Dewata Challenge Series 2026
Persib Bandung Tundukkan Bali United 3-2, Juara Dewata Challenge Series dengan Sempurna
Persib Bandung menang atas Bali United dengan skor 3-2 dalam pertandingan penutup Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa, 18 Agustus 2026 malam. Kemenangan dramatis tersebut sekaligus memastikan Maung Bandung menyapu bersih seluruh pertandingan dan keluar sebagai juara turnamen persahabatan tersebut. Persib sempat tertinggal dua kali sebelum akhirnya membalikkan keadaan melalui gol Marc Klok, Balsa Sekulic, dan Gabriel Mutombo. Sementara dua gol Bali United masing-masing dicetak Brandon Wilson dan Joao Ferrari. Hasil tersebut menjadi tambahan kepercayaan diri bagi Persib sebelum menghadapi agenda yang lebih penting, yakni babak play-off AFC Champions League Two (ACL Two) melawan Manila Digger pada 31 Agustus 2026. Persib Bandung Kembali Raih Kemenangan di Bali Setelah sebelumnya menundukkan Sabah FC dengan skor 3-0, Persib kembali meraih kemenangan pada laga terakhir Dewata Challenge Series. Pelatih Persib, Igor Tolic, melakukan sejumlah perubahan pada susunan pemain. Fitrah Maulana mendapat kesempatan mengawal gawang, sedangkan lini belakang diisi Danijel Loncar, Patricio Matricardi, Eliano Reijnders, dan Ikhwan Tanamal. Di sektor tengah, Beckham Putra Nugraha, Dedi Kusnandar, Marc Klok, dan Thom Haye dimainkan untuk menopang Uilliam Barros serta Ragnar Oratmangoen di lini depan. Rotasi tersebut menjadi bagian dari upaya Igor Tolic melihat kesiapan pemain sekaligus mengukur kedalaman skuad sebelum Persib memasuki pertandingan kompetitif. Babak Pertama Berakhir Tanpa Gol Meski berstatus pertandingan persahabatan, duel Persib Bandung vs Bali United berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Bali United yang tampil di hadapan pendukungnya mencoba mengambil inisiatif serangan. Persib pun beberapa kali memperoleh peluang untuk membuka keunggulan. Pada menit ke-24, Ragnar Oratmangoen melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, usaha tersebut masih mampu diamankan kiper Bali United, Mike Hauptmeijer. Tuan rumah kemudian merespons melalui Irfan Jaya. Pemain Bali United itu berhasil mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan, tetapi Fitrah Maulana tampil sigap dan menggagalkan peluang tersebut. Bali United sempat mencetak gol pada menit ke-41 melalui Teppei Yachida. Akan tetapi, gol tersebut tidak disahkan wasit karena bola yang dimainkan Van der Sande sebelumnya dinilai telah melewati garis lapangan. Hingga turun minum, kedua tim belum mampu mencetak gol. Skor 0-0 bertahan sampai babak pertama selesai. Bali United Unggul Lebih Dahulu Pertandingan berubah lebih terbuka setelah jeda. Bali United berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-53. Brandon Wilson memanfaatkan peluang yang didapat tuan rumah untuk membawa Serdadu Tridatu unggul 1-0. Persib tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan respons. Empat menit kemudian, Maung Bandung memperoleh hadiah penalti setelah Thomas Lam melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang. Pelanggaran tersebut juga membuat Thomas Lam harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah langsung. Marc Klok yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakan pemain berpengalaman tersebut mengubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-57. Bermain dengan 10 Orang, Bali United Kembali Memimpin Keunggulan jumlah pemain belum langsung membuat Persib mampu mengendalikan pertandingan. Hanya dua menit setelah gol penyama kedudukan, Bali United justru kembali mencetak gol. Joao Ferrari memanfaatkan umpan tendangan bebas Teppei Yachida untuk membawa tuan rumah kembali unggul 2-1 pada menit ke-59. Situasi tersebut membuat Persib harus bekerja lebih keras. Keunggulan satu pemain kemudian dimanfaatkan Maung Bandung untuk meningkatkan tekanan ke pertahanan Bali United. Dua Gol di Menit-Menit Akhir Balikkan Keadaan Tekanan Persib akhirnya membuahkan hasil menjelang pertandingan berakhir. Balsa Sekulic berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-88. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 2-2 dan kembali membuka peluang bagi Persib untuk mengakhiri laga dengan kemenangan. Momentum kemudian benar-benar berpihak kepada Maung Bandung pada masa injury time. Gabriel Mutombo mencetak gol pada menit ke-90+1 setelah memaksimalkan umpan Saddil Ramdani. Gol tersebut sekaligus membalikkan kedudukan menjadi 3-2 untuk Persib. Kemenangan yang sudah berada di depan mata tersebut sempat diwarnai insiden. Mutombo menerima kartu kuning kedua setelah melakukan selebrasi dengan menendang tiang bendera sudut. Meski harus kehilangan pemain akibat kartu merah, Persib mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Persib Sapu Bersih Dewata Challenge Series Kemenangan atas Bali United memastikan Persib Bandung mengakhiri Dewata Challenge Series 2026 dengan catatan sempurna. Maung Bandung sebelumnya menang 3-0 atas Sabah FC dan kemudian kembali meraih kemenangan 3-2 atas Bali United. Hasil tersebut tidak hanya memberikan trofi dan momentum positif, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Igor Tolic untuk mengevaluasi skuadnya. Beberapa hal yang bisa menjadi modal Persib setelah turnamen ini antara lain: Kedalaman skuad semakin teruji setelah pelatih melakukan rotasi. Mentalitas tim terlihat ketika mampu membalikkan keadaan setelah dua kali tertinggal. Pemain baru mendapatkan kesempatan beradaptasi dengan sistem permainan. Lini depan menunjukkan produktivitas dengan mencetak enam gol dalam dua pertandingan. Persib memiliki modal kepercayaan diri sebelum menghadapi pertandingan ACL Two. Fokus Beralih ke Play-off ACL Two Setelah menuntaskan agenda di Bali, perhatian Persib kini beralih menuju babak play-off ACL Two. Maung Bandung dijadwalkan menghadapi Manila Digger pada 31 Agustus 2026. Pertandingan tersebut memiliki arti jauh lebih penting karena menjadi pintu menuju fase grup kompetisi antarklub Asia. Karena itu, keberhasilan menjuarai Dewata Challenge Series dapat menjadi modal psikologis bagi Persib. Namun, Igor Tolic masih memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan kondisi fisik pemain, menentukan komposisi terbaik, serta mematangkan strategi menghadapi Manila Digger. Dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Bali United, Persib Bandung setidaknya menutup persiapan di Bali dengan hasil maksimal. Kini, tantangan yang lebih besar sudah menanti di depan mata.
Persib Bandung vs Sabah FC: Ujian Chemistry dan Taktik Jelang Musim Baru
Laga Persib Bandung vs Sabah FC dalam Dewata Challenge Series 2026 bukan sekadar pertandingan pramusim. Duel yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 19.30 WIB, menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk memperkuat chemistry sekaligus menguji sejumlah skema permainan. Pelatih Persib, Igor Tolic, memanfaatkan turnamen tersebut sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi musim 2026/2027. Dua pertandingan di Dewata Challenge Series akan digunakan untuk melihat sejauh mana para pemain mampu menerapkan instruksi yang telah diberikan selama pemusatan latihan. Bagi tim yang masih dalam proses membangun komposisi, pertandingan seperti ini menjadi penting. Bukan hanya hasil akhir yang menjadi perhatian, tetapi juga koordinasi antarpemain, pemahaman terhadap sistem permainan, hingga kemampuan beradaptasi ketika menghadapi situasi berbeda di lapangan. Persib Masih Menanti Skuad Terbaik Komposisi Persib belum sepenuhnya lengkap. Sejumlah pemain yang sebelumnya memperkuat Tim Nasional masih mendapatkan waktu istirahat lebih panjang setelah menjalani jadwal pertandingan yang padat. Igor Tolic memilih memberikan kesempatan kepada para pemain tersebut untuk memulihkan kondisi fisik dan mental sebelum kembali bergabung dengan tim. "Pemain kami memang belum lengkap, beberapa pemain yang sebelumnya bermain untuk Tim Nasional baru akan tiba. Mereka diberikan waktu libur lebih lama untuk menyegarkan pikiran setelah menghadapi pertandingan dan tekanan yang ada," kata Igor Tolic di Bali United Training Center, Pantai Purnama, Gianyar, Jumat, 14 Agustus 2026. Menurutnya, pemain diharapkan kembali dalam kondisi lebih segar sehingga dapat mengikuti program latihan dengan konsentrasi penuh. Sejumlah Pemain Masih dalam Pemulihan Selain persoalan pemain yang belum bergabung, Persib juga harus memperhatikan kondisi beberapa pemain yang mengalami cedera setelah tampil di Piala Presiden. Beberapa nama yang masih menjalani penanganan tim medis antara lain: Luciano Guaycochea, yang masih membutuhkan sekitar dua pekan untuk pemulihan. Berguinho, yang kondisinya mulai membaik tetapi belum siap mengikuti latihan penuh. Ramon Tanque, yang mengalami keluhan pada bagian bahu. Dion Markx, yang telah menunjukkan perkembangan positif dan mulai menjalani latihan dengan intensitas ringan. Situasi tersebut membuat Igor Tolic harus lebih cermat menentukan komposisi pemain. Rotasi menjadi penting agar pertandingan pramusim tidak justru menambah panjang daftar pemain yang harus menjalani perawatan. Danijel Loncar Belum Bisa Langsung Dimainkan Rekrutan anyar Persib, Danijel Loncar, juga belum masuk dalam rencana untuk diturunkan menghadapi Sabah FC. Bek tersebut baru bergabung dengan tim selama dua hari sehingga kondisi fisiknya masih harus dipantau. Selain persoalan adaptasi dengan lingkungan baru, Loncar juga masih menghadapi jet lag setelah melakukan perjalanan jauh. Igor Tolic menyebut pemain tersebut setidaknya membutuhkan enam hingga tujuh sesi latihan sebelum dinilai siap tampil. "Dia masih mengalami kendala jet lag dan penyesuaian tubuh, sehingga dia harus benar-benar fit dan istirahat cukup. Dia perlu menjalani setidaknya 6-7 sesi latihan sebelum bisa bermain," ujar Tolic. Meski demikian, kondisi umum Loncar disebut cukup baik. Jika proses adaptasinya berjalan sesuai rencana, sang pemain berpeluang mendapatkan kesempatan bermain ketika Persib menghadapi Bali United pada Selasa mendatang. Laga Persib Bandung vs Sabah FC Jadi Tes Chemistry Dengan kondisi skuad yang belum komplet, laga Persib Bandung vs Sabah FC justru memberikan ruang bagi Tolic untuk melihat kemampuan pemain yang tersedia. Chemistry menjadi salah satu aspek yang perlu dibangun karena Persib memiliki sejumlah pemain baru. Pemain harus memahami pergerakan rekan setim, kapan melakukan pressing, bagaimana membangun serangan, serta bagaimana menjaga struktur ketika kehilangan bola. Dewata Challenge Series pun dapat menjadi simulasi sebelum kompetisi resmi dimulai. Kesalahan yang muncul dalam pertandingan pramusim masih bisa menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki permainan. Beberapa aspek yang berpotensi menjadi perhatian Tolic meliputi: Koordinasi lini belakang ketika menghadapi serangan lawan. Transisi menyerang dan bertahan setelah kehilangan atau merebut bola. Koneksi lini tengah dengan lini depan dalam membangun peluang. Efektivitas pressing terhadap lawan. Respons pemain terhadap perubahan taktik selama pertandingan. Igor Tolic Pelajari Permainan Sabah FC Meski belum melakukan analisis secara mendalam, Tolic telah mengetahui struktur dasar permainan Sabah FC. Pelatih asal Kroasia tersebut juga menyiapkan agenda analisis video untuk mempelajari penampilan klub Malaysia itu saat mengalahkan Bali United. "Saya tahu struktur dasarnya, tetapi detailnya belum saya pelajari. Namun saya punya waktu untuk menyampaikan kepada tim apa yang bisa kita harapkan dari tim Sabah," tuturnya. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pertandingan pramusim tidak hanya digunakan untuk menguji pemain Persib. Lawan juga menjadi bagian dari proses evaluasi karena setiap pertandingan dapat memberikan gambaran mengenai kelemahan yang masih harus diperbaiki. Sabah FC Hadapi Masalah Kebugaran Dari kubu lawan, Sabah FC juga datang dengan persoalan tersendiri. Pelatih Juan Torres menganggap Persib sebagai lawan berat karena Maung Bandung merupakan salah satu kekuatan utama sepak bola Indonesia. Persib juga memiliki modal sebagai juara dalam tiga musim beruntun sehingga kualitas skuadnya menjadi perhatian Sabah FC. Masalah lain yang dihadapi Sabah adalah waktu pemulihan yang sangat singkat. Mereka hanya memiliki jeda satu hari sehingga rotasi pemain menjadi salah satu opsi untuk menjaga kondisi fisik. "Masalah kami adalah kami hanya memiliki waktu istirahat satu hari, jadi tantangan bagi kami adalah berusaha mendapatkan kondisi yang baik dan menghindari cedera karena hal itu," kata Juan Torres. Bukan Sekadar Mencari Kemenangan Pertandingan Persib Bandung vs Sabah FC pada akhirnya memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar mengejar kemenangan. Bagi Persib, laga ini menjadi kesempatan untuk menguji sejauh mana fondasi permainan yang dibangun selama pemusatan latihan sudah berjalan. Kondisi skuad yang belum sepenuhnya lengkap juga memberikan kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kesiapan mereka. Sementara bagi Igor Tolic, pertandingan tersebut dapat menjadi bahan penting dalam menentukan komposisi serta taktik yang akan digunakan ketika kompetisi resmi 2026/2027 dimulai. Jika koordinasi semakin padu dan pemain baru mampu beradaptasi dengan cepat, Dewata Challenge Series bisa menjadi salah satu tahapan penting dalam membentuk Persib yang lebih siap menghadapi padatnya agenda musim depan.