5 Kuliner Legendaris Bandung untuk Libur HUT RI, Ada yang Berdiri Sebelum Indonesia Merdeka
Mengisi libur HUT ke-81 Republik Indonesia tidak harus selalu dengan mengikuti upacara atau perlombaan 17 Agustus. Bagi yang ingin mencoba aktivitas berbeda, berburu wisata kuliner Bandung sekaligus menelusuri sejarah kota bisa menjadi pilihan menarik.
Bandung memiliki sejumlah tempat makan yang telah bertahan selama puluhan tahun. Bahkan, beberapa di antaranya sudah berdiri sebelum Indonesia merdeka pada 1945. Selain menyajikan makanan yang telah dikenal lintas generasi, tempat-tempat tersebut juga menawarkan suasana yang membawa pengunjung mengenal Bandung tempo dulu.
Menariknya, wisatawan dapat menggabungkan agenda kuliner dengan wisata sejarah. Setelah menikmati makanan, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menyusuri kawasan heritage, melihat bangunan lama, atau sekadar menikmati suasana pusat Kota Bandung.
Berikut lima kuliner legendaris Bandung yang dapat menjadi pilihan saat mengisi libur HUT RI.
1. Braga Permai, Kuliner Legendaris yang Sudah Ada Sejak 1918
Braga Permai menjadi salah satu tempat makan yang memiliki perjalanan panjang di Kota Bandung. Restoran yang berada di Jalan Braga ini telah berdiri sejak 1918 dengan nama awal Maison Bogerijen.
Tempat makan tersebut bahkan sudah hadir sekitar 27 tahun sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaan.
Nuansa klasik menjadi salah satu daya tarik Braga Permai. Pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan, mulai dari makanan Nusantara hingga menu bergaya Eropa.
Beberapa pilihan yang dikenal antara lain steak, bistik lidah, nasi goreng, pastry, serta sejumlah sajian klasik lainnya.
Lokasinya yang berada di kawasan Jalan Braga juga membuat Braga Permai cocok dimasukkan ke dalam itinerary wisata kota. Setelah makan, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menikmati suasana kawasan heritage.
Menarik untuk: pencinta kuliner klasik, wisata sejarah, dan suasana Jalan Braga.
2. Sumber Hidangan, Cicipi Roti Klasik dari Bandung Tempo Dulu
Masih di kawasan Jalan Braga, Sumber Hidangan menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda. Toko roti di Jalan Braga Nomor 20-22 ini telah berdiri sejak 1929.
Pada awal berdiri, tempat tersebut dikenal dengan nama Het Snoephuis. Nama Sumber Hidangan kemudian digunakan sejak era 1960-an.
Sumber Hidangan mempertahankan berbagai sajian bergaya klasik, termasuk roti dan kue yang memiliki karakter kuliner Belanda. Pengunjung dapat menemukan pilihan seperti roti, kue klasik, poffertjes, es krim, dan sejumlah kudapan lawas.
Bagi wisatawan, pengalaman di Sumber Hidangan bukan sekadar membeli makanan. Suasana tempatnya juga memberikan kesempatan untuk melihat salah satu bagian dari sejarah kuliner Bandung.
Menarik untuk: sarapan ringan, berburu jajanan klasik, atau mencari suasana vintage.
3. Warung Kopi Purnama, Ngopi Sambil Menikmati Suasana Lawas
Kalau agenda liburan dimulai dengan secangkir kopi, Warung Kopi Purnama bisa menjadi pilihan.
Warung Kopi Purnama dikenal telah berdiri sejak 1930 dan menjadi salah satu kuliner legendaris Bandung. Konsep kopitiam klasik yang dipertahankan menjadi bagian dari daya tariknya.
Salah satu menu yang cukup dikenal adalah roti bakar srikaya dan kopi susu. Berbagai pilihan sarapan juga dapat dinikmati sebelum wisatawan melanjutkan perjalanan.
Tempat ini cocok dimasukkan dalam rute wisata pusat Kota Bandung. Setelah sarapan, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan menuju Braga atau destinasi bersejarah lainnya di sekitar pusat kota.
Menarik untuk: pencinta kopi, sarapan santai, dan pemburu suasana Bandung tempo dulu.
4. Rumah Makan Linggarjati, Ada Mi Yamin yang Jadi Andalan
Bagi pencinta makanan khas Bandung, Rumah Makan Linggarjati di kawasan Jalan Balonggede bisa masuk daftar kunjungan.
Rumah makan ini dikenal melalui sajian mi yamin yang telah lama menjadi salah satu kuliner legendaris Kota Bandung.
Konsepnya memang sederhana, tetapi justru hal tersebut menjadi bagian dari pengalaman. Wisatawan dapat mencicipi makanan yang sudah dikenal selama bertahun-tahun sekaligus melihat bagaimana kuliner tradisional tetap bertahan di tengah perkembangan restoran modern.
Mi yamin menjadi salah satu menu yang banyak dicari oleh pengunjung. Bagi wisatawan dari luar kota, sajian tersebut dapat menjadi pilihan untuk mengenal kuliner lokal Bandung.
Menarik untuk: pencinta mi dan wisatawan yang ingin berburu kuliner khas Bandung.
5. Toko You, Kuliner Legendaris dari Era Awal Kemerdekaan
Toko You di Jalan Hasanudin memiliki cerita yang tidak kalah menarik. Tempat ini mulai beroperasi pada 1947, hanya dua tahun setelah Indonesia merdeka.
Pada awalnya, Toko You dikenal sebagai bakery. Seiring waktu, tempat tersebut berkembang dengan menawarkan berbagai makanan lokal serta hidangan bergaya Barat.
Meski usianya lebih muda dibandingkan beberapa tempat dalam daftar ini, Toko You tetap memiliki nilai sejarah. Keberadaannya menjadi bagian dari perjalanan kuliner Bandung pada masa awal kemerdekaan hingga sekarang.
Tempat ini bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin merasakan kuliner klasik dengan pilihan makanan yang lebih beragam.
Menarik untuk: pencinta kuliner legendaris dan wisatawan yang ingin mengenal sejarah Bandung setelah kemerdekaan.
Kenapa Kuliner Legendaris Menarik untuk Liburan 17 Agustus?
Berwisata ke tempat makan bersejarah memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan sekadar mencari restoran yang sedang viral.
Selain mencicipi makanan, wisatawan dapat:
-
mengenal perjalanan sejarah sebuah tempat;
-
menikmati resep yang diwariskan lintas generasi;
-
melihat suasana dan bangunan dengan karakter klasik;
-
menggabungkan wisata kuliner dengan wisata heritage;
-
menemukan cerita di balik makanan yang sudah dikenal masyarakat selama puluhan tahun.
Bagi generasi muda, konsep tersebut juga bisa menjadi alternatif liburan yang lebih menarik. Tidak semua destinasi harus baru atau viral untuk memberikan pengalaman berkesan. Tempat yang telah bertahan puluhan tahun justru memiliki cerita yang tidak dimiliki restoran baru.
Kulineran Sekaligus Napak Tilas Sejarah Bandung
Kelima tempat tersebut memperlihatkan bahwa perkembangan kuliner Bandung berjalan beriringan dengan perjalanan sejarah kota. Braga Permai, Sumber Hidangan, dan Warung Kopi Purnama telah hadir sebelum Indonesia merdeka, sementara Toko You tumbuh pada masa awal kemerdekaan.
Karena itu, wisata kuliner Bandung dapat menjadi salah satu cara untuk mengisi libur HUT ke-81 RI dengan kegiatan yang berbeda. Wisatawan tidak hanya datang untuk makan, tetapi juga bisa mengenal sejarah melalui bangunan, suasana, resep, dan tradisi yang masih dipertahankan.
Sebelum berkunjung, pastikan mengecek kembali jam operasional, harga menu, dan ketersediaan makanan karena informasi tersebut dapat berubah. Dengan menyusun rute sejak awal, liburan HUT RI di Bandung bisa menjadi perpaduan antara kuliner, sejarah, dan eksplorasi kota.