Neymar Jadi Sorotan usai Brasil Tersingkir, Keputusan Carlo Ancelotti Kembali Diperdebatkan
Kekalahan Brasil dari Norwegia pada babak 16 Besar Piala Dunia 2026 memicu berbagai reaksi di dalam negeri. Salah satu yang paling banyak diperbincangkan adalah keputusan pelatih Carlo Ancelotti memasukkan Neymar ke dalam skuad. Setelah Selecao gagal melaju ke perempat final, kebijakan tersebut kembali menjadi bahan perdebatan di media dan kalangan penggemar sepak bola Brasil.
Brasil harus mengakhiri langkahnya setelah kalah 1-2 dari Norwegia di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 6 Juli 2026. Hasil itu sekaligus menjadi pencapaian terburuk Selecao di Piala Dunia sejak 1990 karena gagal menembus babak delapan besar.
Kekalahan Brasil Picu Perdebatan Soal Neymar
Usai pertandingan, sejumlah media Brasil menyoroti keputusan Carlo Ancelotti yang tetap membawa Neymar ke Piala Dunia 2026 meski sang pemain baru pulih dari cedera panjang.
Sejak daftar pemain diumumkan, pilihan tersebut memang telah memunculkan pro dan kontra. Sebagian pihak menilai Brasil seharusnya memberi kesempatan kepada pemain yang sedang berada dalam performa terbaik, sementara lainnya percaya pengalaman Neymar tetap dibutuhkan di turnamen besar.
Kekalahan dari Norwegia membuat perdebatan tersebut kembali mencuat.
Meski demikian, banyak pengamat juga menilai kegagalan Brasil tidak bisa dibebankan kepada satu pemain saja. Performa tim secara keseluruhan, efektivitas penyelesaian akhir, hingga strategi pertandingan turut menjadi faktor yang memengaruhi hasil akhir.
Neymar Tetap Mendapat Sambutan Hangat
Terlepas dari kritik yang muncul, dukungan terhadap Neymar masih terlihat sangat besar.
Saat masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-67 menggantikan Gabriel Martinelli, stadion langsung bergemuruh oleh tepuk tangan para pendukung Brasil.
Masuknya Neymar bersamaan dengan Danilo Santos yang menggantikan Rayan menambah semangat permainan Selecao pada sisa pertandingan.
Setiap kali menguasai bola, mantan pemain Barcelona tersebut terus mendapat sorakan positif dari ribuan suporter yang hadir di Stadion MetLife.
Hal tersebut menunjukkan bahwa Neymar tetap menjadi salah satu figur paling dicintai dalam sejarah sepak bola Brasil.
Gol Neymar Tak Mampu Selamatkan Selecao
Meski baru dimainkan pada babak kedua, Neymar masih mampu memberikan kontribusi.
Pada masa injury time, ia sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti sehingga Brasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Namun, gol tersebut datang terlalu terlambat.
Peluit panjang akhirnya mengakhiri perjuangan Brasil sekaligus memastikan Norwegia melangkah ke babak perempat final.
Neymar tampak tidak mampu menyembunyikan emosinya setelah pertandingan berakhir.
Neymar Isyaratkan Akhir Karier Bersama Timnas Brasil
Momen paling mengharukan terjadi setelah wasit meniup peluit akhir.
Neymar terlihat menangis di tengah lapangan sebelum memberikan pernyataan yang mengisyaratkan bahwa perjalanan internasionalnya bersama Timnas Brasil telah selesai.
"Saya sudah berusaha, saya sudah berusaha. Kini semuanya berakhir. Saya memulainya di sini, dan saya mengakhirinya di sini," ujar Neymar.
Pernyataan tersebut langsung memunculkan spekulasi bahwa Piala Dunia 2026 menjadi penampilan terakhirnya bersama tim nasional.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Federasi Sepak Bola Brasil mengenai masa depan sang pemain.
Mengapa Ancelotti Tetap Memilih Neymar?
Sebelum Piala Dunia dimulai, keputusan Carlo Ancelotti memanggil Neymar memang sempat dipertanyakan.
Sebagian pendukung menganggap penyerang Chelsea, Joao Pedro, lebih layak masuk skuad karena tampil lebih konsisten sepanjang musim.
Namun, Ancelotti memiliki pertimbangan berbeda.
Pelatih asal Italia itu menilai pengalaman, kepemimpinan, serta pengaruh Neymar di ruang ganti masih sangat penting bagi skuad Brasil.
Selain itu, Neymar juga disebut bersedia memenuhi seluruh persyaratan yang diajukan Ancelotti demi kembali membela negaranya.
Warisan Besar Neymar untuk Brasil
Terlepas dari hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026, kontribusi Neymar bagi Timnas Brasil sulit diabaikan.
Beberapa pencapaian penting yang berhasil ditorehkannya antara lain:
- Menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Brasil dengan 80 gol.
- Mengoleksi 130 penampilan internasional.
- Menempati posisi kedua pemain dengan caps terbanyak setelah Cafu.
- Tampil pada empat edisi Piala Dunia, yakni 2014, 2018, 2022, dan 2026.
- Menjadi salah satu ikon sepak bola Brasil selama lebih dari satu dekade.
Rekor-rekor tersebut menempatkan Neymar sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Selecao.
Perjalanan Panjang Neymar Bersama Selecao
Debut Neymar bersama Timnas Brasil terjadi pada Agustus 2010.
Menariknya, pertandingan pertamanya juga berlangsung di stadion yang sama ketika Brasil menghadapi Amerika Serikat. Pada laga tersebut, Neymar langsung mencetak gol dan membantu timnya meraih kemenangan 2-0.
Sejak saat itu, kariernya bersama Selecao berkembang pesat.
Ia menjadi andalan di berbagai turnamen internasional hingga akhirnya memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil.
Namun, perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus.
Cedera panjang yang dialaminya sejak 2023 sempat membuat Neymar absen cukup lama sebelum akhirnya kembali dipanggil memperkuat Brasil di Piala Dunia 2026.
Apa Penyebab Brasil Gagal di Piala Dunia 2026?
Kekalahan dari Norwegia memperlihatkan sejumlah aspek yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Brasil.
Beberapa faktor yang dinilai berpengaruh antara lain:
- Penyelesaian akhir yang kurang efektif meski menciptakan banyak peluang.
- Kegagalan memanfaatkan salah satu dari dua tendangan penalti.
- Sulit menembus organisasi pertahanan Norwegia.
- Kurangnya ritme permainan sepanjang pertandingan.
- Efektivitas Norwegia dalam memanfaatkan peluang melalui Erling Haaland.
Dengan berbagai faktor tersebut, banyak analis menilai kegagalan Brasil merupakan hasil dari performa tim secara kolektif, bukan semata-mata karena keputusan memainkan atau memanggil Neymar.
Masa Depan Brasil Memasuki Babak Baru
Tersingkirnya Brasil di babak 16 Besar Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi awal dari proses evaluasi besar dalam tubuh Selecao. Selain strategi Carlo Ancelotti yang menjadi sorotan, masa depan sejumlah pemain senior, termasuk Neymar, juga mulai dipertanyakan.
Apa pun keputusan yang diambil setelah turnamen ini, kontribusi Neymar terhadap sepak bola Brasil tetap menjadi bagian penting dalam sejarah. Dengan torehan puluhan gol, ratusan penampilan, serta kiprahnya di empat edisi Piala Dunia, namanya akan selalu dikenang sebagai salah satu legenda terbesar yang pernah dimiliki Tim Samba.