Sepakbola

Inggris Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Brace Harry Kane Hentikan Perlawanan Kongo

Admin GenFun | Jumat, 03 Jul 2026 13:00 WIB
Inggris Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Brace Harry Kane Hentikan Perlawanan Kongo

Timnas Inggris memastikan langkah ke babak 16 Besar Piala Dunia 2026 setelah membalikkan keadaan dan menundukkan Republik Demokratik Kongo dengan skor 2-1. Sosok Harry Kane menjadi penentu kemenangan The Three Lions lewat dua gol yang dicetak pada babak kedua dalam laga di Stadion Atlanta, Kamis, 2 Juli 2026 dini hari WIB.

Sempat tertinggal sejak awal pertandingan, Inggris menunjukkan ketenangan dan karakter kuat untuk bangkit. Kemenangan tersebut sekaligus mengantar pasukan Thomas Tuchel menghadapi tuan rumah Meksiko pada babak 16 Besar.

Inggris Dikejutkan Gol Cepat Republik Demokratik Kongo

Pertandingan baru berjalan enam menit ketika Republik Demokratik Kongo berhasil mencuri keunggulan. Brian Cipenga memanfaatkan kelengahan lini belakang Inggris sebelum melepaskan tembakan yang gagal dihentikan penjaga gawang The Three Lions.

Gol cepat itu membuat jalannya pertandingan berubah. Inggris langsung mengambil alih penguasaan bola dan terus menekan pertahanan lawan demi mencari gol penyeimbang.

Meski menciptakan sejumlah peluang, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor 0-1 bertahan cukup lama. Situasi tersebut bahkan membuat pelatih Thomas Tuchel beberapa kali menunjukkan ekspresi frustrasi di pinggir lapangan.

Melihat permainan timnya belum berkembang, Tuchel melakukan perubahan pada menit ke-61 dengan memasukkan Anthony Gordon dan Bukayo Saka untuk menggantikan Marcus Rashford serta Noni Madueke.

Brace Harry Kane Antar Inggris ke Babak 16 Besar

Pergantian pemain yang dilakukan Tuchel akhirnya memberikan dampak positif.

Gol penyeimbang lahir pada menit ke-75 ketika Harry Kane sukses menyambut umpan silang Anthony Gordon melalui sundulan terarah yang tak mampu dibendung kiper Kongo.

Momentum pertandingan pun berubah sepenuhnya menjadi milik Inggris.

Empat menit menjelang waktu normal berakhir, Kane kembali menunjukkan kelasnya. Penyerang sekaligus kapten Inggris itu melepaskan tendangan keras yang menggetarkan gawang Republik Demokratik Kongo dan memastikan kemenangan 2-1 bagi The Three Lions.

Brace tersebut tidak hanya membawa Inggris lolos ke babak 16 Besar Piala Dunia 2026, tetapi juga kembali menegaskan peran penting Harry Kane sebagai mesin gol utama tim.

Thomas Tuchel Soroti Mentalitas Pemain Inggris

Usai pertandingan, Thomas Tuchel memberikan apresiasi terhadap karakter dan mental bertanding yang diperlihatkan para pemainnya.

Menurut pelatih asal Jerman itu, Inggris tidak kehilangan kepercayaan diri meski harus tertinggal sejak awal laga. Kesabaran menjadi kunci hingga akhirnya peluang demi peluang berhasil dikonversi menjadi gol.

"Kami harus memiliki mentalitas seperti itu. Saat pertandingan menjadi sulit, ya memang akan sulit. Namun jangan kehilangan kesabaran dan jangan pernah kehilangan keyakinan," kata Tuchel.

Keberhasilan membalikkan keadaan juga dinilai menjadi modal penting bagi Inggris untuk menghadapi tantangan yang lebih berat pada fase berikutnya.

Harry Kane: Siapa Pun Bisa Menjadi Pahlawan

Meski menjadi bintang kemenangan lewat dua golnya, Harry Kane memilih tidak mengambil seluruh pujian untuk dirinya sendiri.

Kapten Inggris itu menegaskan bahwa setiap pemain memiliki peluang menjadi pembeda dalam pertandingan. Ia juga mengapresiasi permainan Republik Demokratik Kongo yang memberikan perlawanan sengit sepanjang laga.

"Hari ini giliran saya. Sepanjang pekan kami juga berbicara untuk tetap menjadi diri sendiri," ujar Kane.

Meski puas dengan hasil yang diraih, Kane mengingatkan bahwa Inggris masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah jika ingin melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Menurutnya, pertandingan fase gugur memang selalu berjalan sulit sehingga kemampuan bertahan di bawah tekanan menjadi faktor yang sangat menentukan.

"Di fase gugur seperti ini yang terpenting adalah bisa lolos. Kami sudah memasuki tahap turnamen ketika Anda harus berjuang keras untuk meraih kemenangan, dan itulah yang kami lakukan hari ini," tambahnya.

Republik Demokratik Kongo Tersingkir dengan Kepala Tegak

Di balik kekalahan tersebut, Republik Demokratik Kongo tetap mendapat pujian atas performa yang mereka tampilkan.

Pelatih Sebastien Desabre menilai anak asuhnya sudah menjalankan strategi dengan baik. Namun, kualitas individu Harry Kane menjadi pembeda yang akhirnya menentukan hasil pertandingan.

"Menjelang akhir pertandingan kami memberikan dua peluang, lalu salah satu pemain terbaik di dunia mencetak dua gol ke gawang kami. Sangat disayangkan," ujar Desabre.

Pelatih asal Prancis itu juga menilai pengalaman menghadapi tim besar seperti Inggris akan menjadi bekal penting bagi perkembangan sepak bola Republik Demokratik Kongo di masa mendatang.

Menurutnya, laga di Piala Dunia memberikan pelajaran berharga bagi para pemain muda untuk menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.

"Mereka mendapatkan banyak pengalaman dengan menghadapi tim seperti ini," katanya.

Faktor Penentu Kemenangan Inggris atas Kongo

Keberhasilan Inggris lolos ke babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dipengaruhi oleh beberapa faktor penting, antara lain:

  • Pergantian pemain yang dilakukan Thomas Tuchel berhasil mengubah ritme permainan.
  • Anthony Gordon memberikan kontribusi langsung melalui assist untuk gol pertama Harry Kane.
  • Pengalaman dan ketajaman Harry Kane menjadi pembeda pada momen-momen krusial.
  • Inggris tetap menjaga kesabaran meski tertinggal sejak awal pertandingan.
  • Penguasaan bola yang dominan membuat tekanan terhadap pertahanan Kongo terus meningkat hingga akhir laga.

Inggris Bersiap Hadapi Tantangan Lebih Berat di Babak 16 Besar

Kemenangan dramatis atas Republik Demokratik Kongo memastikan Inggris tetap menjaga asa meraih gelar juara Piala Dunia 2026. Namun, performa pada laga ini juga menunjukkan bahwa The Three Lions masih perlu meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir dan konsistensi permainan.

Dengan lawan yang semakin berat di fase gugur, Inggris dituntut tampil lebih tajam sejak menit pertama. Sementara itu, Republik Demokratik Kongo boleh meninggalkan turnamen dengan rasa bangga setelah mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu kandidat juara dunia.

 

Tags