Piala Dunia 2026 Langsung Cetak Sejarah di Hari Pertama, Meksiko Menang dan Rekor Baru Bermunculan
Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan kemegahan yang belum pernah terlihat pada edisi-edisi sebelumnya. Turnamen yang untuk pertama kalinya digelar di tiga negara sekaligus—Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada—langsung menghadirkan berbagai catatan bersejarah sejak hari pertama penyelenggaraan.
Upacara pembukaan yang berlangsung di Stadion Azteca, Mexico City, Jumat 12 Juni 2026 dini hari WIB, menjadi simbol dimulainya edisi terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia. Bukan hanya karena melibatkan 48 negara peserta dan total 104 pertandingan, tetapi juga karena konsep pembukaannya yang memadukan budaya, teknologi, dan hiburan dalam skala global.
Sejak lampu stadion dinyalakan hingga pertandingan pertama digelar, sejumlah rekor baru tercipta baik di dalam maupun di luar lapangan.
Stadion Azteca Kembali Masuk Buku Sejarah
Tidak banyak stadion yang memiliki hubungan istimewa dengan Piala Dunia seperti Stadion Azteca.
Arena legendaris di Mexico City tersebut sebelumnya menjadi saksi kejayaan Pelé pada Piala Dunia 1970 dan Diego Maradona pada edisi 1986. Kini, Azteca kembali mencatatkan sejarah dengan menjadi stadion pertama yang dipercaya menggelar laga pembuka Piala Dunia sebanyak tiga kali.
Ribuan penonton yang memenuhi tribun disuguhi pertunjukan budaya khas Meksiko yang dipadukan dengan teknologi modern. Atraksi drone dalam jumlah besar membentuk berbagai simbol ikonik, termasuk trofi Piala Dunia yang menghiasi langit Mexico City.
Upacara Pembukaan Bertabur Bintang Dunia
Kemegahan pembukaan semakin terasa melalui kehadiran sejumlah musisi internasional.
Shakira menjadi salah satu sorotan utama setelah kembali tampil di panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade. Penyanyi asal Kolombia tersebut membawakan lagu "Dai Dai" bersama Burna Boy dari Nigeria.
Selain itu, panggung juga diramaikan oleh:
- J Balvin.
- Danny Ocean.
- Grup rock Maná.
- Lila Downs.
- EJAE dari Korea Selatan.
- Andrea Bocelli dari Italia.
- David Guetta dari Prancis.
Kolaborasi lintas negara tersebut memperlihatkan bagaimana Piala Dunia 2026 dirancang sebagai ajang olahraga sekaligus perayaan budaya global.
Meksiko Awali Turnamen dengan Kemenangan Meyakinkan
Setelah pesta pembukaan berakhir, perhatian beralih ke lapangan hijau.
Tim tuan rumah Meksiko berhasil membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan. Dukungan puluhan ribu suporter di Stadion Azteca menjadi energi tambahan bagi El Tri untuk tampil dominan sejak menit awal.
Gol pembuka dicetak oleh Julián Quiñones pada menit kesembilan. Gol cepat tersebut langsung masuk dalam catatan sejarah karena menjadi salah satu gol tercepat yang pernah tercipta dalam pertandingan pembuka Piala Dunia modern.
Meksiko sebenarnya memiliki peluang untuk menang dengan margin lebih besar. Namun sejumlah kesempatan emas gagal dikonversi menjadi gol tambahan.
Pelatih Javier Aguirre mengaku puas dengan performa timnya dan menilai kemenangan tersebut menjadi awal yang ideal dalam perjalanan mereka di turnamen.
Afrika Selatan Berjuang Meski Bermain dengan Sembilan Pemain
Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi sejak awal hingga akhir.
Afrika Selatan harus kehilangan dua pemain akibat kartu merah yang diterima Sifilo Sitolo pada menit ke-50 dan Thimba Zwane pada menit ke-84. Situasi tersebut membuat mereka menyelesaikan pertandingan hanya dengan sembilan pemain.
Menariknya, satu kartu merah tambahan juga diterima bek Meksiko César Montes pada masa injury time.
Dengan total tiga kartu merah dalam satu pertandingan, laga Meksiko kontra Afrika Selatan langsung memecahkan rekor sebagai pertandingan pembuka Piala Dunia dengan jumlah kartu merah terbanyak.
Pelatih Afrika Selatan Hugo Broos mengakui timnya menghadapi situasi sulit setelah kehilangan dua pemain. Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya yang mampu memberikan perlawanan sengit kepada tuan rumah.
Guillermo Ochoa Ukir Rekor yang Sulit Dipecahkan
Selain kemenangan Meksiko, sorotan besar juga mengarah kepada penjaga gawang veteran Guillermo Ochoa.
Masuknya nama Ochoa dalam susunan pemain utama membuat dirinya resmi menjadi pemain pertama dalam sejarah sepak bola yang tampil pada enam edisi Piala Dunia berbeda.
Perjalanan luar biasa tersebut dimulai sejak Piala Dunia 2006 dan berlanjut hingga edisi 2026. Konsistensi Ochoa selama dua dekade menjadikannya salah satu figur paling bersejarah dalam sepak bola Meksiko.
Rekor-Rekor yang Lahir pada Hari Pertama
Hari pembuka Piala Dunia 2026 menghasilkan sejumlah catatan unik, antara lain:
- Stadion Azteca menjadi stadion pertama yang tiga kali menggelar laga pembuka Piala Dunia.
- Guillermo Ochoa tampil pada enam edisi Piala Dunia berbeda.
- Tiga kartu merah muncul dalam pertandingan pembuka.
- Meksiko menjalani laga pembuka Piala Dunia untuk kedelapan kalinya, terbanyak dalam sejarah.
- Untuk pertama kalinya, Piala Dunia dibuka secara simultan dalam konsep tiga negara tuan rumah.
Korea Selatan Raih Kemenangan Dramatis
Selain pertandingan pembuka, laga lain yang berlangsung pada hari pertama juga menghadirkan cerita menarik.
Korea Selatan sukses mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri tren negatif mereka yang gagal meraih kemenangan dalam laga pembuka pada tiga edisi Piala Dunia sebelumnya.
Namun kabar kurang menggembirakan datang dari Jepang. Kapten tim sekaligus gelandang andalan mereka, Wataru Endo, dilaporkan harus meninggalkan pemusatan latihan akibat cedera yang belum pulih sepenuhnya.
Kehilangan pemain berpengalaman seperti Endo tentu menjadi tantangan besar bagi Jepang sebelum memulai kampanye mereka di turnamen.
Atmosfer Global Terasa hingga Kanada
Semangat Piala Dunia juga terlihat di Kanada yang menjadi salah satu tuan rumah.
Menjelang pertandingan Kanada melawan Bosnia dan Herzegovina di Toronto, sekitar 30 ribu pendukung Bosnia dilaporkan memadati area sekitar stadion.
Fenomena tersebut menunjukkan besarnya pengaruh diaspora sepak bola di berbagai belahan dunia. Dukungan yang diberikan membuat suasana pertandingan terasa seperti dimainkan di negara asal mereka sendiri.
Bentrokan Sempat Warnai Hari Pembukaan
Di balik kemeriahan yang berlangsung di dalam stadion, situasi berbeda sempat terjadi di luar area pertandingan.
Beberapa jam sebelum laga pembuka dimulai, bentrokan antara aparat keamanan dan kelompok demonstran terjadi di sekitar Mexico City. Para pengunjuk rasa memanfaatkan perhatian dunia yang tertuju pada Piala Dunia untuk menyuarakan berbagai isu domestik, mulai dari kesejahteraan guru hingga tuntutan keadilan bagi korban kekerasan kartel narkoba.
Meski sempat menimbulkan ketegangan, situasi berhasil dikendalikan dan tidak mengganggu jalannya pertandingan maupun upacara pembukaan.
Awal yang Menjanjikan untuk Turnamen Terbesar Sepanjang Masa
Dengan rekor baru, pertandingan penuh drama, penampilan musisi kelas dunia, hingga atmosfer internasional yang begitu kuat, hari pertama Piala Dunia 2026 berhasil memenuhi ekspektasi para penggemar sepak bola.
Turnamen yang melibatkan 48 negara ini baru saja dimulai, tetapi berbagai kejadian yang terjadi sejak laga pembuka sudah cukup menunjukkan bahwa edisi 2026 berpotensi menjadi salah satu Piala Dunia paling berkesan dalam sejarah.
Jika hari pertama saja sudah menghadirkan begitu banyak cerita, publik sepak bola dunia tentu semakin penasaran menantikan kejutan-kejutan berikutnya sepanjang perjalanan menuju final nanti.