Belanda dan Jepang Kian Dekat ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Tunisia Resmi Tersingkir
Persaingan di Grup F Piala Dunia 2026 mulai mengerucut setelah Belanda dan Jepang sama-sama meraih kemenangan meyakinkan pada pertandingan kedua fase grup, Minggu 21 Juni 2026. Hasil tersebut membuat peluang kedua tim untuk melangkah ke babak 32 besar semakin terbuka lebar.
Sebaliknya, nasib berbeda harus diterima Tunisia. Dua kekalahan beruntun membuat wakil Afrika Utara tersebut menjadi tim pertama di Grup F yang dipastikan gagal melanjutkan perjalanan ke fase gugur.
Kemenangan besar yang diraih Belanda dan Jepang juga membuat perebutan status juara grup diperkirakan berlangsung sengit hingga pertandingan terakhir.
Klasemen Grup F Semakin Ketat di Papan Atas
Setelah menjalani dua pertandingan, Jepang dan Belanda sama-sama mengumpulkan empat poin. Tidak hanya itu, kedua tim juga memiliki selisih gol yang identik sehingga persaingan menuju posisi puncak klasemen masih sepenuhnya terbuka.
Sementara itu, Swedia masih menjaga harapan lolos setelah mengoleksi tiga poin. Tunisia berada di dasar klasemen tanpa poin dan tidak lagi memiliki peluang untuk mengejar rival-rivalnya.
Klasemen Sementara Grup F
- Jepang – 4 poin
- Belanda – 4 poin
- Swedia – 3 poin
- Tunisia – 0 poin
Situasi tersebut membuat laga terakhir Grup F menjadi penentuan bagi tiga tim yang masih berpeluang melaju ke fase berikutnya.
Belanda Tampil Menggila, Swedia Dibantai Lima Gol
Belanda menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu tim unggulan dengan kemenangan telak 5-1 atas Swedia di Houston.
Sejak menit awal, skuad asuhan Ronald Koeman langsung mengambil kendali permainan dan menekan pertahanan lawan secara agresif. Hasilnya, Swedia dibuat kesulitan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan.
Penyerang muda Brian Brobbey menjadi salah satu bintang lapangan setelah mencetak dua gol cepat yang membuka jalan kemenangan De Oranje.
Hasil Belanda vs Swedia
Belanda 5-1 Swedia
Pencetak gol Belanda:
- Brian Brobbey (5')
- Brian Brobbey (17')
- Cody Gakpo (47')
- Cody Gakpo (54')
- Crysencio Summerville (89')
Gol Swedia:
- Anthony Elanga (59')
Kemenangan tersebut menjadi salah satu hasil paling mencolok yang dicatat Belanda sejauh ini di Piala Dunia 2026.
Brian Brobbey dan Gakpo Jadi Motor Serangan De Oranje
Duet Brian Brobbey dan Cody Gakpo tampil sangat efektif sepanjang laga. Keduanya sama-sama menyumbangkan dua gol dan menjadi ancaman konstan bagi lini belakang Swedia.
Selain tajam di depan gawang, Belanda juga menunjukkan chemistry yang semakin solid antarpemain. Hal itu terlihat dari pola serangan yang mengalir dan koordinasi permainan yang semakin matang.
Faktor Kemenangan Belanda
- Efektivitas penyelesaian akhir.
- Dominasi penguasaan bola.
- Transisi menyerang yang cepat.
- Kerja sama tim yang semakin padu.
- Tekanan tinggi sejak menit awal.
Performa tersebut menjadi sinyal bahwa Belanda siap bersaing lebih jauh di turnamen ini.
Swedia Masih Punya Kesempatan Bangkit
Meski kalah telak, peluang Swedia untuk lolos belum sepenuhnya tertutup. Dengan koleksi tiga poin, mereka masih memiliki kesempatan merebut tiket ke babak 32 besar pada pertandingan terakhir.
Pelatih Graham Potter mengakui timnya dihukum oleh sejumlah kesalahan kecil yang berhasil dimanfaatkan Belanda secara maksimal.
Menurutnya, pengalaman menghadapi tim sekelas Belanda harus dijadikan pelajaran penting menjelang laga penentuan berikutnya.
Skenario Lolos Swedia
Swedia berpotensi melaju ke fase gugur jika mampu mengalahkan Jepang pada pertandingan terakhir Grup F.
Karena itu, laga melawan Samurai Biru akan menjadi pertandingan hidup-mati bagi tim Skandinavia tersebut.
Jepang Tunjukkan Kelas Sebagai Kekuatan Terbaik Asia
Beberapa jam setelah kemenangan Belanda, Jepang memberikan respons yang tidak kalah impresif. Menghadapi Tunisia di Monterrey, Samurai Biru tampil dominan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 4-0.
Sejak menit awal, Jepang langsung menunjukkan intensitas permainan tinggi yang membuat Tunisia kesulitan keluar dari tekanan.
Hasil Jepang vs Tunisia
Jepang 4-0 Tunisia
Pencetak gol Jepang:
- Daichi Kamada (4')
- Ayase Ueda (31')
- Junya Ito (69')
- Ayase Ueda (83')
Kemenangan tersebut mempertegas status Jepang sebagai salah satu tim paling konsisten selama fase grup.
Organisasi Permainan Jepang Jadi Sorotan
Salah satu kekuatan utama Jepang terletak pada organisasi permainan yang disiplin. Formasi 3-4-3 yang diterapkan pelatih Hajime Moriyasu berjalan sangat efektif, baik saat menyerang maupun bertahan.
Tunisia bahkan hanya mampu menguasai bola sekitar 34 persen sepanjang pertandingan. Situasi tersebut menunjukkan bagaimana Jepang mampu mendikte tempo permainan dari awal hingga akhir.
Kelebihan Timnas Jepang di Piala Dunia 2026
- Disiplin dalam bertahan.
- Transisi cepat saat menyerang.
- Kedalaman skuad yang merata.
- Pressing agresif.
- Fleksibilitas taktik menghadapi berbagai lawan.
Berkat kombinasi tersebut, Jepang mulai disebut sebagai salah satu kuda hitam yang berpotensi memberikan kejutan besar di babak gugur.
Tunisia Jadi Tim Pertama yang Tersingkir
Kekalahan dari Jepang sekaligus mengakhiri harapan Tunisia di Piala Dunia 2026. Dalam dua pertandingan, mereka belum mampu meraih satu poin pun.
Lebih buruk lagi, lini pertahanan Tunisia menjadi salah satu yang paling rapuh di Grup F setelah kebobolan sembilan gol dan hanya mampu mencetak satu gol.
Pergantian pelatih dengan menunjuk Herve Renard juga belum mampu membawa perubahan signifikan terhadap performa tim.
Catatan Buruk Tunisia
- Dua kekalahan dari dua pertandingan.
- Kebobolan sembilan gol.
- Hanya mencetak satu gol.
- Dipastikan gagal lolos ke fase gugur.
Hasil ini menjadi evaluasi besar bagi sepak bola Tunisia untuk menghadapi kompetisi internasional berikutnya.
Laga Terakhir Akan Menentukan Juara Grup
Meski Jepang dan Belanda berada di posisi teratas, perebutan status juara Grup F masih belum selesai.
Pada pertandingan terakhir, Jepang akan menghadapi Swedia yang masih memiliki peluang lolos. Sementara Belanda dijadwalkan bertemu Tunisia yang sudah tidak memiliki kepentingan di klasemen.
Jadwal Penentuan Grup F
- Jepang vs Swedia
- Belanda vs Tunisia
Jika Jepang dan Belanda sama-sama meraih kemenangan, posisi juara grup kemungkinan besar akan ditentukan oleh selisih gol atau produktivitas gol.
Jepang dan Belanda Kirim Peringatan untuk Rival
Performa yang ditunjukkan Jepang dan Belanda pada laga kedua menjadi sinyal kuat bagi tim-tim lain di Piala Dunia 2026. Keduanya tidak hanya meraih kemenangan, tetapi juga menunjukkan kualitas permainan yang stabil dan produktif.
Belanda tampil eksplosif melalui lini serangnya, sementara Jepang memperlihatkan keseimbangan antara disiplin bertahan dan efektivitas menyerang. Jika tren positif ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin kedua tim akan menjadi ancaman serius ketika memasuki babak gugur nanti.