Hasil Pencarian

Timnas Indonesia

Timnas Indonesia Hajar Kamboja 5-1, Mitchell Baker Cetak Hattrick Sensasional pada Laga Debut ASEAN Championship 2026

Timnas Indonesia memulai perjalanan di Grup A ASEAN Championship 2026 dengan hasil yang sangat meyakinkan. Bermain di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin, 27 Juli 2026 malam, Skuad Garuda sukses menundukkan Kamboja dengan skor telak 5-1. Sorotan utama pertandingan tertuju pada penyerang muda Mitchell Baker yang tampil luar biasa dalam laga debutnya bersama tim nasional. Tiga gol yang dicetaknya menjadi modal penting bagi Indonesia untuk membuka turnamen dengan kemenangan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri menghadapi pertandingan berikutnya. Selain membawa pulang tiga poin, kemenangan ini juga menjadi sinyal positif atas perkembangan permainan yang mulai dibangun pelatih John Herdman sejak masa pemusatan latihan. Mitchell Baker Langsung Bersinar di Laga Perdana Nama Mitchell Baker langsung mencuri perhatian sejak menit-menit awal pertandingan. Penyerang muda tersebut hanya membutuhkan waktu enam menit untuk membobol gawang Kamboja sekaligus membawa Indonesia unggul lebih dulu. Ketajamannya kembali terlihat sembilan menit kemudian. Pada menit ke-15, Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor sehingga keunggulan Garuda bertambah menjadi 2-0. Momentum positif Indonesia terus berlanjut ketika Sandy Walsh ikut menyumbangkan gol pada menit ke-20. Skor 3-0 membuat Indonesia tampil semakin percaya diri dalam mengendalikan jalannya pertandingan. Kamboja Sempat Memberikan Perlawanan Meski tertinggal tiga gol pada babak pertama, Kamboja tidak menyerah begitu saja. Memasuki babak kedua, tim tamu berhasil memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Indonesia. Baru tiga menit setelah turun minum, Sok Meng Chea sukses memperkecil kedudukan menjadi 3-1 melalui penyelesaian yang memanfaatkan sisi kanan pertahanan Garuda. Gol tersebut sempat membangkitkan semangat Kamboja untuk memberikan tekanan kepada Indonesia. Namun, Skuad Garuda mampu merespons dengan cepat sehingga momentum pertandingan kembali berpihak kepada tuan rumah. Hattrick Mitchell Baker Pastikan Dominasi Indonesia Setelah sempat kebobolan, Indonesia kembali meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya terlihat pada menit ke-56 ketika Mitchell Baker mencetak gol ketiganya pada pertandingan tersebut. Gol tersebut sekaligus memastikan hattrick dalam laga debutnya bersama Timnas Indonesia. Penampilan impresif Baker semakin menegaskan kualitasnya sebagai salah satu pemain muda yang patut diperhitungkan untuk memperkuat lini depan Garuda pada turnamen ini. Keunggulan Indonesia kemudian disempurnakan oleh Jens Raven yang mencetak gol kelima pada menit ke-86. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 5-1 tetap bertahan untuk kemenangan Timnas Indonesia. Rekap Jalannya Pertandingan Berikut kronologi gol dalam laga Timnas Indonesia kontra Kamboja: Menit 6 – Mitchell Baker membawa Indonesia unggul 1-0. Menit 15 – Baker mencetak gol keduanya, skor berubah menjadi 2-0. Menit 20 – Sandy Walsh memperbesar keunggulan menjadi 3-0. Menit 48 – Sok Meng Chea memperkecil ketertinggalan Kamboja menjadi 3-1. Menit 56 – Mitchell Baker melengkapi hattrick sekaligus membawa Indonesia unggul 4-1. Menit 86 – Jens Raven menutup pesta gol Indonesia menjadi 5-1. Posisi Timnas Indonesia di Klasemen Grup A Tambahan tiga poin membuat Indonesia membuka peluang besar untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak berikutnya. Meski demikian, posisi Garuda masih berada di peringkat ketiga Grup A. Sementara itu: Vietnam memimpin klasemen setelah menang telak 7-0 atas Timor Leste. Singapura menempati posisi kedua berkat dua kemenangan dari dua pertandingan melawan Kamboja dan Timor Leste. Indonesia mengoleksi tiga poin dari satu pertandingan. Kamboja dan Timor Leste masih belum meraih poin. Persaingan di Grup A diperkirakan akan semakin ketat mengingat setiap tim masih memiliki beberapa pertandingan penting yang harus dijalani. Debut Menjanjikan bagi Era John Herdman Kemenangan atas Kamboja tidak hanya menghadirkan hasil positif, tetapi juga memperlihatkan perkembangan permainan Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman. Pelatih asal Kanada tersebut memberikan kepercayaan kepada sejumlah pemain muda, termasuk Mitchell Baker, yang langsung membayar kepercayaan itu dengan performa luar biasa. Selain efektivitas lini depan, kerja sama antarpemain dan organisasi permainan juga menunjukkan peningkatan dibanding masa persiapan sebelumnya. Meski masih terdapat beberapa catatan, terutama saat kehilangan konsentrasi di awal babak kedua, kemenangan ini menjadi fondasi yang baik untuk menghadapi lawan-lawan berikutnya di fase grup. Modal Berharga Menatap Laga Selanjutnya Kemenangan Timnas Indonesia 5-1 atas Kamboja menjadi awal yang sangat positif dalam perjalanan Skuad Garuda di ASEAN Championship 2026. Penampilan gemilang Mitchell Baker dengan torehan hattrick menjadi sorotan utama, sementara kontribusi Sandy Walsh dan Jens Raven melengkapi pesta gol Indonesia di Stadion Pakansari. Hasil ini tidak hanya menghadirkan tambahan tiga poin, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri tim asuhan John Herdman untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Jika mampu menjaga konsistensi permainan serta memperbaiki beberapa kelemahan di lini pertahanan, peluang Indonesia untuk melangkah lebih jauh di turnamen ini terbuka semakin lebar.  

Sepakbola 28 Jul 2026

Timnas Indonesia vs Kamboja: John Herdman Ingatkan Skuad Garuda Jangan Anggap Enteng Lawan di Laga Pembuka ASEAN Championship 2026

Timnas Indonesia akan memulai langkahnya di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 dengan menghadapi Kamboja pada pertandingan Grup A yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin, 27 Juli 2026. Menjelang laga pembuka tersebut, pelatih John Herdman menegaskan bahwa Skuad Garuda tidak boleh terlena oleh rekor pertemuan maupun status unggulan. Menurut Herdman, fokus utama tim bukanlah memikirkan kelemahan lawan, melainkan memastikan perkembangan permainan yang telah dibangun selama masa persiapan terus terlihat di lapangan. Baginya, keberhasilan sebuah tim tidak hanya diukur dari hasil akhir pertandingan, tetapi juga dari kualitas performa yang ditunjukkan para pemain. Pernyataan tersebut disampaikan Herdman dalam konferensi pers pralaga di Stadion Pakansari pada Minggu, 26 Juli 2026. Herdman Minta Tim Fokus pada Perkembangan Permainan Pelatih asal Kanada itu menjelaskan bahwa Timnas Indonesia masih berada dalam tahap membangun fondasi permainan. Karena itu, ia meminta seluruh pemain untuk tetap percaya pada proses yang telah dijalani selama pemusatan latihan. Menurutnya, pertandingan uji coba melawan Bali United pada akhir pemusatan latihan di Bali menunjukkan adanya peningkatan dari sisi permainan maupun pemahaman taktik. "Kami harus percaya pada proses yang sudah dijalani. Saat menghadapi Bali United, perkembangan tim mulai terlihat, dan pada pertandingan besok yang paling penting adalah kembali menunjukkan kemajuan tersebut," ujar Herdman. Ia menilai setiap pertandingan menjadi bagian dari proses membentuk identitas permainan Timnas Indonesia menjelang turnamen-turnamen yang lebih besar. Persiapan Tim Dilakukan melalui Mini Pramusim Herdman mengakui bahwa proses persiapan menuju ASEAN Championship 2026 memiliki tantangan tersendiri. Sebagian besar pemain baru saja menyelesaikan kompetisi domestik yang cukup panjang sehingga membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi fisik sebelum kembali mengikuti pemusatan latihan bersama tim nasional. Karena keterbatasan waktu tersebut, tim pelatih memilih menggelar semacam mini pramusim guna membangun kembali kebugaran sekaligus kekompakan para pemain. Selain itu, jumlah pertandingan uji coba juga dibatasi agar kondisi fisik pemain tetap terjaga. Kekompakan Tim Terus Mengalami Peningkatan Meski waktu persiapan relatif singkat, Herdman menilai perkembangan yang diperlihatkan para pemain cukup positif. Selama menjalani pemusatan latihan di Bali, chemistry antarpemain mulai terbentuk, baik di dalam maupun di luar lapangan. Ia melihat adanya peningkatan dalam beberapa aspek, seperti: Kekompakan tim. Organisasi permainan. Pemahaman taktik. Komunikasi antarpemain. Semangat bertanding. Menurut Herdman, fondasi tersebut menjadi modal penting menghadapi pertandingan perdana sekaligus menjalani turnamen secara keseluruhan. Timnas Indonesia Berada di Grup A Pada ASEAN Championship Hyundai Cup 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama sejumlah tim kuat Asia Tenggara. Grup tersebut dihuni oleh: Indonesia. Vietnam. Singapura. Kamboja. Timor Leste. Persaingan diperkirakan berlangsung ketat mengingat setiap tim membawa target untuk lolos ke fase berikutnya. Rekor Pertemuan Garuda Lebih Unggul Secara statistik, Indonesia memiliki catatan yang sangat baik ketika menghadapi Kamboja. Dari total 18 pertemuan sebelumnya, Skuad Garuda berhasil meraih 17 kemenangan. Meski demikian, Herdman menegaskan bahwa statistik masa lalu tidak boleh dijadikan alasan untuk meremehkan lawan. Ia menilai Kamboja telah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Terlebih, tim berjuluk The Angkor Warriors sudah lebih dahulu menjalani pertandingan pembuka melawan Singapura meskipun harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-2. Pengalaman tersebut dinilai membuat Kamboja telah menemukan ritme pertandingan dan datang dengan kesiapan yang lebih baik. Kamboja Dinilai Semakin Terorganisasi Herdman melihat Kamboja sebagai tim yang disiplin dan memiliki organisasi permainan yang baik. Karena itu, ia meminta anak asuhnya untuk tetap tampil fokus sejak menit pertama. Meski memberikan penghormatan kepada lawan, perhatian utama tetap diarahkan pada performa tim sendiri. Pelatih berusia 50 tahun itu menegaskan bahwa identitas permainan Indonesia harus menjadi prioritas melalui: Disiplin taktik. Kerja sama tim. Chemistry antarpemain. Mental bertanding. Kepercayaan diri. Ia optimistis hasil positif akan mengikuti apabila seluruh pemain mampu menampilkan permainan terbaik sesuai kemampuan mereka. Turnamen Menjadi Fondasi Menuju Kompetisi Lebih Tinggi Bagi Herdman, ASEAN Championship 2026 bukan sekadar ajang mengejar gelar. Turnamen ini juga dipandang sebagai tahap awal dalam membangun fondasi permainan Timnas Indonesia untuk menghadapi kompetisi dengan level yang lebih tinggi pada masa mendatang. Meski demikian, ia menekankan bahwa proses pembangunan tim harus dilakukan secara bertahap tanpa mengorbankan kondisi fisik para pemain. Target kemenangan di setiap pertandingan tetap menjadi prioritas, namun kesehatan dan kebugaran skuad juga harus dijaga sepanjang turnamen. Nadeo Argawinata Pastikan Tim Siap Tempur Penjaga gawang Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, menyampaikan optimisme tinggi menjelang laga melawan Kamboja. Menurutnya, seluruh materi latihan yang diberikan selama pemusatan latihan di Bali telah dipersiapkan secara matang dan kini tinggal diterapkan di lapangan. "Kami sudah membahas semuanya bersama Coach John di Bali dan membawa seluruh hasil persiapan itu ke Bogor. Pertandingan pertama tentu tidak mudah, tetapi kami siap seratus persen," ujar Nadeo. Ia menambahkan bahwa seluruh pemain memiliki keyakinan untuk mengawali turnamen dengan hasil positif. Ambisi Akhiri Penantian Gelar Juara Selain memburu kemenangan pada laga pembuka, Timnas Indonesia juga membawa target yang lebih besar, yakni mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara ASEAN Championship. Hingga kini, Indonesia masih menjadi salah satu negara dengan jumlah penampilan terbanyak di turnamen tersebut tanpa pernah meraih trofi juara. Edisi 2026 pun memiliki makna tersendiri karena bertepatan dengan peringatan 30 tahun berdirinya federasi sepak bola Asia Tenggara. Nadeo berharap momentum tersebut dapat menjadi sejarah baru bagi sepak bola Indonesia. Herdman Berharap Dukungan Penuh Suporter Menjelang pertandingan perdana, Herdman juga mengajak para pendukung Timnas Indonesia untuk memenuhi Stadion Pakansari. Ia berharap atmosfer pertandingan mampu memberikan energi tambahan bagi para pemain, sebagaimana dukungan yang selama ini selalu dirasakan saat bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Menurutnya, kehadiran suporter akan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan motivasi tim sepanjang pertandingan. Laga Pembuka Jadi Penentu Langkah Awal Garuda Pertandingan Timnas Indonesia vs Kamboja bukan hanya menjadi laga pertama di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Skuad Garuda untuk menunjukkan perkembangan permainan yang telah dibangun selama masa persiapan. Meski memiliki rekor pertemuan yang jauh lebih baik, John Herdman menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh terlena. Disiplin, kerja sama, dan konsistensi dalam menjalankan strategi akan menjadi kunci agar Garuda mampu mengawali turnamen dengan kemenangan sekaligus menjaga asa mewujudkan impian meraih gelar juara ASEAN Championship untuk pertama kalinya.  

Sepakbola 27 Jul 2026

Jadwal Lengkap Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Hadapi Vietnam di Grup A, Duel Krusial Digelar di Pakansari

Jadwal Piala AFF 2026 atau Hyundai Cup 2026 telah diumumkan secara resmi oleh Konfederasi Sepak Bola ASEAN (AFF). Turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut akan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 dan diikuti oleh 10 negara. Timnas Indonesia kembali menjadi salah satu peserta yang memburu gelar juara. Berdasarkan hasil undian fase grup, skuad Garuda harus bersaing di Grup A bersama juara bertahan Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Persaingan diprediksi berlangsung sengit karena hanya dua tim terbaik dari masing-masing grup yang berhak melangkah ke babak semifinal. Indonesia Berada di Grup yang Penuh Tantangan Jalan Timnas Indonesia menuju fase gugur dipastikan tidak mudah. Tim asuhan John Herdman harus menghadapi Vietnam yang berstatus juara bertahan, Singapura yang dikenal sebagai lawan tangguh di kawasan ASEAN, serta Kamboja dan Timor Leste yang berpotensi memberikan kejutan. Berikut pembagian grup pada Piala AFF 2026: Grup A Indonesia Vietnam Singapura Kamboja Timor Leste Grup B Thailand Malaysia Filipina Myanmar Laos Grup A diprediksi menjadi salah satu grup paling kompetitif karena mempertemukan dua kekuatan utama Asia Tenggara, yakni Indonesia dan Vietnam. Jadwal Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026 Pada fase grup, Indonesia akan menjalani empat pertandingan dengan format kandang dan tandang. Dua laga kandang akan dimainkan di Stadion Pakansari, Bogor, sedangkan dua pertandingan lainnya berlangsung di markas lawan. Berikut jadwal lengkap Timnas Indonesia: Tanggal Pertandingan Venue 27 Juli 2026 Indonesia vs Kamboja Stadion Pakansari, Bogor 31 Juli 2026 Timor Leste vs Indonesia Stadion Chonburi, Thailand 3 Agustus 2026 Indonesia vs Vietnam Stadion Pakansari, Bogor 7 Agustus 2026 Singapura vs Indonesia Stadion Jalan Besar, Singapura Dari empat pertandingan tersebut, duel melawan Vietnam diperkirakan menjadi laga paling menentukan dalam perebutan posisi puncak Grup A. Jadwal Lengkap Fase Grup Piala AFF 2026 (WIB) Jumat, 24 Juli 2026 19.00 WIB: Kamboja vs Singapura 20.30 WIB: Timor Leste vs Vietnam Sabtu, 25 Juli 2026 17.00 WIB: Myanmar vs Malaysia 20.00 WIB: Laos vs Thailand Senin, 27 Juli 2026 18.00 WIB: Singapura vs Timor Leste 20.30 WIB: Indonesia vs Kamboja Selasa, 28 Juli 2026 17.00 WIB: Filipina vs Myanmar 20.00 WIB: Malaysia vs Laos Jumat, 31 Juli 2026 17.00 WIB: Timor Leste vs Indonesia 20.00 WIB: Vietnam vs Singapura Sabtu, 1 Agustus 2026 17.00 WIB: Laos vs Filipina 20.00 WIB: Thailand vs Malaysia Senin, 3 Agustus 2026 17.30 WIB: Kamboja vs Timor Leste 20.30 WIB: Indonesia vs Vietnam Selasa, 4 Agustus 2026 17.00 WIB: Myanmar vs Laos 20.00 WIB: Filipina vs Thailand Jumat, 7 Agustus 2026 20.00 WIB: Singapura vs Indonesia 20.00 WIB: Vietnam vs Kamboja Sabtu, 8 Agustus 2026 20.00 WIB: Malaysia vs Filipina 20.00 WIB: Thailand vs Myanmar Format Piala AFF 2026 Masih Menggunakan Dua Grup AFF tetap mempertahankan format kompetisi yang digunakan dalam edisi sebelumnya. Setiap tim akan memainkan empat pertandingan pada fase grup dengan rincian: Dua pertandingan kandang. Dua pertandingan tandang. Hanya juara grup dan runner-up dari masing-masing grup yang akan melaju ke semifinal. Sementara itu, babak semifinal hingga final menggunakan format dua leg, sehingga setiap tim memiliki kesempatan bermain di kandang maupun tandang. Jadwal Babak Semifinal Leg Pertama 15 Agustus 2026: Runner-up Grup A vs Juara Grup B 16 Agustus 2026: Runner-up Grup B vs Juara Grup A Leg Kedua 18 Agustus 2026: Juara Grup B vs Runner-up Grup A 19 Agustus 2026: Juara Grup A vs Runner-up Grup B Jadwal Final Piala AFF 2026 Partai puncak akan berlangsung dalam dua pertandingan. 22 Agustus 2026 – Final Leg Pertama 26 Agustus 2026 – Final Leg Kedua Sistem kandang dan tandang diharapkan membuat persaingan semakin menarik hingga laga penentuan juara. Laga Kontra Vietnam Berpotensi Menjadi Penentu Pertemuan Indonesia melawan Vietnam diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling dinanti sepanjang fase grup. Dalam beberapa tahun terakhir, kedua negara kerap bertemu di berbagai turnamen ASEAN maupun level Asia dengan tensi pertandingan yang selalu tinggi. Keuntungan bermain di kandang dapat menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia untuk meraih poin penuh sekaligus memperbesar peluang finis sebagai juara grup. Namun, pertandingan tandang melawan Singapura dan Timor Leste juga tidak boleh dianggap remeh karena setiap poin akan sangat menentukan klasemen akhir. Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Melihat komposisi Grup A, peluang Indonesia untuk melaju ke semifinal tetap terbuka. Agar mampu bersaing hingga fase gugur, skuad Garuda perlu memaksimalkan dua laga kandang sekaligus menjaga konsistensi saat bermain di luar negeri. Beberapa faktor yang diperkirakan menjadi kunci keberhasilan Indonesia antara lain: Memanfaatkan dukungan suporter saat bermain di Pakansari. Meraih poin maksimal saat menghadapi Kamboja. Tampil disiplin saat menghadapi Vietnam. Menghindari kehilangan poin dalam laga tandang melawan Timor Leste dan Singapura. Dengan jadwal Piala AFF 2026 yang telah diumumkan, para pendukung Timnas Indonesia kini dapat mulai menandai pertandingan-pertandingan penting. Sorotan utama tentu tertuju pada duel melawan Vietnam di Stadion Pakansari yang berpotensi menjadi laga penentu perjalanan Garuda menuju babak semifinal sekaligus membuka peluang meraih gelar juara Asia Tenggara.

Sepakbola 21 Jul 2026

Timnas Indonesia Matangkan Persiapan Piala AFF 2026, John Herdman Fokus Bentuk Skuad Terbaik di Bali

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 atau ASEAN Championship memasuki tahap yang semakin menentukan. Setelah menuntaskan pemusatan latihan (TC) gelombang pertama, skuad Garuda akan kembali berkumpul di Bali mulai 16 Juli 2026 untuk menjalani fase kedua sekaligus menyelesaikan proses seleksi menuju daftar pemain final. Tahapan lanjutan ini diproyeksikan menjadi momen penting bagi pelatih John Herdman dalam menyusun komposisi terbaik sebelum turnamen resmi dimulai. Selain meningkatkan kualitas permainan tim, seluruh pemain juga masih harus bersaing demi mengamankan tempat di skuad utama. Media Officer Timnas Indonesia, Rifa Zainurrofi, membenarkan bahwa pemusatan latihan akan kembali digelar setelah jeda singkat. "Benar, tanggal 16 Juli. Saat ini TC sedang jeda," ujarnya, Selasa 14 Juli 2026. TC Tahap Kedua Jadi Penentu Skuad Timnas Indonesia Program latihan tahap kedua akan berlangsung hingga 25 Juli 2026 di Bali. Setelah memperoleh waktu istirahat selama dua hari, para pemain dijadwalkan kembali mengikuti latihan dengan intensitas yang lebih tinggi. Berbeda dari fase sebelumnya yang lebih menitikberatkan pada pemulihan kondisi fisik, kali ini fokus latihan akan diarahkan pada penyempurnaan taktik, organisasi permainan, serta pembentukan chemistry antarpemain. John Herdman juga akan memanfaatkan periode ini untuk menentukan pemain yang layak masuk dalam daftar akhir sesuai regulasi turnamen. Dari sekitar 50 pemain yang sebelumnya dipanggil ke dalam daftar awal, hanya 23 hingga 26 pemain yang nantinya akan dibawa menghadapi ASEAN Championship 2026. Evaluasi Performa Masih Terus Berjalan Komposisi pemain pada TC tahap kedua dipastikan tidak akan sepenuhnya sama dengan gelombang pertama. Tim pelatih masih melakukan evaluasi terhadap performa setiap pemain berdasarkan hasil latihan maupun pertandingan internal. Meski demikian, Herdman belum bersedia mengungkapkan siapa saja pemain yang dipastikan bertahan maupun yang harus tersingkir dari persaingan. Keputusan mengenai skuad final baru akan diumumkan menjelang dimulainya turnamen. Pendekatan tersebut dinilai penting agar setiap pemain tetap menjaga performa terbaik hingga hari terakhir seleksi. Keseimbangan Fisik Jadi Perhatian Tim Pelatih Menurut Herdman, jadwal pemusatan latihan telah disusun dengan mempertimbangkan kondisi para pemain yang baru menyelesaikan kompetisi bersama klub masing-masing. Apabila latihan dimulai terlalu cepat, risiko kelelahan dinilai akan meningkat. Sebaliknya, jika persiapan terlalu singkat, tim tidak memiliki cukup waktu untuk menyempurnakan strategi permainan. Karena alasan itu, pemain diberikan kesempatan menikmati waktu bersama keluarga sebelum kembali mengikuti latihan. Langkah tersebut diharapkan mampu membuat skuad kembali dengan kondisi fisik dan mental yang lebih segar sehingga dapat menjalani latihan secara maksimal. Pertandingan Internal Jadi Sarana Uji Strategi Selama pemusatan latihan tahap pertama, tim pelatih tidak hanya berfokus pada peningkatan kebugaran pemain. Berbagai sesi latihan juga diisi dengan pertandingan internal antara Tim Merah dan Tim Putih sebagai simulasi pertandingan kompetitif. Melalui laga tersebut, Herdman dapat mengevaluasi berbagai aspek permainan, antara lain: Efektivitas penyelesaian akhir di depan gawang. Organisasi pertahanan saat kehilangan bola. Kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang. Kemampuan pemain memahami instruksi taktik. Kekompakan antarlini selama pertandingan berlangsung. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kesiapan setiap pemain sebelum memasuki kompetisi sesungguhnya. Rizky Ridho Nilai Perkembangan Tim Sangat Positif Bek sekaligus salah satu pemain andalan Timnas Indonesia, Rizky Ridho, mengungkapkan bahwa seluruh program latihan sejauh ini berjalan sesuai rencana. Menurutnya, para pemain mampu mengikuti setiap tahapan latihan dengan baik setelah menjalani masa jeda kompetisi. "Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Kami menjalani proses secara bertahap setelah off-season dan sekarang fokus mempersiapkan diri untuk Piala AFF. Perkembangan tim sejauh ini sangat positif," katanya. Ridho menambahkan bahwa materi latihan pada fase awal masih berorientasi pada peningkatan kebugaran yang dipadukan dengan latihan menggunakan bola serta penerapan filosofi permainan yang dibawa Herdman. Ia juga menilai instruksi yang diberikan pelatih cukup jelas sehingga memudahkan seluruh pemain memahami pola permainan yang diinginkan. "Instruksi dari coach sangat jelas. Kami berusaha memahami dan menerapkannya secepat mungkin di lapangan," ujarnya. Tantangan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 ASEAN Championship 2026 akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama: Vietnam Singapura Kamboja Timor Leste Grup tersebut diperkirakan akan menghadirkan persaingan ketat, terutama dengan Vietnam yang selama beberapa edisi terakhir menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara. Misi Mengakhiri Penantian Gelar Juara Bagi Timnas Indonesia, Piala AFF 2026 bukan sekadar ajang regional biasa. Turnamen ini kembali menjadi kesempatan untuk mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara. Sejauh ini, skuad Garuda telah enam kali mencapai partai final, tetapi selalu gagal membawa pulang trofi. Dengan materi pemain yang semakin kompetitif, program latihan yang lebih terstruktur, serta kepemimpinan John Herdman, optimisme mulai tumbuh di lingkungan tim. Kini, fokus utama adalah memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik saat turnamen dimulai. Jika proses persiapan berjalan sesuai rencana, Timnas Indonesia berpeluang tampil lebih kompetitif dan kembali bersaing dalam perebutan gelar Piala AFF 2026.  

Sepakbola 15 Jul 2026

Persiapan ASEAN Championship 2026 Masuki Tahap Krusial, John Herdman Segera Tetapkan Skuad Timnas Indonesia

Persiapan Timnas Indonesia menuju ASEAN Championship 2026 memasuki fase penentuan. Setelah menyelesaikan pemusatan latihan tahap pertama di Bali pada Minggu, 12 Juli 2026, pelatih John Herdman kini fokus merampungkan proses seleksi untuk menentukan pemain yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya. Penilaian terakhir akan dilakukan melalui pertandingan internal yang menjadi bagian penting dalam proses evaluasi. Hasil dari laga tersebut akan menjadi dasar bagi tim pelatih untuk menyusun daftar pemain yang dipertahankan menuju pemusatan latihan gelombang kedua. Pengumuman nama-nama yang lolos diperkirakan dilakukan pada Senin atau Selasa, sebelum sesi latihan lanjutan dimulai pada 14 Juli. John Herdman Masih Buka Persaingan di Timnas Indonesia Meski fase pertama pemusatan latihan telah berakhir, John Herdman memastikan persaingan memperebutkan tempat di skuad utama masih berlangsung terbuka. Menurutnya, tim pelatih belum ingin terburu-buru mengambil keputusan karena setiap pemain masih memiliki kesempatan menunjukkan kualitasnya. "Kami masih mengevaluasi pemain yang ada saat ini sekaligus mempertimbangkan beberapa nama lainnya. Setelah seluruh proses selesai, baru kami menentukan siapa yang melanjutkan ke tahap berikutnya," ujar Herdman. Pendekatan tersebut dilakukan agar seluruh pemain memperoleh kesempatan yang sama sebelum daftar akhir dibentuk. Pemusatan Latihan Dibagi Menjadi Dua Tahap Program persiapan Timnas Indonesia untuk ASEAN Championship 2026 memang telah dirancang dalam dua fase berbeda. Tahap pertama berlangsung pada 5–11 Juli dengan melibatkan sekitar 23 pemain dari total 26 nama yang direncanakan bergabung. Sementara itu, fase kedua akan dilaksanakan mulai 14 hingga 25 Juli. Pada tahap ini, sejumlah pemain yang sebelumnya belum mengikuti latihan akan mulai bergabung sehingga persaingan diperkirakan semakin ketat. Kerangka utama tim juga mulai dibentuk pada periode tersebut melalui latihan taktik, simulasi pertandingan, serta penyempurnaan strategi permainan. Cedera Mauro Zijlstra Jadi Kendala Jelang Seleksi Akhir Di tengah proses evaluasi, Timnas Indonesia harus menerima kabar kurang menggembirakan. Penyerang Mauro Zijlstra mengalami cedera sehingga tidak dapat menyelesaikan seluruh rangkaian latihan di Bali. Pemain tersebut bahkan harus kembali ke Jakarta lebih cepat untuk menjalani pemulihan. Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai tingkat keparahan cedera yang dialaminya. Namun, absennya Mauro tentu menjadi perhatian tim pelatih mengingat persaingan menuju skuad final sedang memasuki tahap penting. Fokus Latihan Beralih ke Penyempurnaan Taktik Selama pekan pertama pemusatan latihan, mayoritas program difokuskan pada peningkatan kondisi fisik pemain. Langkah tersebut dianggap penting karena sebagian besar pemain baru menyelesaikan agenda pramusim bersama klub masing-masing sehingga membutuhkan adaptasi sebelum memasuki latihan dengan intensitas tinggi. Menurut Herdman, fase kedua akan memiliki fokus yang berbeda. "Kami bekerja keras selama enam hari terakhir untuk membangun kebugaran pemain. Setelah itu, kami akan mulai menyusun kerangka tim dan memperdalam strategi permainan," jelas pelatih asal Kanada tersebut. Dengan fondasi fisik yang lebih baik, para pemain diharapkan mampu menjalankan skema permainan yang diinginkan saat memasuki kompetisi nanti. ASEAN Championship Jadi Bagian dari Proyek Jangka Panjang Bagi John Herdman, ASEAN Championship 2026 bukan hanya target jangka pendek. Turnamen tersebut juga menjadi bagian dari proyek pembangunan Timnas Indonesia menuju kompetisi yang lebih besar, termasuk Piala Asia 2027. Melalui ajang ini, tim pelatih ingin melihat sejauh mana kualitas pemain Liga Indonesia ketika menghadapi lawan-lawan internasional. "Bagi saya, turnamen ini merupakan kesempatan untuk melihat pemain lokal yang mampu memberikan kontribusi, bukan hanya untuk saat ini tetapi juga dalam rencana jangka panjang menuju Piala Asia dan masa depan tim nasional," ungkap Herdman. Tahap Kedua Akan Menentukan Skuad Final Memasuki pemusatan latihan gelombang kedua, intensitas persaingan dipastikan meningkat. Seluruh pemain akan berusaha merebut satu tempat dalam daftar akhir yang diperkirakan berisi sekitar 24 hingga 26 pemain untuk tampil di ASEAN Championship 2026. Beberapa aspek yang menjadi perhatian tim pelatih meliputi: Konsistensi performa selama latihan. Kondisi fisik dan kebugaran pemain. Pemahaman terhadap strategi permainan. Kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan tim. Mental bertanding dan komunikasi di lapangan. Penilaian tersebut akan menentukan siapa saja yang layak mengenakan seragam Garuda pada turnamen antarnegara Asia Tenggara tersebut. Jadwal ASEAN Championship 2026 ASEAN Championship 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Turnamen ini akan menjadi ajang penting bagi Timnas Indonesia untuk mengukur perkembangan skuad sekaligus memperkuat fondasi tim menuju kompetisi tingkat Asia. Dengan seleksi yang semakin mengerucut dan program latihan yang memasuki fase taktik, John Herdman berharap dapat membentuk tim yang tidak hanya kompetitif di ASEAN Championship 2026, tetapi juga mampu menjadi pondasi kuat bagi perjalanan Timnas Indonesia pada berbagai turnamen internasional berikutnya.  

Sepakbola 13 Jul 2026

11 Pemain Persib Dipanggil Timnas Indonesia, Teja Paku Alam Ukir Sejarah Jelang ASEAN Championship 2026

Persib Bandung kembali menjadi penyumbang pemain terbanyak bagi Timnas Indonesia. Sebanyak 11 pemain Maung Bandung masuk dalam daftar panjang 50 nama yang dipersiapkan untuk menghadapi ASEAN Championship Hyundai Cup 2026. Dari seluruh pemain yang dipanggil, perhatian terbesar tertuju kepada Teja Paku Alam. Penjaga gawang berusia 32 tahun itu akhirnya mendapatkan kesempatan pertamanya masuk skuad senior Timnas Indonesia setelah beberapa musim menunjukkan performa konsisten bersama Persib. Teja Paku Alam Akhirnya Dipanggil Timnas Senior Pemanggilan Teja Paku Alam menjadi salah satu cerita menarik dalam daftar pemain Timnas Indonesia kali ini. Selama beberapa tahun terakhir, namanya kerap disebut sebagai salah satu kiper lokal dengan penampilan paling stabil di Liga Indonesia. Meski beberapa kali masuk radar tim nasional, kesempatan resmi untuk bergabung dengan skuad senior baru datang menjelang ASEAN Championship 2026. Kesempatan tersebut menjadi pencapaian penting dalam perjalanan karier sang penjaga gawang sekaligus bentuk apresiasi atas konsistensinya menjaga performa bersama Persib Bandung. Di pemusatan latihan nanti, Teja akan bersaing memperebutkan posisi utama bersama Cahya Supriadi, Nadeo Argawinata, dan Muhamad Riyandi. Persib Jadi Penyumbang Pemain Terbanyak Dominasi Persib dalam daftar sementara Timnas Indonesia kembali terlihat pada pemanggilan kali ini. Sebanyak 11 pemain Maung Bandung masuk dalam daftar panjang yang disiapkan pelatih John Herdman, yaitu: Teja Paku Alam Marc Klok Adam Alis Beckham Putra Kakang Rudianto Dion Markx Thom Haye Sandy Walsh Saddil Ramdani Eliano Reijnders Ragnar Oratmangoen Jumlah tersebut menjadikan Persib sebagai salah satu klub dengan kontribusi pemain terbanyak untuk skuad Garuda. Jadwal Persib Ikut Berubah Banyaknya pemain yang dipanggil ke tim nasional turut memengaruhi agenda pramusim Persib Bandung. Pelatih Igor Tolic memutuskan mengubah jadwal latihan perdana yang semula direncanakan berlangsung pada 7 Juli 2026. Sebagai gantinya, para pemain yang tidak mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia diberikan program latihan mandiri agar kondisi fisik tetap terjaga sebelum seluruh skuad kembali berkumpul. Keputusan tersebut diambil agar proses persiapan tim tetap berjalan meski sebagian besar pemain inti sedang menjalani agenda bersama tim nasional. Pemusatan Latihan Dilakukan Bertahap PSSI menerapkan sistem pemanggilan pemain secara bertahap menjelang ASEAN Championship Hyundai Cup 2026. Tahap pertama pemusatan latihan telah dimulai sejak 5 Juli 2026 dengan melibatkan 26 pemain. Selanjutnya, sejumlah pemain lain akan dipanggil pada tahap berikutnya hingga komposisi skuad semakin mendekati kebutuhan pelatih. Dari total 50 nama dalam daftar panjang, nantinya hanya sekitar 25 hingga 26 pemain yang akan dipilih untuk masuk skuad final Indonesia. Perpaduan Pemain Senior dan Talenta Muda Komposisi sementara Timnas Indonesia memperlihatkan perpaduan antara pemain berpengalaman dan generasi muda. Beberapa nama muda yang mendapat kesempatan antara lain: Arkhan Kaka Jens Raven Tim Geyspen Victor Dethan Kakang Rudianto Di sisi lain, pelatih John Herdman juga tetap mempertahankan sejumlah pemain senior yang telah memiliki pengalaman di level internasional. Selain itu, terdapat pula lima pemain yang berkarier di luar negeri atau pemain abroad, yaitu: Justin Hubner Mathew Baker Tim Geyspens Marselino Ferdinan Mitchell Baker Kombinasi tersebut diharapkan mampu memberikan keseimbangan antara pengalaman dan energi muda dalam menghadapi turnamen regional. Persib Hadapi Jadwal yang Sangat Padat Pemanggilan banyak pemain ke Timnas Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi Persib. Pasalnya, jadwal ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 berdekatan dengan sejumlah kompetisi penting yang juga harus diikuti Maung Bandung. Beberapa agenda besar yang menanti Persib meliputi: Piala Presiden 2026 pada 25 Juli hingga 6 Agustus. Play-off AFC Champions League 2 menghadapi Manila Digger FC pada 12 Agustus. Babak kualifikasi AFC Champions League 2 yang dijadwalkan berlangsung pada 15 September. Padatnya kalender pertandingan membuat manajemen dan tim pelatih harus mengatur rotasi pemain secara cermat agar kondisi fisik tetap terjaga sepanjang musim. Erick Thohir Pastikan Jadwal Sudah Diperhitungkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa bentroknya jadwal antara ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 dan Piala Presiden bukanlah persoalan yang mengganggu persiapan Timnas Indonesia. Menurutnya, penyusunan kalender kompetisi telah melalui pembahasan bersama operator liga dan klub. "Jumlah pertandingan memang harus bertambah agar jam terbang meningkat, tetapi recovery pemain harus dijaga. Keseimbangan itu yang dihitung. Bagi klub yang mempersiapkan liga, ajang ini bisa menguji keseimbangan komposisi tim," ujar Erick Thohir. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa aspek kebugaran pemain tetap menjadi perhatian utama di tengah padatnya kompetisi. Tantangan Besar Menanti Timnas Indonesia ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 akan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 dengan diikuti 11 negara Asia Tenggara. Turnamen tersebut menjadi salah satu target penting bagi Timnas Indonesia untuk kembali bersaing memperebutkan gelar di tingkat regional. Dengan kombinasi pemain senior, talenta muda, dan pemain yang berkarier di luar negeri, skuad Garuda diharapkan mampu tampil kompetitif sejak fase awal turnamen. Persib Kembali Jadi Tulang Punggung Timnas Masuknya 11 pemain Persib ke Timnas Indonesia menjadi bukti bahwa kualitas skuad Maung Bandung terus mendapat pengakuan di level nasional. Di sisi lain, pemanggilan perdana Teja Paku Alam menjadi momen bersejarah dalam kariernya setelah penampilan konsisten selama beberapa musim terakhir. Meski kehilangan banyak pemain untuk sementara waktu, Persib tetap harus menjaga performa menghadapi jadwal kompetisi yang padat. Sementara itu, Timnas Indonesia akan memanfaatkan pemusatan latihan untuk menyusun skuad terbaik sebelum menentukan daftar final pemain yang akan berlaga di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026.  

Sepakbola 08 Jul 2026

Peringkat FIFA Indonesia Naik ke Posisi 118 Dunia, PSSI Pasang Target Tembus 100 Besar

Performa impresif Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026 tidak hanya menghasilkan kemenangan di lapangan, tetapi juga berdampak langsung pada posisi skuad Garuda di ranking dunia. Setelah sukses menaklukkan Oman dengan skor 3-0 dan mengalahkan Mozambik 1-0, Indonesia berhasil memperbaiki posisinya ke peringkat 118 dunia dalam ranking FIFA. Tambahan poin dari dua kemenangan tersebut menjadi modal penting dalam upaya meningkatkan daya saing sepak bola nasional di level internasional. Kenaikan ini menjadi salah satu pencapaian terbaik Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Tren positif yang terus diperlihatkan skuad Garuda menunjukkan bahwa program pembinaan dan peningkatan kualitas tim mulai memberikan hasil yang nyata. PSSI Bidik Masuk 100 Besar Dunia Meski berhasil naik beberapa tingkat, target yang dipasang oleh PSSI ternyata jauh lebih ambisius. Federasi sepak bola Indonesia tersebut menargetkan Timnas Indonesia mampu menembus jajaran 100 besar dunia dalam ranking FIFA dalam beberapa tahun ke depan. Posisi saat ini dianggap sebagai langkah awal menuju sasaran yang lebih besar. Dengan jadwal internasional yang semakin kompetitif serta peningkatan kualitas pemain dan pelatih, peluang untuk terus memperbaiki peringkat dinilai cukup terbuka. Apalagi, sistem perhitungan ranking FIFA saat ini sangat dipengaruhi hasil pertandingan internasional resmi. Semakin sering sebuah tim mengalahkan lawan dengan peringkat lebih tinggi, semakin besar pula tambahan poin yang diperoleh. Faktor yang Mendorong Kenaikan Ranking FIFA Indonesia Beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap peningkatan peringkat FIFA Indonesia antara lain: Kemenangan atas Oman dengan skor telak 3-0. Keberhasilan mengalahkan Mozambik 1-0. Konsistensi performa dalam FIFA Matchday. Peningkatan kualitas organisasi permainan tim. Bertambahnya pengalaman pemain menghadapi lawan internasional. Kombinasi faktor tersebut membuat Indonesia memperoleh tambahan poin yang cukup signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Era Baru Timnas Indonesia Mulai Terlihat Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan Timnas Indonesia mulai mendapat perhatian publik sepak bola Asia. Kehadiran pemain-pemain muda berbakat, ditambah kontribusi pemain diaspora dan peningkatan kualitas kompetisi domestik, menjadi fondasi penting dalam proses transformasi tim nasional. Di bawah arahan pelatih John Herdman, Indonesia juga mulai menunjukkan identitas permainan yang lebih jelas. Organisasi pertahanan yang rapi serta transisi menyerang yang cepat menjadi salah satu kekuatan yang mulai terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir. Perubahan tersebut membuat Indonesia semakin kompetitif ketika menghadapi negara-negara yang secara ranking berada di atas mereka. Mengapa Ranking FIFA Sangat Penting? Bagi sebagian penggemar sepak bola, ranking FIFA mungkin hanya dianggap sebagai angka statistik. Padahal, posisi dalam ranking dunia memiliki dampak yang cukup besar terhadap perjalanan sebuah tim nasional. Beberapa keuntungan memiliki ranking FIFA yang lebih tinggi meliputi: Peluang mendapatkan unggulan lebih baik dalam pengundian turnamen. Menghindari lawan-lawan kuat pada fase awal kompetisi. Meningkatkan citra sepak bola nasional di mata dunia. Mempermudah proses pencarian lawan uji coba berkualitas. Menjadi indikator perkembangan performa tim nasional. Karena itulah banyak federasi sepak bola menjadikan ranking FIFA sebagai salah satu tolok ukur keberhasilan program pembinaan jangka panjang. Jalan Menuju 100 Besar Tidak Akan Mudah Meski berhasil naik ke posisi 118 dunia, tantangan berikutnya dipastikan tidak ringan. Selisih poin antarnegara di rentang peringkat 100 hingga 120 relatif ketat sehingga setiap pertandingan internasional akan memiliki pengaruh besar terhadap posisi klasemen FIFA. Indonesia membutuhkan konsistensi hasil positif, terutama saat menghadapi tim-tim dengan ranking lebih tinggi. Kemenangan atas lawan yang berada jauh di atas peringkat Indonesia akan memberikan tambahan poin yang jauh lebih besar dibandingkan mengalahkan tim dengan ranking lebih rendah. Modal Optimisme untuk Masa Depan Meski perjalanan menuju 100 besar dunia masih panjang, perkembangan yang ditunjukkan Timnas Indonesia memberikan alasan kuat untuk optimistis. Dalam waktu relatif singkat, skuad Garuda berhasil memperlihatkan peningkatan performa yang konsisten dan mampu bersaing lebih baik di level internasional. Jika tren positif ini dapat dipertahankan melalui FIFA Matchday, kualifikasi turnamen internasional, dan kompetisi resmi lainnya, bukan tidak mungkin Indonesia akan terus merangkak naik dalam ranking FIFA. Kenaikan ke posisi 118 dunia mungkin baru satu langkah kecil. Namun bagi sepak bola Indonesia, pencapaian tersebut menjadi sinyal bahwa target menembus 100 besar dunia kini bukan lagi sekadar mimpi, melainkan tujuan yang mulai terlihat realistis untuk diwujudkan.

Sepakbola 12 Jun 2026