Argentina Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026, Comeback Dramatis atas Mesir Diwarnai Kontroversi VAR
Argentina berhasil memastikan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Mesir dengan skor dramatis 3-2 pada laga 16 Besar yang berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Rabu, 8 Juli 2026.
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Juara bertahan sempat tertinggal dua gol hingga memasuki 10 menit terakhir pertandingan sebelum akhirnya bangkit melalui penampilan luar biasa Lionel Messi dan gol penentu Enzo Fernandez pada masa injury time.
Meski demikian, laga ini tidak lepas dari kontroversi. Sejumlah keputusan wasit Francois Letexier, terutama yang melibatkan VAR, memicu protes keras dari kubu Mesir setelah pertandingan berakhir.
Argentina Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol
Sejak peluit pertama dibunyikan, Mesir tampil percaya diri menghadapi sang juara bertahan.
The Pharaohs membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui sundulan Yasser Ibrahim yang memanfaatkan skema tendangan sudut pendek.
Argentina sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyamakan skor enam menit kemudian.
Nicolas Tagliafico dijatuhkan di dalam kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih. Namun, eksekusi Lionel Messi berhasil digagalkan kiper Mesir, Mostafa Shobeir, yang tampil impresif sepanjang babak pertama.
Keunggulan 1-0 untuk Mesir bertahan hingga turun minum.
Mesir Hampir Mengejutkan Dunia
Memasuki babak kedua, Mesir kembali membuat kejutan.
Mostafa Ziko sempat mencetak gol pada menit ke-58 setelah menerima umpan Mohamed Salah. Akan tetapi, gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR menyatakan terjadi pelanggaran terhadap Lisandro Martinez dalam proses serangan.
Keputusan tersebut langsung memicu protes dari para pemain Mesir.
Meski begitu, semangat mereka tidak surut.
Pada menit ke-67, Ziko akhirnya benar-benar mencatatkan namanya di papan skor melalui serangan balik cepat yang membuat Mesir unggul 2-0.
Saat itu, Argentina berada di ambang tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Lionel Messi Memimpin Kebangkitan Argentina
Tertinggal dua gol hingga memasuki 10 menit terakhir, Argentina menunjukkan karakter sebagai juara bertahan.
Kebangkitan dimulai melalui gol Cristian Romero yang memanfaatkan umpan Lionel Messi.
Tak lama kemudian, Messi sendiri menyamakan kedudukan lewat tendangan voli spektakuler yang sempat membentur mistar sebelum bersarang di gawang Mesir.
Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri seluruh pemain Argentina.
Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Argentina melancarkan serangan cepat pada masa injury time.
Umpan silang Lisandro Martinez berhasil disundul Enzo Fernandez menjadi gol kemenangan yang memastikan skor akhir 3-2.
Kontroversi VAR Jadi Sorotan
Meski Argentina berhasil lolos, hasil pertandingan langsung dibayangi kontroversi.
Kubu Mesir menilai sejumlah keputusan wasit sangat merugikan mereka.
Selain gol Mostafa Ziko yang dianulir melalui VAR, Mesir juga merasa seharusnya memperoleh hadiah penalti setelah Mohamed Salah dijatuhkan di dalam kotak penalti beberapa saat sebelum Argentina mencetak gol kemenangan.
Insiden tersebut menjadi salah satu topik yang paling banyak dibahas setelah pertandingan selesai.
Mostafa Ziko Luapkan Kekecewaan
Penyerang Mesir Mostafa Ziko menyampaikan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit.
Menurutnya, sejumlah keputusan yang diambil selama pertandingan tidak berjalan secara adil.
"Wasit tidak bagus, dia tidak adil. Ketidakadilannya sangat jelas. Dia terus menekan kami sejak awal pertandingan. Dia tidak ingin kami menang," ujar Ziko seperti dikutip The Sun.
Ia bahkan mengeluarkan pernyataan yang lebih tajam.
"Pertandingan ini sudah diatur hasilnya. Ini bukan salah kami. Selamat kepada Argentina atas gelar Piala Dunia lainnya," katanya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan besarnya kekecewaan kubu Mesir setelah gagal mempertahankan keunggulan.
Pelatih Mesir Ikut Mempertanyakan Kepemimpinan Wasit
Pelatih Mesir Hossam Hassan juga mengaku kecewa terhadap jalannya pertandingan.
Menurutnya, beberapa keputusan penting tidak memberikan rasa keadilan bagi timnya.
"Kami tidak melihat adanya rasa hormat ataupun sportivitas. Tampaknya ada tekanan dari pihak Argentina terhadap wasit yang berujung pada hasil ini. Wasit bertindak tidak adil. Dia telah menyia-nyiakan kerja keras satu bangsa. Saya tidak bisa menerima hasil ini maupun jalannya pertandingan," ujarnya.
Meski demikian, hingga pertandingan berakhir hasil tetap tidak berubah dan Argentina dipastikan melaju ke babak berikutnya.
Lionel Messi Pecahkan Rekor Assist Piala Dunia
Di balik kontroversi tersebut, Lionel Messi kembali mencatatkan sejarah baru.
Assist yang diberikan kepada Cristian Romero menjadi assist kesembilan Messi sepanjang putaran final Piala Dunia.
Catatan tersebut membuat kapten Argentina resmi menjadi pemain dengan jumlah assist terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, melewati rekor Diego Maradona yang sebelumnya mengoleksi delapan assist.
Selain memecahkan rekor, Messi juga menjadi sosok sentral dalam kebangkitan Argentina melalui satu gol dan satu assist pada laga tersebut.
Scaloni Tak Kuasa Menahan Haru
Keberhasilan melakukan comeback dramatis membuat pelatih Lionel Scaloni sangat emosional.
Bahkan, ia sempat menghentikan wawancara televisi karena tidak mampu menahan air mata.
"Saya tidak bisa melihat ke atas, maaf. Saya benar-benar emosional saat ini," ujar Scaloni melalui laman resmi FIFA.
Ia kemudian menegaskan bahwa semangat juang para pemain menjadi kekuatan utama Argentina.
"Saya menangis karena saya sangat emosional. Tetapi memang benar tim ini tidak akan pernah meninggalkan rakyat Argentina," tambahnya.
Statistik Pertandingan yang Menentukan
Beberapa momen penting yang menjadi penentu kemenangan Argentina antara lain:
- Lionel Messi mencetak satu gol dan satu assist.
- Cristian Romero membuka kebangkitan Argentina.
- Enzo Fernandez menjadi pencetak gol kemenangan pada injury time.
- Mostafa Shobeir menggagalkan penalti Lionel Messi di babak pertama.
- Dua keputusan VAR menjadi pusat kontroversi sepanjang pertandingan.
Faktor mental bertanding dan efektivitas Argentina pada menit-menit akhir menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung sengit tersebut.
Argentina Hadapi Swiss di Perempat Final
Kemenangan dramatis atas Mesir membawa Argentina lolos ke perempat final Piala Dunia 2026, di mana mereka akan menghadapi Swiss. Tantangan berikutnya dipastikan tidak akan lebih mudah mengingat Swiss tampil konsisten sepanjang turnamen.
Sementara itu, laga melawan Mesir akan terus dikenang sebagai salah satu pertandingan paling dramatis di Piala Dunia 2026. Selain menghadirkan comeback luar biasa dari Argentina, pertandingan ini juga menyisakan perdebatan panjang mengenai keputusan wasit dan penggunaan VAR. Di tengah semua kontroversi tersebut, Lionel Messi kembali membuktikan kualitasnya sebagai pemimpin tim sekaligus menambah koleksi rekor dalam sejarah Piala Dunia.