Hasil Pencarian

akhir pekan

10 Aktivitas Akhir Pekan Seru Bersama Keluarga, Nggak Harus Pergi Jauh

Akhir pekan tidak selalu harus diisi dengan pergi ke tempat wisata atau menghabiskan banyak uang. Justru, waktu luang yang sederhana di rumah bisa menjadi momen berharga untuk kembali ngobrol, bercanda, dan melakukan sesuatu bersama keluarga. Di tengah rutinitas yang membuat setiap anggota keluarga sibuk dengan aktivitas masing-masing, akhir pekan dapat dimanfaatkan untuk menciptakan quality time. Pilihannya pun fleksibel, mulai dari memasak, bermain permainan, berkebun, hingga piknik sederhana di ruang terbuka. Yang paling penting bukan seberapa mahal kegiatan yang dilakukan, melainkan apakah semua anggota keluarga benar-benar terlibat. Bahkan aktivitas sederhana bisa terasa lebih berkesan ketika dilakukan tanpa terlalu banyak gangguan dari ponsel atau pekerjaan. Aktivitas Akhir Pekan Seru di Rumah Tidak punya rencana bepergian? Tenang, rumah juga bisa menjadi tempat yang menyenangkan untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga. 1. Masak Menu Favorit Bersama Dapur bisa berubah menjadi tempat quality time yang seru. Pilih satu menu sederhana yang disukai keluarga, kemudian bagi tugas sesuai usia dan kemampuan masing-masing. Anak bisa membantu mencuci sayuran, menata bahan, atau menghias makanan, sedangkan orang dewasa menangani aktivitas yang membutuhkan kompor dan pisau. Selain menghasilkan makanan untuk disantap bersama, kegiatan ini juga dapat menjadi kesempatan untuk mengenalkan keterampilan dasar kepada anak. 2. Bikin Family Movie Night Maraton film keluarga tidak harus selalu identik dengan duduk diam selama berjam-jam. Buat suasananya sedikit berbeda dengan menyiapkan camilan, memilih film bersama, lalu berdiskusi setelah tontonan selesai. Agar waktu bersama terasa lebih berkualitas, sepakati satu aturan sederhana: selama film berlangsung, simpan ponsel terlebih dahulu. Setelah film selesai, masing-masing anggota keluarga bisa menyampaikan karakter favorit atau bagian cerita yang paling berkesan. Dari sini, obrolan keluarga bisa mengalir lebih natural. 3. Adu Seru dengan Board Game Board game, kartu, puzzle, atau permainan tradisional seperti congklak dapat menjadi alternatif ketika keluarga mulai bosan dengan aktivitas berbasis layar. Permainan seperti ini tidak hanya menghadirkan kompetisi ringan. Anak juga bisa belajar mengikuti aturan, menunggu giliran, berkomunikasi, dan menerima hasil permainan dengan sportif. Tidak punya board game? Permainan sederhana seperti tebak kata, ular tangga, atau permainan menggunakan kertas pun bisa dibuat sendiri. 4. Berkebun Mini di Rumah Tidak perlu memiliki halaman luas untuk mencoba aktivitas ini. Beberapa pot kecil di teras atau balkon sudah cukup untuk membuat kebun mini. Keluarga dapat memilih tanaman yang mudah dirawat, seperti cabai, tomat, daun bawang, atau tanaman hias. Bagi anak, proses menanam hingga melihat tanaman tumbuh dapat menjadi pengalaman yang menarik. Mereka juga bisa belajar bahwa sesuatu membutuhkan waktu dan perawatan sebelum menghasilkan. 5. Bikin Proyek Kreatif Keluarga Kalau ingin aktivitas yang berbeda, coba buat proyek kreatif bersama. Misalnya membuat scrapbook keluarga, menghias pot tanaman, menggambar bersama, atau membuat dekorasi sederhana untuk kamar. Setiap anggota keluarga bisa mendapatkan tugas berbeda sehingga hasil akhirnya menjadi proyek bersama, bukan pekerjaan satu orang. Aktivitas seperti ini juga bisa menghasilkan kenang-kenangan yang dapat disimpan dalam jangka panjang. Aktivitas Akhir Pekan Seru di Luar Rumah Kalau suasana rumah mulai terasa monoton, saatnya mencari udara segar. Tidak harus pergi jauh karena banyak kegiatan sederhana yang bisa dilakukan di sekitar tempat tinggal. 6. Piknik Hemat di Taman Piknik keluarga tidak harus dilakukan di destinasi wisata mahal. Taman kota atau ruang terbuka yang nyaman bisa menjadi pilihan. Cukup membawa tikar, air minum, dan bekal dari rumah. Setelah makan, keluarga bisa berjalan santai atau membiarkan anak bermain di area terbuka. Membawa makanan sendiri juga dapat membuat kegiatan lebih hemat sekaligus memberi kesempatan untuk menyiapkan bekal bersama sebelum berangkat. 7. Jalan Santai atau Bersepeda Akhir pekan bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengajak keluarga bergerak bersama. Jalan kaki, jogging ringan, bersepeda, atau bermain bola bisa dipilih sesuai usia dan kondisi fisik anggota keluarga. Tidak perlu memasang target olahraga yang rumit. Tujuan utamanya adalah bergerak sambil menikmati waktu bersama. Jika memiliki anak kecil, pilih rute yang aman dan sesuaikan durasi dengan kemampuan mereka. 8. Berkunjung ke Tempat yang Bikin Penasaran Akhir pekan juga bisa menjadi kesempatan untuk rekreasi sambil belajar. Museum, perpustakaan, kebun binatang, galeri, taman edukasi, atau tempat bersejarah dapat menjadi pilihan. Anak tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga memiliki bahan cerita setelah perjalanan selesai. Supaya tidak terasa seperti kegiatan sekolah, orang tua bisa mengajak anak memilih sendiri tempat yang ingin dikunjungi. Dengan begitu, mereka merasa memiliki peran dalam menentukan agenda keluarga. 9. Main Air Bareng Kolam renang atau waterpark bisa menjadi pilihan ketika keluarga ingin melakukan aktivitas yang lebih aktif. Berenang dan bermain air dapat membuat akhir pekan terasa berbeda dari rutinitas di rumah. Namun, keselamatan tetap harus menjadi prioritas, terutama ketika membawa anak-anak. Pastikan anak berada dalam pengawasan orang dewasa dan gunakan fasilitas sesuai aturan yang berlaku. 10. Eksplorasi Lingkungan Sekitar Tidak perlu langsung merencanakan perjalanan jauh. Coba ajak keluarga berjalan-jalan di lingkungan sekitar dan mencari tempat yang belum pernah dikunjungi. Bisa berupa taman baru, area kuliner lokal, pasar akhir pekan, ruang publik, atau jalur jalan kaki yang aman. Kegiatan sederhana ini justru bisa menjadi cara menarik untuk melihat lingkungan tempat tinggal dari sudut pandang berbeda. Biar Akhir Pekan Nggak Berakhir dengan Semua Sibuk Main HP Salah satu tantangan saat quality time keluarga adalah setiap orang tetap sibuk dengan layar masing-masing. Karena itu, sebelum kegiatan dimulai, keluarga bisa membuat kesepakatan kecil tentang penggunaan gadget. Tidak harus benar-benar melarang ponsel sepanjang hari. Misalnya, selama makan bersama atau ketika sedang bermain permainan keluarga, semua orang menyimpan ponsel terlebih dahulu. Aturan sederhana tersebut dapat membuat interaksi menjadi lebih fokus. Setelah kegiatan selesai, waktu untuk mengambil foto atau membagikan momen ke media sosial tetap bisa dilakukan. Pilih Aktivitas Sesuai Budget dan Energi Keluarga Tidak semua akhir pekan harus dibuat penuh aktivitas. Jika seluruh anggota keluarga sedang lelah, kegiatan sederhana di rumah justru bisa menjadi pilihan yang lebih nyaman. Sebaliknya, ketika semua sedang bersemangat, aktivitas luar ruangan bisa menjadi kesempatan untuk bergerak sekaligus mencari suasana baru. Beberapa pilihan berdasarkan situasi: Budget minim: memasak, board game, berkebun, atau movie night. Ingin banyak bergerak: bersepeda, jogging, berenang, atau bermain bola. Ingin sambil belajar: museum, perpustakaan, kebun binatang, atau wisata edukasi. Ingin santai: piknik, jalan sore, atau berkebun. Ingin mengurangi screen time: permainan tradisional, proyek kreatif, atau aktivitas luar ruangan. Tidak Perlu Menunggu Liburan untuk Menciptakan Kenangan Quality time keluarga sebenarnya tidak harus menunggu liburan panjang. Beberapa jam di akhir pekan sudah cukup untuk menciptakan pengalaman yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Memasak satu menu bersama, tertawa ketika bermain permainan, merawat tanaman, atau duduk di taman sambil mengobrol mungkin terlihat sederhana. Namun, justru momen-momen seperti itulah yang dapat menjadi kenangan keluarga. Pada akhirnya, aktivitas akhir pekan seru bersama keluarga bukan tentang seberapa mahal tempat yang dikunjungi atau seberapa banyak agenda yang berhasil dilakukan. Yang lebih penting adalah kesempatan untuk hadir sepenuhnya, saling mendengarkan, dan menikmati waktu bersama tanpa terburu-buru. Jadi, akhir pekan ini mau pilih aktivitas yang mana?

Gaya Hidup 20 Sep 2026

5 Destinasi Wisata Keluarga di Jepara untuk Akhir Pekan 2026, View Memukau dan Cocok untuk Anak

Menghabiskan akhir pekan bersama keluarga tidak harus selalu dilakukan di kota besar. Wisata keluarga di Jepara bisa menjadi alternatif menarik bagi Anda yang ingin menikmati suasana alam, bermain air, atau sekadar bersantai sambil melihat panorama laut. Kabupaten di pesisir utara Jawa Tengah ini memiliki karakter wisata yang cukup beragam. Selain pantai, Jepara juga menyimpan kawasan sungai alami di lereng Muria serta destinasi rekreasi yang menawarkan fasilitas untuk keluarga. Bagi yang sedang menyusun agenda liburan 2026, berikut lima destinasi wisata Jepara yang bisa dipertimbangkan untuk perjalanan akhir pekan. 1. Wisata Alam Kali Ndayung, Menikmati Sejuknya Lereng Muria Jika keluarga lebih menyukai suasana alami daripada kawasan wisata yang ramai, Kali Ndayung dapat menjadi pilihan. Destinasi ini berada di Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara. Kawasannya berada di lereng Muria dan memiliki aliran sungai dengan bebatuan alami serta pepohonan yang cukup rindang. Suasana tersebut membuat Kali Ndayung cocok untuk bersantai sambil menikmati udara segar. Pengunjung juga dapat bermain air, tetapi keselamatan tetap perlu menjadi perhatian, terutama ketika membawa anak-anak. Pemerintah Kabupaten Jepara turut mendorong pengembangan kawasan wisata Batealit, termasuk Kali Ndayung, sebagai bagian dari paket wisata terpadu. Perkiraan biaya: Tiket masuk sekitar Rp3.000 per orang. Ojek menuju lokasi sekitar Rp10.000 berdasarkan informasi yang tersedia. Tarif dapat berubah mengikuti kebijakan pengelola. Cocok untuk Keluarga yang Suka Wisata Alam Kali Ndayung lebih tepat bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu dengan aktivitas sederhana. Tidak banyak wahana buatan yang menjadi daya tarik utama, tetapi justru kondisi alamnya memberikan pengalaman berbeda. 2. Jepara Ourland Park, Pilihan Seru untuk Bermain Air Kalau anak-anak lebih suka bermain air, Jepara Ourland Park bisa dimasukkan ke dalam itinerary. Berada di kawasan Pantai Mororejo, Kecamatan Mlonggo, tempat rekreasi ini menawarkan berbagai fasilitas air, mulai dari kolam renang dan seluncuran hingga lazy river. Tersedia pula zona satwa yang dapat menjadi pilihan aktivitas tambahan bagi keluarga. Fasilitas pendukungnya juga cukup lengkap, seperti gazebo, toilet, kamar bilas, musala, hingga poliklinik. Salah satu keuntungannya, tiket masuk Jepara Ourland Park juga memberikan akses keluar-masuk ke kawasan Pantai Mororejo. Informasi tiket: Weekday: sekitar Rp35.000 per orang. Weekend: sekitar Rp50.000 per orang. Anak dengan tinggi badan di atas 85 cm dikenakan tiket reguler. Karena aktivitas utamanya berkaitan dengan air, orang tua sebaiknya tetap mengawasi anak selama berada di kolam maupun wahana. 3. Jepara Marina Beach Bungalows, Staycation dengan Panorama Laut Liburan keluarga tidak selalu harus dipenuhi aktivitas. Jika ingin menikmati akhir pekan dengan suasana lebih tenang, Jepara Marina Beach Bungalows bisa menjadi pilihan untuk menginap sekaligus menikmati pemandangan pesisir. Akomodasi ini berada di Jalan Undip Raya, Jepara. Lokasinya berada di tepi pantai dan dilengkapi kolam renang outdoor. Beberapa tipe kamar juga menawarkan pemandangan laut. Keberadaannya yang dekat dengan kawasan Pantai Teluk Awur membuat tempat ini cukup strategis bagi wisatawan yang ingin menikmati beberapa destinasi pesisir Jepara dalam satu perjalanan. Perkiraan harga: sekitar US$26-US$33 per malam berdasarkan harga yang tercantum pada platform pemesanan saat pencarian. Tarif dapat berubah berdasarkan tanggal, tipe kamar, dan ketersediaan. Pilihan bagi Keluarga yang Ingin Liburan Lebih Santai Menginap di kawasan pesisir memungkinkan keluarga menikmati waktu tanpa harus berpindah destinasi sepanjang hari. Pagi bisa digunakan untuk menikmati suasana pantai, sedangkan sore dapat diisi dengan berjalan-jalan atau menikmati matahari terbenam. 4. Pantai Teluk Awur, Santai Menikmati Angin Laut Bagi keluarga yang ingin menikmati wisata pantai tanpa agenda yang terlalu padat, Pantai Teluk Awur patut dipertimbangkan. Destinasi ini berada di kawasan Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Hamparan laut dan suasana pesisir menjadi daya tarik utamanya. Aktivitas yang dapat dilakukan pun cukup sederhana, seperti: Bermain pasir bersama anak. Duduk santai menikmati angin laut. Berjalan-jalan di sepanjang pantai. Berburu foto dengan latar laut. Menunggu suasana matahari terbenam. Perkiraan tiket: sekitar Rp5.000 per orang berdasarkan informasi wisata yang tersedia. Biaya parkir dapat dikenakan secara terpisah dan tarifnya bisa berubah. Waktu sore menjadi salah satu momen yang menarik untuk berkunjung karena suasana pantai biasanya terasa lebih nyaman dibandingkan ketika matahari sedang terik. 5. Pantai Mororejo, Bisa Sekaligus ke Ourland Park Pilihan terakhir adalah Pantai Mororejo yang berada di Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo. Keunggulan destinasi ini salah satunya terletak pada lokasinya yang berdekatan dengan Jepara Ourland Park. Kondisi tersebut memungkinkan keluarga menggabungkan dua jenis aktivitas dalam satu perjalanan. Setelah bermain di wahana air, waktu berikutnya dapat digunakan untuk menikmati suasana pantai. Pengunjung dapat berjalan-jalan di tepi pantai, bermain pasir, menikmati angin laut, atau mencari spot foto dengan latar perairan. Perkiraan biaya: siapkan sekitar Rp10.000 untuk parkir berdasarkan informasi kunjungan yang tersedia. Tarif terbaru sebaiknya dikonfirmasi kepada pengelola saat datang. Mana Wisata Keluarga di Jepara yang Paling Cocok? Setiap destinasi memiliki karakter yang berbeda. Karena itu, pilihan tempat wisata sebaiknya disesuaikan dengan usia anak dan aktivitas yang paling disukai keluarga. Destinasi Cocok untuk Kali Ndayung Menikmati alam dan udara sejuk Jepara Ourland Park Bermain air dan aktivitas anak Jepara Marina Beach Bungalows Staycation dan relaksasi Pantai Teluk Awur Bermain pasir dan menikmati sunset Pantai Mororejo Wisata pantai sekaligus bermain air Jika membawa anak kecil, destinasi dengan fasilitas lengkap seperti Jepara Ourland Park dapat menjadi pilihan praktis. Sementara itu, keluarga yang ingin suasana lebih tenang bisa memilih pantai atau akomodasi di tepi laut. Tips Liburan Keluarga di Jepara Agar perjalanan akhir pekan tetap nyaman, beberapa hal berikut sebaiknya diperhatikan: Cek tarif dan jam operasional terbaru sebelum berangkat karena informasi dapat berubah. Bawa pakaian ganti jika memasukkan wisata air atau pantai ke dalam itinerary. Siapkan perlindungan dari matahari, terutama ketika beraktivitas di kawasan terbuka. Awasi anak saat bermain air dan jangan mengabaikan kondisi cuaca maupun arus. Atur destinasi berdasarkan lokasi agar waktu perjalanan tidak terlalu banyak terbuang. Siapkan uang tunai sebagai cadangan untuk tiket, parkir, maupun kebutuhan di lokasi. Untuk perjalanan dua hari, misalnya, keluarga dapat mengombinasikan wisata alam dan pantai pada hari pertama, kemudian menghabiskan hari kedua di destinasi bermain air atau memilih staycation yang lebih santai. Jepara Punya Pilihan Wisata untuk Berbagai Gaya Liburan Lima wisata keluarga di Jepara tersebut menunjukkan bahwa liburan akhir pekan tidak harus memiliki agenda yang rumit. Kali Ndayung menawarkan kesejukan alam, Jepara Ourland Park menghadirkan aktivitas air, Jepara Marina Beach Bungalows cocok untuk staycation, sementara Teluk Awur dan Mororejo memberikan pengalaman menikmati suasana pesisir. Dengan memilih destinasi berdasarkan kebutuhan keluarga, perjalanan ke Jepara bisa terasa lebih nyaman sekaligus tetap menyenangkan. Jadi, sudah menentukan destinasi mana yang akan masuk itinerary akhir pekan Anda?

Rekomendasi 23 Aug 2026

5 Tempat Wisata di Bandung untuk Liburan Akhir Pekan, Tiket Mulai Rp30 Ribuan

Mencari tempat wisata di Bandung untuk mengisi akhir pekan tidak harus selalu berarti perjalanan jauh. Kota Bandung dan kawasan sekitarnya memiliki banyak destinasi yang menawarkan suasana sejuk, pemandangan menarik, hingga aktivitas yang bisa dinikmati bersama keluarga. Bagi wisatawan yang ingin melepas penat setelah menjalani rutinitas, kawasan Lembang dan Bandung Utara bisa menjadi pilihan. Selain menawarkan udara yang relatif sejuk, sejumlah destinasi di kawasan tersebut juga menyediakan berbagai fasilitas sehingga cocok untuk liburan bersama anak, pasangan, maupun teman. Menariknya, beberapa tempat wisata di Bandung dapat dikunjungi dengan harga tiket mulai Rp30 ribuan. Berikut lima rekomendasi yang bisa dimasukkan ke dalam agenda akhir pekan. 1. Orchid Forest Cikole, Menikmati Sejuknya Hutan Pinus Bagi pencinta alam, Orchid Forest Cikole dapat menjadi salah satu pilihan. Destinasi ini berada di kawasan hutan pinus Cikole, Lembang, sehingga suasananya terasa berbeda dari kawasan perkotaan Bandung. Tidak hanya menawarkan pepohonan pinus yang rindang, kawasan wisata ini juga memiliki koleksi anggrek serta beragam spot foto. Pengunjung dapat berjalan-jalan menikmati suasana alam sekaligus mengabadikan momen di sejumlah area yang tersedia. Informasi kunjungan: Alamat: Genteng, Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Jam operasional: Senin-Kamis 10.00-18.00 WIB; Jumat 09.00-18.00 WIB; Sabtu-Minggu 08.00-19.00 WIB. Harga tiket: sekitar Rp40.000, belum termasuk biaya sejumlah wahana. Fasilitas: area parkir, restoran, toilet, wahana permainan, mobil golf, dan fasilitas lainnya. Karena sebagian area berada di lingkungan terbuka, pakaian yang nyaman dan alas kaki yang tidak licin akan membantu wisatawan lebih leluasa menjelajah. 2. Floating Market Lembang, Berburu Kuliner di Area Terapung Jika liburan terasa kurang lengkap tanpa mencicipi makanan, Floating Market Lembang bisa menjadi destinasi yang menarik. Konsep pasar terapung menjadi daya tarik utama tempat ini. Berbagai makanan dijajakan menggunakan perahu sehingga pengalaman wisata kuliner terasa berbeda dibandingkan tempat makan pada umumnya. Selain mencicipi kuliner, pengunjung dapat menikmati kawasan danau serta mencoba sejumlah aktivitas rekreasi, termasuk sepeda air dan wahana lainnya. Informasi kunjungan: Alamat: Jalan Grand Hotel No. 33E, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Jam operasional: Senin-Jumat 09.00-18.00 WIB; Sabtu-Minggu 09.00-19.00 WIB. Harga tiket: sekitar Rp40.000. Fasilitas: toilet, ATM, wahana air, dan fasilitas rekreasi lainnya. Cocok untuk Liburan Keluarga Floating Market Lembang dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin menggabungkan aktivitas kuliner dan rekreasi dalam satu lokasi. Anak-anak juga memiliki berbagai pilihan kegiatan sehingga tidak hanya diajak berkeliling melihat pemandangan. 3. Farm House Susu Lembang, Wisata Sambil Bermain Membawa anak saat berlibur? Farm House Susu Lembang bisa menjadi salah satu alternatif yang patut dipertimbangkan. Destinasi ini mengusung konsep pedesaan bergaya Eropa yang menjadi salah satu daya tarik visualnya. Selain menikmati suasana kawasan, pengunjung juga dapat berinteraksi dengan sejumlah satwa dan melihat area peternakan mini. Konsep tersebut membuat perjalanan tidak hanya berisi hiburan. Anak-anak juga bisa mendapatkan pengalaman mengenal hewan dan lingkungan peternakan melalui aktivitas wisata yang lebih santai. Informasi kunjungan: Alamat: Jalan Raya Lembang No. 108, Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Jam operasional: Senin-Jumat 09.00-18.00 WIB; Sabtu-Minggu 08.00-19.00 WIB. Harga tiket: sekitar Rp35.000 per orang. Fasilitas: area parkir, restoran, dan wahana ramah keluarga. Farm House bisa menjadi pilihan terutama bagi keluarga yang mencari tempat wisata dengan kombinasi rekreasi, suasana tematik, dan aktivitas edukatif sederhana. 4. The Great Asia Africa, Keliling Dunia Tanpa Keluar Bandung Ingin mendapatkan pengalaman wisata dengan suasana berbagai negara? The Great Asia Africa menghadirkan sejumlah kawasan tematik yang terinspirasi dari negara seperti Jepang, Korea, India, serta beberapa wilayah lainnya. Pengunjung tidak hanya diajak menikmati dekorasi dan arsitektur tematik. Tersedia pula penyewaan pakaian tradisional, seperti kimono dan hanbok, yang dapat digunakan untuk melengkapi pengalaman berwisata. Beragam pilihan makanan juga tersedia sehingga wisatawan bisa menjelajahi suasana sekaligus mencoba kuliner dengan karakter berbeda. Informasi kunjungan: Alamat: Jalan Raya Lembang Bandung No. 71, Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Jam operasional: Senin-Jumat 09.00-18.00 WIB; Sabtu-Minggu 08.00-19.00 WIB. Harga tiket: sekitar Rp50.000. Fasilitas: area parkir, toilet, musala, restoran, ATM, serta penyewaan pakaian tradisional. Destinasi ini juga menarik bagi wisatawan yang gemar fotografi karena konsep setiap area memberikan latar yang berbeda. 5. Dago Dreampark, Pilihan untuk Pencinta Wahana Bagi wisatawan yang ingin liburan lebih aktif, Dago Dreampark menawarkan berbagai wahana rekreasi di kawasan outdoor. Pilihan aktivitasnya cukup beragam, mulai dari flying fox, wall climbing, ATV, perahu dayung, kora-kora, hingga permainan lainnya. Karena tersedia banyak wahana, Dago Dreampark dapat menjadi pilihan bagi keluarga maupun kelompok teman yang ingin menghabiskan waktu dengan aktivitas yang lebih dinamis. Informasi kunjungan: Alamat: Jalan Dago Giri No. Km 2.2, Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Jam operasional: Senin-Jumat 09.00-17.00 WIB; Sabtu-Minggu 08.00-18.00 WIB. Harga tiket: sekitar Rp30.000 pada hari biasa dan Rp35.000 saat akhir pekan. Fasilitas: berbagai wahana outdoor, toilet, dan area parkir. Perlu diperhatikan bahwa tiket masuk belum tentu mencakup seluruh wahana. Beberapa aktivitas dapat dikenakan biaya tambahan. Mana Tempat Wisata di Bandung yang Paling Cocok? Lima destinasi tersebut menawarkan pengalaman yang berbeda sehingga pilihan terbaik bergantung pada gaya liburan. Ingin suasana alam: Orchid Forest Cikole. Suka kuliner dan aktivitas keluarga: Floating Market Lembang. Liburan bersama anak: Farm House Susu Lembang. Gemar foto dengan konsep tematik: The Great Asia Africa. Mencari wahana dan aktivitas outdoor: Dago Dreampark. Jika membawa anak kecil, perhatikan juga jarak berjalan kaki, kondisi cuaca, serta jenis aktivitas yang tersedia. Sementara bagi wisatawan yang ingin mengunjungi lebih dari satu destinasi, sebaiknya mempertimbangkan rute agar waktu perjalanan tidak terlalu banyak tersita di jalan. Tips Sebelum Liburan ke Bandung Agar perjalanan akhir pekan berjalan lebih nyaman, beberapa hal sederhana sebaiknya dipersiapkan: Cek jam operasional terbaru. Jadwal dapat berubah karena kebijakan pengelola atau agenda tertentu. Siapkan metode pembayaran yang sesuai. Sebaiknya tetap membawa uang tunai sebagai cadangan. Gunakan pakaian nyaman. Kawasan Lembang dapat terasa lebih sejuk, terutama pada pagi dan sore hari. Periksa harga tiket sebelum berangkat. Tarif masuk maupun biaya wahana dapat berubah. Berangkat lebih awal. Akhir pekan biasanya membuat sejumlah destinasi dan jalur menuju Lembang lebih ramai. Sesuaikan destinasi dengan usia anggota keluarga. Tidak semua wahana cocok untuk anak kecil atau lansia. Lima Destinasi, Lima Pengalaman Berbeda Dengan tiket mulai sekitar Rp30 ribuan, wisatawan memiliki cukup banyak pilihan untuk mengisi akhir pekan di Bandung. Mulai dari menikmati udara sejuk di tengah hutan pinus, berburu kuliner di pasar terapung, mengajak anak mengenal satwa, menjelajahi kawasan tematik, hingga mencoba wahana yang memacu adrenalin. Jadi, sebelum menentukan tujuan, tentukan lebih dulu jenis pengalaman yang ingin didapat. Dengan begitu, liburan tidak hanya lebih hemat, tetapi juga terasa lebih sesuai dengan kebutuhan keluarga atau teman perjalanan.

Rekomendasi 23 Aug 2026

Liburan ke Bandung Selatan? Ini 4 Wisata Ramah Anak di Pangalengan yang Lagi Hits

Menghabiskan akhir pekan di kawasan pegunungan bisa menjadi pilihan menarik bagi keluarga yang ingin sejenak menjauh dari kepadatan kota. Udara sejuk, hamparan perkebunan teh, dan pemandangan alam menjadi daya tarik tersendiri yang membuat Pangalengan kerap dipilih sebagai tujuan wisata keluarga di Bandung Selatan. Namun, bepergian bersama anak membutuhkan pertimbangan lebih. Destinasi yang dipilih sebaiknya tidak hanya menawarkan pemandangan menarik, tetapi juga memiliki akses yang relatif mudah, area aktivitas yang aman, serta fasilitas pendukung untuk keluarga. Kabar baiknya, sejumlah wisata ramah anak di Pangalengan menawarkan pengalaman menikmati alam tanpa mengharuskan keluarga menjalani trekking berat. Jika sedang menyusun rencana liburan akhir pekan, berikut empat destinasi yang dapat dipertimbangkan. 1. Taman Langit Pangalengan, Menikmati Kebun Teh Tanpa Trekking Berat Nama Taman Langit Pangalengan mungkin lebih sering dikaitkan dengan aktivitas menikmati sunrise dan lautan awan. Namun, kawasan ini juga dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati suasana pegunungan dengan aktivitas yang relatif ringan. Salah satu daya tariknya adalah jalur dan jembatan kayu yang berada di area perkebunan teh. Infrastruktur tersebut membuat pengunjung dapat menikmati pemandangan tanpa harus berjalan melewati medan tanah atau bebatuan yang berat. Bagi keluarga yang membawa anak, area seperti ini memberikan ruang untuk berjalan-jalan sekaligus menikmati pemandangan. Kenapa cocok untuk keluarga? Jalur kayu relatif lebih mudah dilalui. Pemandangan perkebunan teh bisa dinikmati tanpa pendakian ekstrem. Tersedia fasilitas pendukung seperti toilet dan musala. Banyak area yang dapat dimanfaatkan untuk berfoto bersama keluarga. Meski demikian, orang tua tetap perlu mendampingi anak, terutama ketika berada di area dengan ketinggian atau dekat tepian jalur. 2. Situ Cileunca, Piknik Santai di Tepi Danau Berbicara tentang wisata Pangalengan, Situ Cileunca tentu menjadi salah satu destinasi yang sulit dilewatkan. Danau yang dikelilingi lanskap hijau ini tidak harus dinikmati melalui aktivitas ekstrem seperti rafting. Keluarga dapat memilih kegiatan yang lebih santai dengan memanfaatkan kawasan sekitar danau. Area padang rumput di tepian Situ Cileunca dapat menjadi tempat untuk menggelar tikar dan menikmati bekal bersama. Anak-anak juga memiliki ruang untuk bergerak dan bermain selama tetap berada dalam pengawasan orang tua. Selain piknik, pengunjung dapat menikmati pengalaman menaiki perahu yang tersedia di kawasan tersebut. Aktivitas ini bisa menjadi cara sederhana untuk mengenalkan anak pada lingkungan perairan sekaligus menikmati pemandangan dari sisi berbeda. Aktivitas keluarga di Situ Cileunca Piknik di area terbuka. Menikmati pemandangan danau. Naik perahu bersama keluarga. Mengabadikan foto keluarga. Menikmati suasana sejuk Pangalengan. Jika membawa anak kecil, orang tua tetap perlu memperhatikan keselamatan, terutama ketika berada di dekat air. 3. Kampung Singkur, Bermain Air di Tengah Hutan Pinus Bagi keluarga yang ingin memperkenalkan anak pada suasana alam, Kampung Singkur dapat menjadi pilihan menarik. Kawasan ini menawarkan nuansa hutan pinus yang sejuk dengan aliran sungai sebagai salah satu daya tariknya. Aktivitas bermain air dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak, terutama ketika mereka ingin mengeksplorasi lingkungan secara langsung. Namun, area sungai tetap memiliki risiko meskipun terlihat dangkal. Anak sebaiknya tidak dibiarkan bermain sendiri dan perlu terus berada dalam pengawasan orang dewasa. Selain area alam, keberadaan warung makan di sekitar kawasan juga membuat keluarga lebih mudah beristirahat setelah bermain. Apa yang menarik untuk keluarga? Kampung Singkur menawarkan kombinasi antara aktivitas luar ruangan dan fasilitas yang cukup praktis. Setelah anak puas bermain, keluarga dapat beristirahat sambil menikmati makanan di area sekitar. Konsep tersebut membuat destinasi ini tidak hanya cocok untuk sekadar berfoto, tetapi juga memberikan pengalaman interaksi langsung dengan lingkungan alam. 4. Wayang Windu Panenjoan, Spot Foto Keluarga dengan Lanskap Teh Jika mencari tempat dengan pemandangan kebun teh yang luas sekaligus memiliki banyak spot foto, Wayang Windu Panenjoan dapat dimasukkan ke dalam itinerary. Kawasan ini menawarkan hamparan perkebunan teh dengan kontur perbukitan. Salah satu daya tarik yang mudah dikenali adalah jembatan kayu yang membentang di tengah lanskap hijau. Jalur tersebut memberikan kesempatan bagi keluarga untuk berjalan santai sambil menikmati pemandangan. Saat sore, perubahan cahaya dan kabut tipis yang terkadang muncul dapat menciptakan suasana yang semakin menarik untuk fotografi. Waktu terbaik untuk berkunjung Jika ingin mendapatkan suasana yang lebih nyaman sekaligus pencahayaan foto yang menarik, sore hari dapat menjadi salah satu pilihan. Namun, kondisi cuaca di kawasan pegunungan dapat berubah dengan cepat sehingga keluarga sebaiknya tetap membawa perlengkapan yang sesuai. Tips Memilih Wisata Ramah Anak di Pangalengan Memilih destinasi untuk keluarga tidak cukup hanya melihat popularitas tempat. Faktor keselamatan dan kenyamanan anak juga perlu menjadi pertimbangan. Sebelum berangkat, perhatikan beberapa hal berikut: Pilih destinasi dengan akses yang sesuai kemampuan anak. Pastikan anak selalu berada dalam pengawasan orang dewasa. Bawa jaket karena suhu Pangalengan dapat terasa cukup dingin. Siapkan pakaian ganti jika anak berencana bermain air. Gunakan alas kaki yang nyaman dan tidak mudah licin. Bawa obat-obatan pribadi dan perlengkapan dasar. Hindari memaksakan terlalu banyak destinasi dalam satu hari. Khusus untuk aktivitas yang berkaitan dengan sungai, danau, atau area berketinggian, orang tua sebaiknya memberikan perhatian lebih terhadap batas aman area bermain. Lengkapi Liburan dengan Kuliner Sunda Setelah puas menjelajahi berbagai wisata ramah anak di Pangalengan, perjalanan dapat ditutup dengan menikmati kuliner lokal. Kawasan sekitar Situ Cileunca maupun area Nuansa Riung Gunung memiliki pilihan tempat makan yang dapat menjadi persinggahan keluarga. Konsep lesehan bisa menjadi pilihan karena memberikan ruang yang lebih fleksibel bagi keluarga untuk beristirahat. Menu khas seperti nasi liwet, ikan bakar, serta susu murni Pangalengan juga dapat melengkapi pengalaman wisata. Bagi keluarga yang membawa anak, tempat makan dengan area luas dan fasilitas pendukung yang memadai tentu menjadi nilai tambah. Dengan begitu, waktu makan tidak hanya menjadi jeda sebelum pulang, tetapi juga bagian dari pengalaman liburan. Pangalengan Bisa Jadi Pilihan Liburan Keluarga Akhir Pekan Pangalengan memiliki cukup banyak pilihan destinasi yang dapat disesuaikan dengan karakter masing-masing keluarga. Taman Langit dan Wayang Windu Panenjoan cocok untuk menikmati perkebunan teh, sementara Situ Cileunca menawarkan suasana danau yang lebih santai. Jika ingin mengajak anak berinteraksi langsung dengan alam, Kampung Singkur dapat menjadi alternatif. Keempat tempat tersebut menunjukkan bahwa liburan keluarga di Bandung Selatan tidak selalu harus diisi dengan aktivitas berat. Dengan memilih destinasi yang tepat, anak tetap bisa bermain dan mengeksplorasi alam, sementara orang tua dapat menikmati suasana pegunungan tanpa harus menguras tenaga. Yang terpenting, sesuaikan destinasi dengan usia dan kondisi anak, perhatikan cuaca, serta utamakan keselamatan selama perjalanan. Dengan perencanaan sederhana tersebut, akhir pekan di Pangalengan bisa menjadi momen keluarga yang menyenangkan sekaligus berkesan.

Rekomendasi 22 Aug 2026

5 Tempat Makan di Braga Bandung yang Enak dan Terjangkau, Pilihan Kulineran Saat Akhir Pekan

Mencari tempat makan di Braga Bandung bisa menjadi bagian menarik dari agenda liburan. Setelah berjalan menyusuri kawasan Jalan Braga, wisatawan tidak perlu pergi jauh untuk menemukan pilihan kuliner dengan konsep dan menu yang beragam. Braga bukan hanya identik dengan bangunan bersejarah dan suasana jalan yang khas. Kawasan ini juga menawarkan pilihan makanan mulai dari hidangan Thailand, olahan ayam dan kulit, steak, pasta, pastry, hingga seafood. Sejumlah tempat makan bahkan memiliki kisaran harga yang cukup bersahabat untuk wisatawan yang ingin kulineran tanpa mengeluarkan bujet terlalu besar. Karena lokasinya saling berdekatan, wisatawan juga bisa menyusun perjalanan dengan konsep jalan kaki sambil kulineran. Misalnya, menikmati makan siang terlebih dahulu, berkeliling kawasan Braga, kemudian berhenti lagi untuk menikmati camilan atau makan malam. Berikut lima tempat makan di Braga Bandung yang dapat masuk daftar kulineran akhir pekan. 1. Noi Nan Pat Chawadee, Kuliner Thailand di Tengah Braga Noi Nan Pat Chawadee menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin mencoba sesuatu berbeda dari kuliner Indonesia. Restoran ini menghadirkan berbagai menu bercita rasa Thailand dengan pilihan makanan yang cukup beragam. Beberapa hidangan yang dapat ditemukan antara lain Pad Kra Pao, nasi Hainan ayam goreng, nasi telur, sate kulit, hingga minuman seperti Thai tea jelly. Dengan pilihan makanan tersebut, tempat ini bisa disesuaikan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari makan berat hingga sekadar mencari camilan dan minuman setelah berjalan-jalan. Informasi jam operasional dapat berubah, tetapi berbagai sumber terbaru mencatat tempat ini memiliki jam buka yang cukup panjang, bahkan hingga dini hari. Cocok untuk: pencinta kuliner Thailand dan wisatawan yang ingin mencari tempat makan malam di kawasan Braga. 2. Nasi Kulit Maradona, Pilihan untuk Pencinta Ayam dan Kulit Kalau selera kamu lebih condong ke makanan gurih dan berbumbu, Nasi Kulit Maradona bisa menjadi salah satu pilihan. Menu berbahan dasar ayam dan kulit menjadi daya tarik utama tempat makan ini. Selain olahan kulit ayam, tersedia pula ayam goreng, ayam geprek krispi, bebek goreng, sate ayam, sate kulit, kulit ayam sambal taichan, hingga pilihan seafood. Lokasinya berada di kawasan Jalan Braga, sehingga cukup praktis dikunjungi setelah wisatawan selesai menikmati suasana kawasan tersebut. Bagi yang datang bersama teman, pilihan menu yang beragam juga membuat setiap orang bisa memesan makanan sesuai selera. Tips Kuliner Hemat di Braga Agar bujet tidak cepat habis, kamu bisa menentukan terlebih dahulu apakah ingin makan berat atau sekadar ngemil. Kawasan Braga memiliki pilihan dengan rentang harga yang cukup beragam, sehingga tidak selalu harus memilih restoran dengan menu mahal. 3. Steak and Pasta Braga, Mau Western Food Tanpa Keluar dari Kawasan Braga? Steak & Pasta Braga bisa menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati makanan bergaya western. Seperti namanya, pilihan menunya berfokus pada steak dan pasta. Beberapa menu yang tersedia antara lain steak ayam krispi, tenderloin steak, sirloin steak, spaghetti aglio olio, hingga mac and cheese. Yang menarik, tempat ini berada di Jalan Braga No.107, sehingga wisatawan tidak perlu berpindah jauh untuk mencari menu western setelah berjalan-jalan. Pilihan paket untuk makan bersama juga tersedia sehingga tempat ini dapat dipertimbangkan ketika datang bersama keluarga atau rombongan. Berdasarkan informasi bisnis terbaru, tempat ini beroperasi sekitar pukul 10.30–22.30 WIB dan berada pada kisaran harga Rp25.000–Rp50.000 per orang menurut data bisnis yang tersedia. Steak & Pasta Braga Cocok untuk: makan bersama teman, keluarga, atau pasangan yang ingin menikmati steak dan pasta dengan suasana Braga. 4. Braga Bakkerij, Saatnya Istirahat dengan Pastry dan Kudapan Tidak semua agenda kuliner harus diisi makanan berat. Setelah berjalan kaki cukup jauh, menikmati pastry dan minuman bisa menjadi pilihan yang lebih santai. Braga Bakkerij menawarkan berbagai pilihan kue, pastry, dan kudapan yang dapat dinikmati langsung maupun dibawa pulang. Beberapa menu yang disebut dalam daftar pilihan antara lain karamelstroop garam laut, tompouce mangga melati, semprong wafel karamel mentega, pastri lapis tuna kecombrang, serta sejumlah minuman. Tempat ini juga bisa dimasukkan ke itinerary pagi karena jam operasionalnya dimulai lebih awal dibandingkan sejumlah tempat makan lain di kawasan Braga. Ide Itinerary Kuliner Braga Kalau ingin membuat agenda yang tidak terlalu melelahkan, pola sederhana berikut bisa dicoba: Pagi: sarapan atau pastry. Siang: makan berat di salah satu restoran Braga. Sore: jalan-jalan dan berburu foto di kawasan Braga. Malam: lanjut makan malam atau mencari dessert dan minuman. Dengan pola tersebut, wisatawan bisa menikmati Braga tanpa harus berpindah-pindah terlalu jauh. 5. Sambal Pecel Braga, Pilihan untuk Pencinta Masakan Indonesia Sambal Pecel Braga dapat dipilih wisatawan yang lebih nyaman dengan makanan Indonesia. Menu yang tersedia cukup beragam, mulai dari ayam goreng, bebek goreng, kulit ayam karamel, seafood campur, hingga cah kangkung. Pilihan ini membuat tempat tersebut cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati makanan dengan cita rasa gurih dan pedas. Lokasinya berada di kawasan Jalan Braga sehingga mudah dimasukkan ke dalam agenda wisata kuliner. Data bisnis terbaru menunjukkan kisaran harga sekitar Rp25.000–Rp50.000 per orang dengan jam operasional sekitar 10.30–22.30 WIB. Sambal Pecel Braga Bagi yang datang beramai-ramai, pilihan menu lauk dan seafood juga dapat membuat pengalaman makan lebih fleksibel. Mana yang Paling Cocok untuk Kamu? Lima tempat makan di Braga Bandung tersebut menawarkan pengalaman yang berbeda sehingga pilihan terbaik bisa disesuaikan dengan selera. Tempat makan Pilihan utama Cocok untuk Noi Nan Pat Chawadee Kuliner Thailand Pencinta makanan Asia Nasi Kulit Maradona Ayam dan kulit Makan hemat dan mengenyangkan Steak and Pasta Braga Steak & pasta Penggemar western food Braga Bakkerij Pastry & kudapan Nongkrong dan ngemil Sambal Pecel Braga Masakan Indonesia & seafood Pencinta makanan gurih-pedas Braga sendiri memang menarik karena wisata kuliner bisa dipadukan dengan aktivitas lain. Setelah makan, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan dengan menikmati bangunan bersejarah, mencari spot foto, atau sekadar berjalan santai di kawasan Jalan Braga. Sebagai alternatif, kawasan ini juga memiliki pilihan lain seperti Braga Permai, Sumber Hidangan Bakery, dan Bakmie Tjo Kin (Braga) bagi wisatawan yang ingin memperluas pilihan kuliner. Data bisnis terkini menunjukkan harga dan jam operasional setiap tempat dapat berbeda. Sebelum berangkat, sebaiknya cek kembali harga menu, jam operasional, ketersediaan makanan, dan kondisi tempat karena informasi tersebut dapat berubah. Dengan begitu, agenda kulineran di Braga Bandung bisa berjalan lebih lancar tanpa kejutan pada bujet maupun jadwal.  

Rekomendasi 15 Aug 2026

10 Kuliner Bandung untuk Libur Panjang 15–17 Agustus 2026, dari Legendaris hingga Viral

Libur panjang 15–17 Agustus 2026 bisa menjadi momentum yang tepat untuk menjelajahi Bandung. Selain dikenal dengan udara yang relatif sejuk dan beragam destinasi wisata, Kota Bandung juga memiliki pilihan kuliner yang seolah tidak pernah habis untuk dieksplorasi. Letaknya yang mudah dijangkau dari Jakarta dan sejumlah kota di Jawa Barat membuat Bandung kerap menjadi pilihan untuk menghabiskan akhir pekan sekaligus momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Wisatawan dapat menuju Bandung menggunakan kereta cepat Whoosh, kereta api reguler, travel, maupun kendaraan pribadi melalui jalan tol. Bagi wisatawan yang menjadikan makanan sebagai bagian penting dari perjalanan, berburu kuliner Bandung bisa menjadi agenda tersendiri. Pilihannya pun cukup beragam, mulai dari pasar tradisional, makanan Sunda, hidangan bergaya Asia, burger, bakery, hingga kuliner legendaris yang telah bertahan selama puluhan tahun. Berikut 10 tempat kuliner Bandung yang dapat dimasukkan ke dalam itinerary selama libur panjang 15–17 Agustus 2026. 1. Pasar Cihapit, Jelajah Kuliner dalam Satu Kawasan Pasar Cihapit dapat menjadi titik awal bagi wisatawan yang ingin menikmati beragam pilihan makanan dalam satu kawasan. Pasar yang berada di kawasan Bandung Wetan ini menawarkan suasana kuliner yang berbeda karena berbagai makanan dapat ditemukan di sekitar area pasar. Beberapa pilihan yang dapat dicoba antara lain jajanan manis di Cerita Manis, Batagor Kahuripan, hingga Warung Nasi Bu Eha yang dikenal dengan menu makanan rumahan. Lokasinya berada di Jl. Cihapit Jl. Sabang No. 32, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. Selain berburu makanan, kawasan ini juga menarik untuk dijelajahi secara santai karena pengunjung dapat menemukan berbagai pilihan kuliner dalam satu perjalanan. 2. BMB Canteen, Sajian Daging dan Sandwich Pencinta hidangan berbahan daging dan sandwich dapat memasukkan BMB Canteen ke dalam daftar kunjungan. Salah satu menu yang menjadi daya tariknya adalah corned beef sourdough. Tidak hanya itu, tersedia pula Swedish meatballs, pasta, gnocchi, sandwich, dessert, dan kopi. Konsep interiornya mengusung gaya kanteen industrial bernuansa Inggris sehingga memberikan pengalaman makan yang berbeda. BMB Canteen menerapkan konsep dine-in dan tidak menggunakan sistem reservasi. Pengunjung dilayani berdasarkan waktu kedatangan. BMB Canteen berlokasi di Jl. Sirnagalih No. 1, Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. 3. BMB Burger, Burger dengan Sentuhan Berbeda Masih dari keluarga BBQ Mountain Boys, BMB Burger menawarkan pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati burger dengan karakter berbeda. Salah satu menu yang menarik perhatian adalah Cabin Style Burger. Patty yang juicy dipadukan dengan nanas sehingga menghasilkan kombinasi rasa gurih, manis, dan segar. Pilihan lainnya meliputi burger klasik hingga makanan pendamping seperti kentang dan chicken wings. BMB Burger berada di kawasan The Tripark, Jl. Paskal Hyper Square No. 25–27, Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung, tidak jauh dari kawasan pusat kota. 4. Ayam Wangi Seruni, Menu Rumahan yang Menggugah Selera Bagi wisatawan yang menyukai makanan sederhana dengan cita rasa rumahan, Ayam Wangi Seruni dapat menjadi pilihan. Sesuai namanya, olahan ayam menjadi salah satu menu yang ditonjolkan. Ayam goreng serundeng menjadi salah satu sajian yang dapat dicoba karena menawarkan cita rasa gurih dan kaya rempah. Selain menu ayam, tersedia pula berbagai masakan rumahan seperti osengan dan jajanan khas Bandung, termasuk cuanki. Ayam Wangi Seruni berada di Jl. Cimanuk No. 42, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. 5. Rumah Sejoli, Sarapan dengan Nuansa Kopitiam Ingin memulai perjalanan kuliner sejak pagi? Rumah Sejoli dapat dimasukkan ke dalam agenda sarapan. Tempat makan ini mengusung konsep yang terinspirasi dari kopitiam Melayu dan kuliner Singapura. Interior bergaya vintage dengan suasana homey membuat Rumah Sejoli cocok untuk menikmati makanan sekaligus bersantai. Menu yang tersedia cukup beragam, di antaranya: nasi lemak; char kway teow; mi kari; kaya toast; cakue; kue bantal; pisang goreng wijen. Rumah Sejoli berlokasi di Jl. Purnawarman No. 46, Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. 6. Kame Bakehouse, Tempat Nongkrong dengan Menu Beragam Bagi wisatawan yang ingin mencari tempat untuk nongkrong sekaligus menikmati makanan beragam, Kame Bakehouse dapat menjadi alternatif. Pilihan menunya cukup luas, mulai dari nikudon yang populer, sandwich, salad, pasta, donburi, mentaiko, ramen, udon, hingga dessert. Kame Bakehouse berada di Setrasari Mall, B3 No. 88, Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Ragam pilihan tersebut membuat tempat ini cukup fleksibel untuk dikunjungi bersama teman maupun keluarga dengan selera makanan yang berbeda-beda. 7. Batagor Iyan, Kuliner Legendaris Sejak 1983 Berburu kuliner Bandung rasanya belum lengkap tanpa mencicipi batagor. Salah satu pilihan yang dapat dimasukkan dalam itinerary adalah Batagor Iyan di kawasan Leuwi Panjang. Batagor Iyan telah berdiri sejak 1983 dan menawarkan dua pilihan utama, yaitu siomay dan tahu. Dalam informasi yang tercantum pada artikel sumber, harga satu potong batagor disebut sekitar Rp5.000. Lokasinya juga relatif strategis karena berada tidak jauh dari kawasan Terminal Leuwi Panjang. Alamatnya berada di Jl. Leuwi Panjang, Gg. Kebon Kalapa, Situsaeur, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung. Bagi pencinta kuliner legendaris, tempat seperti ini menarik karena perjalanan mencicipi makanan sekaligus dapat menjadi cara untuk mengenal sejarah kuliner Bandung. 8. Drunk Baker, Berburu Roti dan Pastry Tidak semua wisata kuliner harus berupa makanan berat. Drunk Baker dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menjelajahi sajian roti dan pastry. Bakery ini memiliki salah satu produk yang menjadi ciri khas, yakni Hokkaido creamy bread dengan tekstur lembut dan empuk serta isian atau sajian susu yang melimpah. Konsep Japanese bakery yang diusungnya memberikan pilihan berbeda di tengah banyaknya destinasi kuliner Bandung. Drunk Baker berlokasi di Jl. Bahureksa No. 24, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. 9. Warung Ibu Imas, Pilihan Kuliner Sunda yang Legendaris Wisatawan yang ingin mencicipi masakan khas Sunda dapat mengunjungi Warung Ibu Imas. Tempat makan ini telah dikenal sejak era 1980-an dan menawarkan berbagai menu yang lekat dengan cita rasa Sunda. Pilihan makanannya antara lain ayam bakar, gepuk, paru, pepes, sayur asem, serta aneka lalapan. Namun, beberapa sajian yang paling identik dengan Warung Ibu Imas adalah karedok leunca, sambal dadak, selada air, dan jukut goreng. Kombinasi lauk, nasi, lalapan, dan sambal membuat pengalaman makan di tempat ini terasa sederhana tetapi khas. Warung Ibu Imas berada di Jl. Balonggede No. 69/48/93, Balonggede, Kecamatan Regol, Kota Bandung. 10. Bolu Tjilaki, Kuliner untuk Oleh-Oleh Setelah puas mencicipi berbagai makanan di Bandung, jangan lupa menyiapkan buah tangan. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Bolu Tjilaki yang dikenal dengan produk bolu pisangnya. Selain produknya, bangunan toko Bolu Tjilaki juga memiliki nuansa vintage yang menjadi daya tarik tersendiri. Tempat ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin membeli kue sekaligus menikmati suasana kafe. Bolu Tjilaki berlokasi di Cilaki St No. 9, Cihapit, Bandung Wetan, Kota Bandung. Tips Menyusun Rute Wisata Kuliner Saat Libur Panjang Dengan banyaknya pilihan kuliner Bandung, wisatawan sebaiknya tidak memasukkan seluruh tempat dalam satu rute tanpa mempertimbangkan jarak. Pengelompokan berdasarkan kawasan dapat membuat perjalanan lebih efisien. Misalnya, beberapa destinasi di kawasan Bandung Wetan seperti Pasar Cihapit, Ayam Wangi Seruni, Rumah Sejoli, Drunk Baker, dan Bolu Tjilaki dapat dimasukkan ke dalam agenda yang berdekatan. Sementara itu, destinasi di kawasan Sukajadi, Andir, atau Bojongloa Kidul dapat ditempatkan pada waktu berbeda. Beberapa hal yang juga perlu diperhatikan selama libur panjang 15–17 Agustus 2026 antara lain: Susun itinerary sejak awal agar waktu perjalanan lebih terkontrol. Perhatikan jam operasional masing-masing tempat sebelum berangkat. Siapkan alternatif kuliner jika tempat tujuan sedang penuh. Hindari terlalu banyak destinasi dalam satu hari agar perjalanan tidak terasa terburu-buru. Pertimbangkan kondisi lalu lintas, terutama di jalur menuju Bandung dan kawasan pusat kota. Saatnya Berburu Kuliner Bandung Libur panjang 15–17 Agustus 2026 dapat menjadi kesempatan untuk menikmati Bandung dari sisi yang berbeda. Tidak hanya mendatangi tempat wisata, wisatawan juga dapat menjadikan perjalanan kuliner sebagai bagian utama dari itinerary. Sepuluh pilihan di atas menawarkan pengalaman yang beragam. Pasar Cihapit menghadirkan pilihan kuliner dalam satu kawasan, BMB Canteen dan BMB Burger menawarkan hidangan modern, sementara Batagor Iyan dan Warung Ibu Imas membawa cita rasa kuliner legendaris Bandung. Bagi yang ingin menikmati sarapan, tersedia Rumah Sejoli. Penggemar roti dapat mampir ke Drunk Baker, sedangkan Bolu Tjilaki dapat dipilih ketika waktunya berburu oleh-oleh. Dengan perencanaan rute yang matang, wisatawan dapat menikmati lebih banyak kuliner Bandung untuk libur panjang 15–17 Agustus 2026 tanpa terlalu banyak menghabiskan waktu di perjalanan. Yang terpenting, siapkan itinerary sejak awal karena kepadatan lalu lintas berpotensi meningkat selama periode liburan.  

Rekomendasi 11 Aug 2026

5 Gunung dan Bukit di Bandung untuk Day Hike, Destinasi Pendakian Sehari dengan Panorama Memukau

Ingin mengisi akhir pekan dengan aktivitas yang lebih menyegarkan? Tidak selalu harus menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan atau kafe, karena Bandung memiliki banyak pilihan wisata alam yang cocok untuk day hike atau pendakian singkat. Konsep day hike semakin diminati karena memungkinkan pendaki menikmati suasana pegunungan tanpa harus bermalam. Jalurnya relatif singkat, sehingga cocok bagi pemula maupun mereka yang ingin melepas penat dalam satu hari. Berikut beberapa gunung dan bukit di Bandung untuk day hike yang menawarkan pemandangan indah sekaligus pengalaman mendaki yang menyenangkan. 1. Gunung Putri Lembang, Favorit Pendaki Pemula Terletak di kawasan Jayagiri, Lembang, Gunung Putri menjadi salah satu lokasi pendakian paling populer di Bandung. Jalurnya cukup bersahabat sehingga bisa diselesaikan hanya dalam waktu sekitar 30 hingga 60 menit. Meski tidak terlalu tinggi, puncak Gunung Putri yang berada di ketinggian sekitar 1.587 mdpl menyuguhkan panorama Kota Bandung yang memukau. Banyak pendaki memilih memulai perjalanan sebelum subuh agar dapat menikmati matahari terbit dari atas puncak. Daya tarik Gunung Putri: Jalur mudah untuk pemula. Waktu pendakian relatif singkat. Panorama sunrise yang indah. Lokasi mudah dijangkau dari pusat Kota Bandung. 2. Bukit Moko, Tempat Menikmati City Light Bandung Nama Bukit Moko sudah lama dikenal sebagai salah satu lokasi terbaik untuk menikmati panorama Kota Bandung dari ketinggian. Meski area puncaknya dapat diakses menggunakan kendaraan, banyak wisatawan memilih trekking melalui jalur Tahura Ir. H. Djuanda agar pengalaman menyatu dengan alam terasa lebih maksimal. Sepanjang perjalanan, pendaki akan melewati hutan pinus yang sejuk sebelum tiba di gardu pandang dengan panorama kota yang luas. Bukit Moko juga menjadi destinasi favorit untuk menikmati matahari terbit maupun city light saat malam hari. 3. Gunung Manglayang, Pilihan bagi yang Ingin Tantangan Lebih Bagi pencinta alam yang ingin mencoba pendakian dengan tingkat kesulitan sedikit lebih tinggi, Gunung Manglayang bisa menjadi pilihan. Gunung yang memiliki ketinggian sekitar 1.818 mdpl ini menawarkan pengalaman mendaki yang lebih menantang dibandingkan destinasi sebelumnya. Pendakian biasanya ditempuh melalui jalur Barubeureum atau Batu Kuda, dengan estimasi waktu sekitar tiga hingga lima jam tergantung kondisi fisik pendaki. Sesampainya di puncak, hamparan pegunungan dan udara segar menjadi hadiah setelah perjalanan yang cukup menguras tenaga. 4. Bukit Artapela, Hamparan Padang Rumput yang Menenangkan Berada di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Bukit Artapela semakin populer di kalangan pencinta wisata alam. Lanskap perbukitan hijau yang berpadu dengan padang rumput luas membuat lokasi ini cocok dijadikan tempat berburu foto maupun menikmati suasana tenang jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Selain panorama alamnya, matahari terbit di Bukit Artapela juga menjadi daya tarik utama yang selalu diburu wisatawan. Jalur menuju lokasi tidak terlalu berat sehingga cocok untuk pendaki pemula yang ingin mencoba aktivitas hiking ringan. 5. Gunung Batu Lembang, Trek Pendek dengan Pemandangan Spektakuler Jika memiliki waktu terbatas, Gunung Batu Lembang dapat menjadi alternatif menarik. Lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Bandung, sementara waktu pendakiannya hanya sekitar 30–45 menit. Meski relatif singkat, jalur menuju puncak cukup menantang karena didominasi batuan vulkanik. Sesampainya di atas, pengunjung dapat menikmati panorama Kota Bandung dari sudut pandang yang berbeda. Pemandangan saat matahari terbenam menjadi salah satu momen favorit para pendaki. Mengapa Day Hike Semakin Populer? Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas day hike semakin diminati karena menawarkan pengalaman berpetualang tanpa memerlukan persiapan serumit pendakian beberapa hari. Beberapa alasan mengapa banyak orang memilih day hike antara lain: Tidak perlu membawa perlengkapan camping. Cocok dilakukan saat akhir pekan. Biaya perjalanan relatif lebih hemat. Dapat menjadi olahraga ringan sekaligus rekreasi. Membantu mengurangi stres setelah aktivitas harian. Aktivitas ini juga menjadi pilihan ideal bagi mereka yang baru mulai mengenal dunia pendakian. Tips Aman Sebelum Day Hike di Bandung Walaupun termasuk pendakian ringan, persiapan tetap menjadi hal penting agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman. Beberapa perlengkapan yang sebaiknya dibawa antara lain: Gunakan sepatu trekking atau sepatu olahraga yang nyaman. Siapkan air minum dalam jumlah cukup. Bawa camilan atau makanan ringan sebagai sumber energi. Gunakan pakaian yang menyerap keringat serta jaket untuk mengantisipasi udara dingin. Pastikan ponsel memiliki daya baterai yang cukup. Selain itu, jangan lupa memeriksa prakiraan cuaca sebelum berangkat agar perjalanan tidak terganggu hujan atau kabut tebal. Tetap Jaga Alam Saat Mendaki Keindahan alam Bandung hanya bisa dinikmati jika seluruh pengunjung turut menjaganya. Selama melakukan day hike, biasakan menerapkan prinsip Leave No Trace, yaitu membawa kembali seluruh sampah, tidak merusak tanaman, serta tidak membuat api sembarangan. Menghormati sesama pendaki dan menjaga kebersihan kawasan wisata juga menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman mendaki yang nyaman bagi semua orang. Dengan jalur yang relatif singkat, udara pegunungan yang sejuk, dan panorama alam yang memikat, lima gunung dan bukit di Bandung untuk day hike tersebut dapat menjadi pilihan menarik untuk mengisi waktu libur. Selain menyehatkan tubuh, aktivitas ini juga menjadi cara sederhana untuk menikmati keindahan alam tanpa harus mengambil cuti panjang atau melakukan pendakian berhari-hari.  

Rekomendasi 13 Jul 2026