang menjadi daya tariknya adalah corned beef sourdough. Tidak hanya itu, tersedia pula Swedish meatballs, pasta, gnocchi, sandwich, dessert, dan kopi. Konsep interiornya mengusung gaya kanteen industrial bernuansa Inggris sehingga memberikan pengalaman makan yang berbeda. BMB Canteen menerapkan konsep dine-in dan tidak menggunakan sistem reservasi. Pengunjung dilayani berdasarkan waktu kedatangan. BMB Canteen berlokasi di Jl. Sirnagalih No. 1, Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. 3. BMB Burger, Burger dengan Sentuhan Berbeda Masih dari keluarga BBQ Mountain Boys, BMB Burger menawarkan pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati burger dengan karakter berbeda. Salah satu menu yang menarik perhatian adalah Cabin Style Burger. Patty yang juicy dipadukan dengan nanas sehingga menghasilkan kombinasi rasa gurih, manis, dan segar. Pilihan lainnya meliputi burger klasik hingga makanan pendamping seperti kentang dan chicken wings. BMB Burger berada di kawasan The Tripark, Jl. Paskal Hyper Square No. 25–27, Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung, tidak jauh dari kawasan pusat kota. 4. Ayam Wangi Seruni, Menu Rumahan yang Menggugah Selera Bagi wisatawan yang menyukai makanan sederhana dengan cita rasa rumahan, Ayam Wangi Seruni dapat menjadi pilihan. Sesuai namanya, olahan ayam menjadi salah satu menu yang ditonjolkan. Ayam goreng serundeng menjadi salah satu sajian yang dapat dicoba karena menawarkan cita rasa gurih dan kaya rempah. Selain menu ayam, tersedia pula berbagai masakan rumahan seperti osengan dan jajanan khas Bandung, termasuk cuanki. Ayam Wangi Seruni berada di Jl. Cimanuk No. 42, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. 5. Rumah Sejoli, Sarapan dengan Nuansa Kopitiam Ingin memulai perjalanan kuliner sejak pagi? Rumah Sejoli dapat dimasukkan ke dalam agenda sarapan. Tempat makan ini mengusung konsep yang terinspirasi dari kopitiam Melayu dan kuliner Singapura. Interior bergaya vintage dengan suasana homey membuat Rumah Sejoli cocok untuk menikmati makanan sekaligus bersantai. Menu yang tersedia cukup beragam, di antaranya: nasi lemak; char kway teow; mi kari; kaya toast; cakue; kue bantal; pisang goreng wijen. Rumah Sejoli berlokasi di Jl. Purnawarman No. 46, Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. 6. Kame Bakehouse, Tempat Nongkrong dengan Menu Beragam Bagi wisatawan yang ingin mencari tempat untuk nongkrong sekaligus menikmati makanan beragam, Kame Bakehouse dapat menjadi alternatif. Pilihan menunya cukup luas, mulai dari nikudon yang populer, sandwich, salad, pasta, donburi, mentaiko, ramen, udon, hingga dessert. Kame Bakehouse berada di Setrasari Mall, B3 No. 88, Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Ragam pilihan tersebut membuat tempat ini cukup fleksibel untuk dikunjungi bersama teman maupun keluarga dengan selera makanan yang berbeda-beda. 7. Batagor Iyan, Kuliner Legendaris Sejak 1983 Berburu kuliner Bandung rasanya belum lengkap tanpa mencicipi batagor. Salah satu pilihan yang dapat dimasukkan dalam itinerary adalah Batagor Iyan di kawasan Leuwi Panjang. Batagor Iyan telah berdiri sejak 1983 dan menawarkan dua pilihan utama, yaitu siomay dan tahu. Dalam informasi yang tercantum pada artikel sumber, harga satu potong batagor disebut sekitar Rp5.000. Lokasinya juga relatif strategis karena berada tidak jauh dari kawasan Terminal Leuwi Panjang. Alamatnya berada di Jl. Leuwi Panjang, Gg. Kebon Kalapa, Situsaeur, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung. Bagi pencinta kuliner legendaris, tempat seperti ini menarik karena perjalanan mencicipi makanan sekaligus dapat menjadi cara untuk mengenal sejarah kuliner Bandung. 8. Drunk Baker, Berburu Roti dan Pastry Tidak semua wisata kuliner harus berupa makanan berat. Drunk Baker dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menjelajahi sajian roti dan pastry. Bakery ini memiliki salah satu produk yang menjadi ciri khas, yakni Hokkaido creamy bread dengan tekstur lembut dan empuk serta isian atau sajian susu yang melimpah. Konsep Japanese bakery yang diusungnya memberikan pilihan berbeda di tengah banyaknya destinasi kuliner Bandung. Drunk Baker berlokasi di Jl. Bahureksa No. 24, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. 9. Warung Ibu Imas, Pilihan Kuliner Sunda yang Legendaris Wisatawan yang ingin mencicipi masakan khas Sunda dapat mengunjungi Warung Ibu Imas. Tempat makan ini telah dikenal sejak era 1980-an dan menawarkan berbagai menu yang lekat dengan cita rasa Sunda. Pilihan makanannya antara lain ayam bakar, gepuk, paru, pepes, sayur asem, serta aneka lalapan. Namun, beberapa sajian yang paling identik dengan Warung Ibu Imas adalah karedok leunca, sambal dadak, selada air, dan jukut goreng. Kombinasi lauk, nasi, lalapan, dan sambal membuat pengalaman makan di tempat ini terasa sederhana tetapi khas. Warung Ibu Imas berada di Jl. Balonggede No. 69/48/93, Balonggede, Kecamatan Regol, Kota Bandung. 10. Bolu Tjilaki, Kuliner untuk Oleh-Oleh Setelah puas mencicipi berbagai makanan di Bandung, jangan lupa menyiapkan buah tangan. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Bolu Tjilaki yang dikenal dengan produk bolu pisangnya. Selain produknya, bangunan toko Bolu Tjilaki juga memiliki nuansa vintage yang menjadi daya tarik tersendiri. Tempat ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin membeli kue sekaligus menikmati suasana kafe. Bolu Tjilaki berlokasi di Cilaki St No. 9, Cihapit, Bandung Wetan, Kota Bandung. Tips Menyusun Rute Wisata Kuliner Saat Libur Panjang Dengan banyaknya pilihan kuliner Bandung, wisatawan sebaiknya tidak memasukkan seluruh tempat dalam satu rute tanpa mempertimbangkan jarak. Pengelompokan berdasarkan kawasan dapat membuat perjalanan lebih efisien. Misalnya, beberapa destinasi di kawasan Bandung Wetan seperti Pasar Cihapit, Ayam Wangi Seruni, Rumah Sejoli, Drunk Baker, dan Bolu Tjilaki dapat dimasukkan ke dalam agenda yang berdekatan. Sementara itu, destinasi di kawasan Sukajadi, Andir, atau Bojongloa Kidul dapat ditempatkan pada waktu berbeda. Beberapa hal yang juga perlu diperhatikan selama libur panjang 15–17 Agustus 2026 antara lain: Susun itinerary sejak awal agar waktu perjalanan lebih terkontrol. Perhatikan jam operasional masing-masing tempat sebelum berangkat. Siapkan alternatif kuliner jika tempat tujuan sedang penuh. Hindari terlalu banyak destinasi dalam satu hari agar perjalanan tidak terasa terburu-buru. Pertimbangkan kondisi lalu lintas, terutama di jalur menuju Bandung dan kawasan pusat kota. Saatnya Berburu Kuliner Bandung Libur panjang 15–17 Agustus 2026 dapat menjadi kesempatan untuk menikmati Bandung dari sisi yang berbeda. Tidak hanya mendatangi tempat wisata, wisatawan juga dapat menjadikan perjalanan kuliner sebagai bagian utama dari itinerary. Sepuluh pilihan di atas menawarkan pengalaman yang beragam. Pasar Cihapit menghadirkan pilihan kuliner dalam satu kawasan, BMB Canteen dan BMB Burger menawarkan hidangan modern, sementara Batagor Iyan dan Warung Ibu Imas membawa cita rasa kuliner legendaris Bandung. Bagi yang ingin menikmati sarapan, tersedia Rumah Sejoli. Penggemar roti dapat mampir ke Drunk Baker, sedangkan Bolu Tjilaki dapat dipilih ketika waktunya berburu oleh-oleh. Dengan perencanaan rute yang matang, wisatawan dapat menikmati lebih banyak kuliner Bandung untuk libur panjang 15–17 Agustus 2026 tanpa terlalu banyak menghabiskan waktu di perjalanan. Yang terpenting, siapkan itinerary sejak awal karena kepadatan lalu lintas berpotensi meningkat selama periode liburan.  

Rekomendasi 11 Aug 2026

Drunk Baker Jadi Destinasi Kuliner Baru di Bandung, Dirty Milo hingga Nutella Bomb Jadi Menu Andalan

Bandung kembali menghadirkan destinasi kuliner yang menarik perhatian para pecinta roti premium. Di tengah berkembangnya industri bakery di Kota Kembang, Drunk Baker berhasil mencuri perhatian berkat sajian roti bertekstur lembut dengan isian melimpah serta bahan baku berkualitas. Meski baru beroperasi sejak 2023, bakery yang bermarkas di Bandung ini terus menunjukkan pertumbuhan positif. Tak hanya dikunjungi masyarakat lokal, Drunk Baker juga menjadi tujuan wisata kuliner bagi pengunjung dari berbagai kota di Indonesia hingga wisatawan mancanegara yang ingin mencicipi sekaligus membawa pulang produknya sebagai oleh-oleh khas Bandung. Nama Drunk Baker Bukan Bermakna Negatif Banyak orang mengira nama Drunk Baker memiliki konotasi yang berkaitan dengan minuman beralkohol. Namun anggapan tersebut ditepis oleh pihak manajemen. Leader Helper Drunk Baker, Fitri, menjelaskan bahwa penggunaan kata "Drunk" hanyalah sebuah metafora yang menggambarkan kecintaan, dedikasi, semangat, dan kreativitas tim dalam menciptakan berbagai produk bakery. "Penggunaan nama Drunk Baker itu untuk menggambarkan semangat, dedikasi, kreativitas, dan kecintaan yang tinggi terhadap proses pembuatan roti dan bakery," ujar Fitri saat ditemui di outlet pusat Drunk Baker, Sabtu, 18 Juli 2026. Menurutnya, filosofi tersebut menjadi identitas yang membedakan Drunk Baker dari bakery lainnya. Dirty Milo dan Nutella Bomb Jadi Produk Favorit Salah satu alasan Drunk Baker cepat dikenal adalah pilihan rotinya yang memiliki tekstur empuk dengan isian melimpah. Beberapa menu yang paling banyak diburu pelanggan antara lain: Dirty Milo, roti dengan isian dan taburan cokelat Milo yang melimpah. Dirty Bun, roti lembut dengan berbagai varian isian premium. Nutella Bomb, roti berisi Nutella yang lumer di setiap gigitan. Selain ketiga menu tersebut, tersedia pula berbagai pilihan bakery lain seperti roti manis, roti tawar premium, cookies, cake, hingga aneka pastry yang diproduksi setiap hari. Proses Fermentasi Hingga 12 Jam Jadi Rahasia Tekstur Lembut Kualitas produk Drunk Baker tidak hanya bergantung pada bahan baku premium, tetapi juga pada proses pembuatannya. Fitri mengungkapkan bahwa adonan roti difermentasi selama kurang lebih 12 jam sebelum dipanggang. Proses tersebut menghasilkan tekstur yang lebih lembut, aroma yang khas, serta cita rasa yang lebih kaya dibandingkan proses produksi instan. "Rotinya fresh karena langsung dibuat setiap hari. Adonannya diproses sekitar 12 jam sehingga hasilnya lebih lembut," jelas Fitri. Seluruh produk juga dipanggang setiap hari agar pelanggan selalu mendapatkan roti dalam kondisi segar. Produksi Roti Dilakukan Setiap Hari Untuk menjaga kualitas, Drunk Baker memproduksi sekitar 60 hingga 100 roti tawar setiap hari. Sementara berbagai jenis roti premium lainnya dipersiapkan setiap malam sebelum dipajang di etalase pada keesokan harinya. Sistem produksi harian tersebut membuat stok yang dijual kepada pelanggan tetap dalam kondisi segar tanpa disimpan terlalu lama. Tidak Hanya Bakery, Minumannya Juga Banyak Dicari Selain roti, Drunk Baker turut menawarkan berbagai minuman yang melengkapi pengalaman bersantap pelanggan. Untuk kategori non-kopi, beberapa menu favorit meliputi: Lime Bomb. Jasmine. Sementara bagi pencinta kopi, pilihan yang paling banyak dipesan adalah: Piena Kopi. Peanut Butter Latte. Kombinasi antara roti premium dan minuman spesial menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat banyak pelanggan datang kembali. Harga Menu Drunk Baker Produk yang ditawarkan Drunk Baker berada pada kisaran harga yang cukup beragam, tergantung jenis menu yang dipilih. Secara umum, harga produk dimulai dari sekitar Rp28.000 hingga Rp60.000. Dengan rentang harga tersebut, pelanggan dapat menikmati berbagai pilihan roti premium, pastry, cookies, cake, maupun minuman. Kini Hadir di Beberapa Kota Seiring meningkatnya permintaan, Drunk Baker terus melakukan ekspansi. Setelah membuka gerai pertama di Kota Bandung, kini outlet Drunk Baker telah hadir di beberapa lokasi, antara lain: Cihapit, Bandung. Panaitan, Bandung. Blok M, Jakarta. BSD, Tangerang Selatan. Beberapa gerai terbaru juga dirancang dengan area duduk yang lebih luas sehingga pelanggan dapat menikmati produk secara langsung dengan lebih nyaman. Bisa Dipesan Secara Online Selain melayani pembelian langsung di toko, Drunk Baker juga memanfaatkan layanan pemesanan daring untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Berbagai promo juga rutin dihadirkan, mulai dari hadiah Vanilla Cream Cake untuk pembelian tertentu hingga potongan harga pada momen-momen khusus. Kehadiran layanan online membuat pelanggan dari luar kota tetap dapat menikmati berbagai produk Drunk Baker dengan lebih mudah. Mengapa Drunk Baker Cepat Populer? Di tengah persaingan bisnis bakery yang semakin ketat, Drunk Baker mampu membangun identitas yang kuat melalui kombinasi kualitas produk dan inovasi menu. Beberapa faktor yang membuat bakery ini cepat dikenal antara lain: Menggunakan bahan baku premium. Roti diproduksi segar setiap hari. Fermentasi adonan hingga 12 jam. Isian roti yang melimpah. Varian menu yang terus berkembang. Konsep gerai yang nyaman untuk bersantai. Tersedia layanan pembelian langsung maupun online. Kombinasi tersebut membuat Drunk Baker tidak hanya menjadi tempat membeli roti, tetapi juga destinasi kuliner yang banyak dikunjungi wisatawan saat berada di Bandung. Berpotensi Menjadi Oleh-Oleh Khas Bandung Dalam beberapa tahun terakhir, tren oleh-oleh di Bandung mulai bergeser. Wisatawan tidak lagi hanya mencari makanan yang sudah lama dikenal, tetapi juga tertarik mencoba produk bakery premium yang sedang populer. Dengan kualitas produk yang konsisten, pilihan menu yang beragam, serta ekspansi gerai ke berbagai kota, Drunk Baker berpeluang menjadi salah satu destinasi kuliner di Bandung sekaligus alternatif oleh-oleh yang semakin dikenal wisatawan. Pihak manajemen pun berharap perkembangan tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pengunjung yang mengenal Drunk Baker sebagai salah satu bakery premium khas Bandung yang wajib dicoba.

Rekomendasi 23 Jul 2026

10 Wisata Anak di Bandung yang Seru, Edukatif, dan Instagramable untuk Liburan Keluarga

Bandung masih menjadi destinasi favorit untuk liburan keluarga. Selain memiliki udara yang sejuk, Kota Bandung dan kawasan Lembang menawarkan banyak wisata anak di Bandung yang memadukan hiburan, edukasi, wisata alam, hingga spot foto yang menarik. Tak hanya menjadi tempat bermain, sejumlah destinasi juga menghadirkan aktivitas edukatif seperti mengenal satwa, bercocok tanam, belajar budaya dunia, hingga memahami aturan lalu lintas dengan cara yang menyenangkan. Berikut rekomendasi 10 wisata anak di Bandung lengkap dengan alamat, kisaran harga tiket terbaru, jam operasional, fasilitas, serta aktivitas yang bisa dinikmati bersama keluarga. 1. Farmhouse Susu Lembang Farmhouse Susu Lembang menghadirkan suasana pedesaan khas Eropa yang menjadi favorit wisatawan. Anak-anak dapat memberi makan hewan di mini zoo, berfoto di Rumah Hobbit, hingga menyewa kostum tradisional Belanda. Alamat: Jalan Raya Lembang No.108, Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Harga tiket: Mulai Rp35.000 per orang. Jam operasional: Senin–Jumat: 09.00–18.00 WIB Sabtu–Minggu: 08.00–19.00 WIB Fasilitas: Mini zoo Rumah Hobbit Penyewaan kostum Eropa Food court Mushola Toilet Area parkir luas Aktivitas unggulan: Memberi makan hewan, berfoto di bangunan bergaya Eropa, menikmati susu segar dan kuliner khas Lembang. 2. Dago Dreampark Dago Dreampark menawarkan lebih dari 30 wahana yang dapat dinikmati oleh anak-anak maupun orang dewasa. Selain permainan outdoor, tempat ini juga terkenal dengan berbagai spot foto unik. Alamat: Jalan Dago Giri KM 2,2, Pagerwangi, Lembang. Harga tiket masuk: Mulai Rp35.000. Jam operasional: Hari kerja: 09.00–17.00 WIB Akhir pekan: 08.00–18.00 WIB Fasilitas: Flying Fox ATV Paintball Sky Bike Spot foto tematik Mushola Toilet Area parkir Aktivitas unggulan: Flying fox, naik ATV, Sky Bike, Aladdin Carpet, dan permainan outbound keluarga. 3. Lembang Wonderland Mengusung konsep negeri dongeng, Lembang Wonderland menghadirkan berbagai zona tematik seperti Snow Village, Magic Forest, hingga Sweet Field yang dipenuhi dekorasi warna-warni. Alamat: Jalan Raya Lembang No.177, Jayagiri, Kecamatan Lembang. Harga tiket: Rp35.000–Rp50.000. Jam operasional: Hari kerja: 10.00–19.00 WIB Akhir pekan: 10.00–20.00 WIB Fasilitas: Snow Village Magic Forest Playground Area kuliner Mushola Toilet Aktivitas unggulan: Bermain salju buatan, menjelajahi hutan fantasi, dan menikmati lampu dekorasi saat sore hingga malam. 4. Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution Sebagai salah satu wisata edukasi tertua di Bandung, Taman Lalu Lintas masih menjadi destinasi favorit keluarga. Anak-anak dapat belajar mengenal rambu lalu lintas melalui permainan yang interaktif. Alamat: Jalan Belitung No.1, Sumur Bandung. Harga tiket: Rp15.000–Rp20.000. Jam operasional: Selasa–Sabtu: 08.00–15.00 WIB Minggu: 08.00–16.00 WIB Fasilitas: Kereta mini Sepeda mini Kolam bermain Mushola Toilet Aktivitas unggulan: Belajar berkendara, mengenal rambu lalu lintas, dan menaiki kereta mini. 5. Jendela Alam Bandung Jendela Alam menggabungkan wisata edukasi dengan aktivitas luar ruangan. Anak-anak diajak mengenal dunia pertanian dan peternakan secara langsung melalui berbagai kegiatan interaktif. Alamat: Jalan Sersan Bajuri, Kompleks Graha Puspa, Cihideung, Parongpong. Harga tiket: Mulai Rp25.000 (aktivitas tertentu dikenakan biaya tambahan). Jam operasional: Setiap hari pukul 08.30–16.30 WIB. Fasilitas: Animal Feeding Berkuda Flying Fox Area outbound Mushola Toilet Area parkir Aktivitas unggulan: Menanam sayuran, memberi makan hewan, berkuda, memerah susu, dan permainan outbound. 6. Floating Market Lembang Floating Market Lembang menawarkan pengalaman wisata keluarga dalam satu kawasan. Selain menikmati kuliner di pasar terapung, pengunjung juga dapat mengunjungi Rainbow Garden, Kota Mini, taman kelinci, hingga berbagai wahana permainan anak. Alamat: Jalan Grand Hotel No.33E, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Harga tiket: Mulai Rp35.000–Rp50.000 per orang. Jam operasional: Senin–Jumat: 09.00–18.00 WIB Sabtu: 08.00–21.00 WIB Minggu: 08.00–19.00 WIB Fasilitas: Pasar terapung Rainbow Garden Kota Mini Mini Train Taman kelinci Wahana air Area memancing Food court Mushola Toilet Area parkir Aktivitas unggulan: Memberi makan kelinci, berfoto di taman bunga, naik kereta mini, menikmati kuliner khas Sunda, dan bermain di Kota Mini. 7. The Great Asia Africa The Great Asia Africa menjadi tempat wisata edukatif yang memperkenalkan budaya dari berbagai negara Asia dan Afrika. Pengunjung dapat berjalan menyusuri miniatur Jepang, Korea Selatan, India, Thailand, Timur Tengah, hingga Afrika dalam satu kawasan. Alamat: Jalan Raya Lembang–Bandung No.71, Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang. Harga tiket: Mulai Rp50.000 per orang. Jam operasional: Hari kerja: 09.00–18.00 WIB Akhir pekan: 08.00–19.00 WIB Fasilitas: Miniatur negara Asia-Afrika Penyewaan Hanbok dan Kimono Area memberi makan hewan Spot foto tematik Restoran Food court Mushola Toilet Area parkir Aktivitas unggulan: Mencoba pakaian tradisional Jepang dan Korea. Berfoto di replika bangunan berbagai negara. Mengenal budaya internasional. Mencicipi kuliner khas dari berbagai negara. 8. Orchid Forest Cikole Terletak di kawasan hutan pinus Cikole, Orchid Forest menawarkan udara pegunungan yang sejuk serta koleksi ribuan anggrek dari berbagai negara. Tempat ini cocok untuk keluarga yang ingin menikmati wisata alam sekaligus bermain. Alamat: Genteng, Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Harga tiket: Mulai Rp40.000 per orang. Jam operasional: Senin: 09.00–18.00 WIB Selasa–Kamis: 10.00–18.00 WIB Jumat: 09.00–18.00 WIB Sabtu–Minggu: 08.00–19.00 WIB Fasilitas: Orchid House Sky Bridge Rabbit Forest Playground Camping Ground Kafe Mushola Toilet Area parkir Aktivitas unggulan: Menjelajahi Sky Bridge, melihat koleksi anggrek, bermain di Rabbit Forest, hingga menikmati piknik bersama keluarga. 9. Bandung Zoo Bandung Zoo merupakan salah satu kebun binatang tertua di Kota Bandung. Tempat ini menjadi pilihan wisata edukasi karena menghadirkan ratusan koleksi satwa dari Indonesia maupun mancanegara. Alamat: Jalan Tamansari No.6, Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Harga tiket: Mulai Rp60.000 per orang. Jam operasional: Setiap hari pukul 08.00–16.00 WIB (disarankan mengecek informasi terbaru sebelum berkunjung). Fasilitas: Koleksi satwa Animal Feeding Perahu danau Area bermain anak Food court Mushola Toilet Area parkir Aktivitas unggulan: Melihat berbagai satwa, memberi makan hewan tertentu, naik perahu, dan mengikuti kegiatan edukasi konservasi. 10. Fairy Garden by The Lodge Fairy Garden menghadirkan suasana negeri dongeng yang dipenuhi kastel, taman bunga, serta karakter peri yang berinteraksi langsung dengan anak-anak. Tempat ini dirancang untuk mengembangkan imajinasi sekaligus kreativitas si kecil. Alamat: Jalan Maribaya Timur, Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Harga tiket: Rp35.000–Rp50.000 per orang. Jam operasional: Hari kerja: 09.00–17.00 WIB Akhir pekan: 08.00–18.00 WIB Fasilitas: Fairy Castle Playground Workshop kerajinan Taman bunga Spot foto tematik Pertunjukan karakter Food court Mushola Toilet Area parkir Aktivitas unggulan: Bertemu karakter peri, mengikuti kelas kerajinan, bermain di kastel, dan menikmati pertunjukan interaktif. Tips Berkunjung ke Wisata Anak di Bandung Agar liburan semakin nyaman, ada beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan: Datang lebih pagi untuk menghindari kemacetan, terutama di kawasan Lembang. Pesan tiket secara online jika tersedia. Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman. Siapkan pakaian ganti untuk anak. Bawa topi, tabir surya, dan air minum yang cukup. Siapkan uang elektronik maupun uang tunai sebagai cadangan. Selalu cek informasi terbaru mengenai harga tiket dan jam operasional sebelum berangkat. Dengan beragam pilihan wisata anak di Bandung, orang tua dapat memilih destinasi yang sesuai dengan usia dan minat buah hati. Mulai dari wisata edukasi, taman bermain, hingga wisata alam, seluruh tempat tersebut menawarkan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.    

Rekomendasi 23 Jul 2026

5 Gunung dan Bukit di Bandung untuk Day Hike, Destinasi Pendakian Sehari dengan Panorama Memukau

Ingin mengisi akhir pekan dengan aktivitas yang lebih menyegarkan? Tidak selalu harus menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan atau kafe, karena Bandung memiliki banyak pilihan wisata alam yang cocok untuk day hike atau pendakian singkat. Konsep day hike semakin diminati karena memungkinkan pendaki menikmati suasana pegunungan tanpa harus bermalam. Jalurnya relatif singkat, sehingga cocok bagi pemula maupun mereka yang ingin melepas penat dalam satu hari. Berikut beberapa gunung dan bukit di Bandung untuk day hike yang menawarkan pemandangan indah sekaligus pengalaman mendaki yang menyenangkan. 1. Gunung Putri Lembang, Favorit Pendaki Pemula Terletak di kawasan Jayagiri, Lembang, Gunung Putri menjadi salah satu lokasi pendakian paling populer di Bandung. Jalurnya cukup bersahabat sehingga bisa diselesaikan hanya dalam waktu sekitar 30 hingga 60 menit. Meski tidak terlalu tinggi, puncak Gunung Putri yang berada di ketinggian sekitar 1.587 mdpl menyuguhkan panorama Kota Bandung yang memukau. Banyak pendaki memilih memulai perjalanan sebelum subuh agar dapat menikmati matahari terbit dari atas puncak. Daya tarik Gunung Putri: Jalur mudah untuk pemula. Waktu pendakian relatif singkat. Panorama sunrise yang indah. Lokasi mudah dijangkau dari pusat Kota Bandung. 2. Bukit Moko, Tempat Menikmati City Light Bandung Nama Bukit Moko sudah lama dikenal sebagai salah satu lokasi terbaik untuk menikmati panorama Kota Bandung dari ketinggian. Meski area puncaknya dapat diakses menggunakan kendaraan, banyak wisatawan memilih trekking melalui jalur Tahura Ir. H. Djuanda agar pengalaman menyatu dengan alam terasa lebih maksimal. Sepanjang perjalanan, pendaki akan melewati hutan pinus yang sejuk sebelum tiba di gardu pandang dengan panorama kota yang luas. Bukit Moko juga menjadi destinasi favorit untuk menikmati matahari terbit maupun city light saat malam hari. 3. Gunung Manglayang, Pilihan bagi yang Ingin Tantangan Lebih Bagi pencinta alam yang ingin mencoba pendakian dengan tingkat kesulitan sedikit lebih tinggi, Gunung Manglayang bisa menjadi pilihan. Gunung yang memiliki ketinggian sekitar 1.818 mdpl ini menawarkan pengalaman mendaki yang lebih menantang dibandingkan destinasi sebelumnya. Pendakian biasanya ditempuh melalui jalur Barubeureum atau Batu Kuda, dengan estimasi waktu sekitar tiga hingga lima jam tergantung kondisi fisik pendaki. Sesampainya di puncak, hamparan pegunungan dan udara segar menjadi hadiah setelah perjalanan yang cukup menguras tenaga. 4. Bukit Artapela, Hamparan Padang Rumput yang Menenangkan Berada di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Bukit Artapela semakin populer di kalangan pencinta wisata alam. Lanskap perbukitan hijau yang berpadu dengan padang rumput luas membuat lokasi ini cocok dijadikan tempat berburu foto maupun menikmati suasana tenang jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Selain panorama alamnya, matahari terbit di Bukit Artapela juga menjadi daya tarik utama yang selalu diburu wisatawan. Jalur menuju lokasi tidak terlalu berat sehingga cocok untuk pendaki pemula yang ingin mencoba aktivitas hiking ringan. 5. Gunung Batu Lembang, Trek Pendek dengan Pemandangan Spektakuler Jika memiliki waktu terbatas, Gunung Batu Lembang dapat menjadi alternatif menarik. Lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Bandung, sementara waktu pendakiannya hanya sekitar 30–45 menit. Meski relatif singkat, jalur menuju puncak cukup menantang karena didominasi batuan vulkanik. Sesampainya di atas, pengunjung dapat menikmati panorama Kota Bandung dari sudut pandang yang berbeda. Pemandangan saat matahari terbenam menjadi salah satu momen favorit para pendaki. Mengapa Day Hike Semakin Populer? Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas day hike semakin diminati karena menawarkan pengalaman berpetualang tanpa memerlukan persiapan serumit pendakian beberapa hari. Beberapa alasan mengapa banyak orang memilih day hike antara lain: Tidak perlu membawa perlengkapan camping. Cocok dilakukan saat akhir pekan. Biaya perjalanan relatif lebih hemat. Dapat menjadi olahraga ringan sekaligus rekreasi. Membantu mengurangi stres setelah aktivitas harian. Aktivitas ini juga menjadi pilihan ideal bagi mereka yang baru mulai mengenal dunia pendakian. Tips Aman Sebelum Day Hike di Bandung Walaupun termasuk pendakian ringan, persiapan tetap menjadi hal penting agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman. Beberapa perlengkapan yang sebaiknya dibawa antara lain: Gunakan sepatu trekking atau sepatu olahraga yang nyaman. Siapkan air minum dalam jumlah cukup. Bawa camilan atau makanan ringan sebagai sumber energi. Gunakan pakaian yang menyerap keringat serta jaket untuk mengantisipasi udara dingin. Pastikan ponsel memiliki daya baterai yang cukup. Selain itu, jangan lupa memeriksa prakiraan cuaca sebelum berangkat agar perjalanan tidak terganggu hujan atau kabut tebal. Tetap Jaga Alam Saat Mendaki Keindahan alam Bandung hanya bisa dinikmati jika seluruh pengunjung turut menjaganya. Selama melakukan day hike, biasakan menerapkan prinsip Leave No Trace, yaitu membawa kembali seluruh sampah, tidak merusak tanaman, serta tidak membuat api sembarangan. Menghormati sesama pendaki dan menjaga kebersihan kawasan wisata juga menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman mendaki yang nyaman bagi semua orang. Dengan jalur yang relatif singkat, udara pegunungan yang sejuk, dan panorama alam yang memikat, lima gunung dan bukit di Bandung untuk day hike tersebut dapat menjadi pilihan menarik untuk mengisi waktu libur. Selain menyehatkan tubuh, aktivitas ini juga menjadi cara sederhana untuk menikmati keindahan alam tanpa harus mengambil cuti panjang atau melakukan pendakian berhari-hari.  

Rekomendasi 13 Jul 2026

Asia Africa Festival 2026 Dipadati Ribuan Pengunjung, Parade Budaya dan Delegasi 26 Negara Jadi Magnet Utama

Antusiasme masyarakat mewarnai penyelenggaraan Asia Africa Festival (AAF) 2026 di Kota Bandung, Sabtu, 11 Juli 2026. Sejak pagi buta, kawasan Jalan Asia Afrika hingga Jalan Cikapundung Barat telah dipenuhi warga yang ingin mendapatkan posisi terbaik untuk menyaksikan parade budaya yang menjadi agenda utama festival tahunan tersebut. Meski rangkaian karnaval baru dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, ribuan pengunjung sudah berdatangan sejak pukul 06.00 WIB. Mereka memadati sisi kanan dan kiri jalur parade hingga acara berakhir menjelang siang. Tingginya animo masyarakat menunjukkan bahwa Asia Africa Festival 2026 kembali menjadi salah satu agenda wisata budaya paling dinantikan di Bandung. Parade Budaya Jadi Sajian Utama Asia Africa Festival 2026 Suasana festival dibuka dengan penampilan marching band Bhinneka Bhakti Taruna yang mengawali iring-iringan karnaval. Setelah itu, puluhan komunitas seni dan budaya dari berbagai daerah menampilkan pertunjukan yang memikat perhatian pengunjung. Berbagai atraksi yang ditampilkan meliputi: Tarian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Demonstrasi seni bela diri nusantara. Parade busana adat dengan ragam corak budaya. Pertunjukan musik tradisional dan kesenian daerah. Sebanyak 20 komunitas seni bersama perwakilan sejumlah kabupaten dan kota ikut berpartisipasi dalam parade tersebut. Ragam pertunjukan yang ditampilkan menjadi cerminan kekayaan budaya Indonesia sekaligus memperkuat semangat keberagaman. Delegasi 26 Negara Hadir Meriahkan Festival Tidak hanya menampilkan budaya Indonesia, Asia Africa Festival 2026 juga menghadirkan delegasi dari 26 negara Asia dan Afrika, termasuk perwakilan kota kembar (sister city), mahasiswa internasional, hingga sejumlah duta besar. Kehadiran para delegasi memperlihatkan bahwa festival ini bukan sekadar acara hiburan, tetapi juga menjadi ruang diplomasi budaya yang mempererat hubungan antarnegara melalui pertukaran seni, budaya, dan persahabatan. Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menilai kehadiran delegasi internasional membawa dampak positif, terutama bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Menurutnya, Kota Bandung memiliki potensi besar pada sektor jasa dan wisata. Oleh karena itu, penyelenggaraan kegiatan bertaraf internasional diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. AAF 2026 Hadir dengan Sejumlah Program Baru Berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya, Asia Africa Festival 2026 menghadirkan sejumlah agenda tambahan yang memperkaya rangkaian acara. Beberapa program baru tersebut antara lain: Talkshow bertema hubungan internasional. Pameran budaya dan ekonomi kreatif. Forum diskusi lintas negara. Sesi khusus yang mengangkat isu Palestina. Dalam forum tersebut, delegasi Palestina menyampaikan pidato di hadapan mahasiswa serta para diplomat. Forum itu menjadi ruang dialog yang menegaskan kembali nilai-nilai kemerdekaan, solidaritas, dan perdamaian yang sejak dahulu menjadi semangat Konferensi Asia Afrika. Semangat Konferensi Asia Afrika Dinilai Masih Relevan Pemerintah Kota Bandung menilai nilai-nilai yang lahir dari Konferensi Asia Afrika (KAA) masih memiliki relevansi untuk menjawab tantangan global saat ini. Selain terus menggelar festival setiap tahun, pemerintah juga berupaya mendorong Gedung Merdeka memperoleh pengakuan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Langkah tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Bandung sebagai kota bersejarah dalam diplomasi internasional. Mengusung tema "Unity in Diversity, Rising in Harmony", pembukaan AAF 2026 dilaksanakan di depan Gedung Merdeka dan diresmikan oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung mewakili Wali Kota Muhammad Farhan yang berhalangan hadir karena kondisi kesehatan. Warisan Sejarah Bandung Menjadi Inspirasi Dunia Dalam sambutannya, Iskandar menegaskan bahwa Bandung memiliki peran penting dalam sejarah dunia sebagai tempat lahirnya Dasasila Bandung. Nilai-nilai seperti kesetaraan, penghormatan antarsuku bangsa, dialog damai, dan kerja sama internasional dinilai tetap relevan untuk menghadapi dinamika global saat ini. Ia juga mengajak masyarakat mempertahankan keramahan khas Bandung sekaligus menjadikan festival tersebut sebagai sarana mempererat hubungan antarbangsa. Green Bandung Spirit Jadi Gagasan Baru Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat yang hadir pada festival tersebut mengajak masyarakat memaknai kembali Semangat Bandung sesuai tantangan masa kini. Menurutnya, apabila dahulu Bandung Spirit identik dengan perjuangan kemerdekaan dan solidaritas bangsa-bangsa Asia-Afrika, kini semangat itu perlu berkembang menjadi Green Bandung Spirit. Ia menilai persoalan perubahan iklim, pencemaran lingkungan, hilangnya keanekaragaman hayati, hingga kerusakan ekosistem merupakan tantangan global yang membutuhkan kolaborasi lintas negara. Sementara itu, Presiden DILANS Indonesia, Farhan Helmy, mengajak seluruh peserta melihat pembangunan dari perspektif yang lebih inklusif. Berdasarkan pengalamannya sebagai pengguna kursi roda, ia menilai hambatan terbesar bagi penyandang disabilitas bukan berasal dari kondisi fisik, melainkan dari sistem yang belum sepenuhnya ramah dan inklusif. Dampak Asia Africa Festival bagi Kota Bandung Penyelenggaraan Asia Africa Festival 2026 tidak hanya menjadi pesta budaya, tetapi juga membawa manfaat yang lebih luas bagi Kota Bandung. Beberapa dampak positif yang diharapkan antara lain: Meningkatkan jumlah wisatawan domestik maupun mancanegara. Mendorong pertumbuhan sektor UMKM dan ekonomi kreatif. Memperkuat citra Bandung sebagai kota diplomasi dunia. Menjadi ruang promosi budaya Indonesia di tingkat internasional. Mempererat hubungan antarnegara melalui diplomasi budaya. Dengan tingginya antusiasme masyarakat serta kehadiran puluhan delegasi internasional, Asia Africa Festival 2026 kembali menegaskan posisi Bandung sebagai kota yang tidak hanya kaya sejarah, tetapi juga aktif membangun kolaborasi global melalui seni, budaya, dan semangat persahabatan antarbangsa.

Rekomendasi 13 Jul 2026

7 Restoran Keluarga di Bandung yang Enak dan Ramah Anak, Liburan Sekolah Jadi Makin Seru

Bandung tidak hanya dikenal sebagai surga wisata alam dan belanja, tetapi juga memiliki banyak restoran keluarga di Bandung yang menawarkan suasana nyaman, menu lezat, sekaligus fasilitas ramah anak. Saat musim liburan sekolah tiba, tempat makan seperti ini menjadi pilihan favorit karena seluruh anggota keluarga bisa menikmati waktu bersama tanpa khawatir anak merasa bosan. Banyak restoran di Kota Kembang kini menghadirkan area bermain, taman hijau, hingga aktivitas yang membuat si kecil betah. Orang tua pun bisa menikmati hidangan dengan lebih santai sambil mengawasi anak bermain. Jika sedang merencanakan liburan ke Bandung, berikut rekomendasi restoran yang layak masuk daftar kunjungan. 1. Nara Park Bandung Nara Park menjadi salah satu destinasi kuliner keluarga yang paling populer di Bandung. Kawasan ini memadukan beberapa restoran dalam satu area hijau yang luas sehingga pengunjung bebas memilih jenis makanan sesuai selera. Anak-anak dapat bermain di lapangan terbuka, playground, bahkan mengunjungi mini zoo yang tersedia. Suasananya yang sejuk membuat tempat ini cocok untuk makan siang maupun makan malam bersama keluarga. 2. Miss Bee Providore Jika mencari restoran dengan suasana estetik sekaligus ramah anak, Miss Bee Providore bisa menjadi pilihan. Selain menyajikan aneka hidangan Western dan Asia, restoran ini juga menyediakan area bermain sehingga anak-anak tetap aktif selama orang tua menikmati makanan. Interiornya yang hangat membuat banyak keluarga betah menghabiskan waktu lebih lama. 3. D'Pakar Bandung Terletak di kawasan Dago Atas, D'Pakar menawarkan pengalaman bersantap di tengah alam terbuka. Udara yang sejuk, pemandangan pepohonan, serta area bermain menjadikan restoran ini favorit untuk liburan keluarga. Selain menikmati makanan khas Indonesia, pengunjung juga dapat menikmati panorama perbukitan Bandung dari berbagai sudut restoran. 4. MyBoo.kit Cafe & Playground Bagi keluarga yang membawa balita atau anak usia sekolah, MyBoo.kit Cafe menjadi pilihan menarik. Restoran ini memiliki playground indoor maupun outdoor sehingga anak-anak dapat bermain dengan aman. Sementara itu, orang tua bisa menikmati beragam menu makanan dan minuman sambil menikmati pemandangan kawasan Dago. 5. Hummingbird Eatery & Space Hummingbird dikenal sebagai salah satu restoran keluarga yang memiliki konsep modern dengan taman bermain anak. Pilihan menunya cukup beragam, mulai dari pasta, burger, makanan Nusantara, hingga aneka dessert. Lokasinya yang berada di pusat kota juga memudahkan wisatawan untuk mengunjunginya setelah berkeliling Bandung. 6. Kampung Daun Culture Gallery & Cafe Nuansa pedesaan menjadi daya tarik utama Kampung Daun. Pengunjung bisa menikmati makanan khas Sunda di saung-saung yang berada di tengah pepohonan dan aliran air. Suasana tenang membuat restoran ini cocok untuk makan bersama keluarga besar sekaligus melepas penat dari hiruk-pikuk kota. 7. Madame Sari Restaurant Madame Sari Restaurant menghadirkan konsep restoran keluarga dengan fasilitas playground yang cukup lengkap. Selain menawarkan hidangan khas Sunda, tempat ini juga memiliki area bermain bertingkat dan pilihan gelato yang menjadi favorit anak-anak. Lokasinya yang strategis membuat restoran ini sering menjadi tujuan wisata kuliner keluarga di Bandung. Tips Memilih Restoran Keluarga Saat Liburan Sekolah Agar pengalaman makan bersama keluarga semakin nyaman, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum memilih restoran. Pilih restoran yang memiliki area bermain atau ruang terbuka. Datang lebih awal agar tidak perlu mengantre terlalu lama. Sesuaikan pilihan menu dengan usia anak. Pastikan tersedia area parkir yang memadai. Lakukan reservasi jika datang saat akhir pekan atau musim liburan. Persiapan sederhana tersebut dapat membuat waktu makan bersama keluarga menjadi lebih menyenangkan. Kenapa Restoran Ramah Anak Semakin Diminati? Tren restoran keluarga terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan wisatawan akan tempat makan yang nyaman bagi semua usia. Kini banyak restoran tidak hanya mengandalkan cita rasa makanan, tetapi juga menghadirkan fasilitas seperti playground, taman, mini zoo, hingga aktivitas edukatif untuk anak-anak. Konsep ini membuat orang tua dapat menikmati hidangan tanpa harus terus-menerus menghibur si kecil. Restoran Keluarga di Bandung Cocok Jadi Destinasi Liburan Mengunjungi restoran keluarga di Bandung bukan lagi sekadar menikmati makanan. Banyak tempat kini menawarkan pengalaman bersantap yang dipadukan dengan suasana alam, area bermain, hingga spot foto menarik. Karena itu, saat menyusun agenda liburan sekolah, jangan hanya memasukkan destinasi wisata. Sisihkan waktu untuk menikmati kuliner di restoran yang ramah anak agar momen berkumpul bersama keluarga terasa semakin lengkap dan berkesan.  

Rekomendasi 29 Jun 2026