11 Bintang Sepak Bola yang Pensiun dari Timnas Usai Piala Dunia 2026, Ada Neymar hingga Manuel Neuer
Piala Dunia 2026 bukan hanya menghadirkan persaingan sengit untuk memperebutkan trofi juara, tetapi juga menjadi momen perpisahan bagi sejumlah pemain legendaris dari panggung sepak bola internasional.
Setelah turnamen yang digelar di Amerika Serikat berakhir, sedikitnya 11 bintang sepak bola dunia memutuskan mengakhiri perjalanan bersama tim nasional masing-masing. Ada yang menutup karier dengan prestasi membanggakan, sementara sebagian lainnya harus mengucapkan salam perpisahan setelah mengalami kegagalan di turnamen.
Dilansir dari The Guardian, berikut daftar pemain yang resmi pensiun dari tim nasional usai Piala Dunia 2026.
1. Manuel Neuer Akhiri Perjalanan Bersama Jerman
Nama pertama dalam daftar adalah Manuel Neuer, penjaga gawang legendaris Jerman yang resmi menutup karier internasional pada usia 40 tahun.
Neuer menjalani debut Piala Dunia pada 2010 sebelum membantu Jerman menjadi juara dunia empat tahun kemudian di Brasil.
Pada edisi 2026, langkah Jerman harus terhenti setelah kalah melalui adu penalti melawan Paraguay di babak gugur.
Sebelumnya, Neuer sempat mengumumkan pensiun usai Euro 2024. Namun, ia kembali memperkuat Jerman setelah mengubah keputusannya beberapa pekan sebelum Piala Dunia dimulai.
"Meski berakhir pahit, saya tidak menyesal keputusan ini," ujar Neuer setelah mencatat penampilan ke-23 sekaligus terakhirnya di Piala Dunia.
2. Patrik Schick Menutup Babak Bersama Republik Ceko
Penyerang Patrik Schick mengumumkan pensiun hanya beberapa jam setelah Republik Ceko menyelesaikan pertandingan terakhir di fase grup.
Striker berusia 30 tahun tersebut gagal mencetak gol sepanjang turnamen, sementara negaranya harus angkat koper tanpa meraih satu kemenangan pun.
"Hari ini, babak timnas saya berakhir," tulis Schick melalui pernyataannya.
3. Guillermo Ochoa Tinggalkan Timnas Meksiko
Kiper veteran Guillermo Ochoa juga memilih mengakhiri karier internasional setelah Piala Dunia 2026.
Meski hanya tampil selama 12 menit saat menghadapi Republik Ceko, kehadirannya tetap mendapat penghormatan dari rekan-rekan setim.
Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, bahkan menyebut Ochoa sebagai "legenda kelas dunia" berkat kontribusinya selama bertahun-tahun.
4. Riyad Mahrez Ucapkan Selamat Tinggal kepada Aljazair
Setelah menunggu lebih dari satu dekade untuk kembali tampil di Piala Dunia sejak edisi 2014, Riyad Mahrez akhirnya menutup perjalanan bersama tim nasional Aljazair.
Penyerang berusia 35 tahun itu mencetak dua gol sebelum Aljazair disingkirkan Swiss pada babak 32 besar.
"Membela Aljazair selalu menjadi impian saya sejak kecil," kata Mahrez.
5. Enner Valencia Akhiri Karier Bersama Ekuador
Enner Valencia resmi memainkan pertandingan terakhirnya bersama Ekuador pada Piala Dunia 2026.
Striker berusia 36 tahun tersebut sebelumnya tampil impresif dengan mencetak enam gol dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya, yakni 2014 dan 2022.
Namun, pada turnamen kali ini ia gagal menambah koleksi gol sebelum Ekuador disingkirkan Meksiko.
6. Nicolás Otamendi Menutup Karier setelah Empat Piala Dunia
Bek tangguh Argentina Nicolás Otamendi akhirnya menutup perjalanan panjangnya bersama Albiceleste.
Piala Dunia 2026 menjadi penampilan keempatnya setelah tampil pada edisi 2010, 2014, 2022, dan 2026.
Sebelumnya, Otamendi telah mengumumkan rencana pensiun sejak Maret 2026.
Sebagai bentuk penghormatan, Lionel Messi memberikan kesempatan kepada sang bek untuk mengeksekusi penalti pada laga terakhirnya di La Bombonera.
7. Marko Arnautovic Tutup Karier Bersama Austria
Bagi Marko Arnautovic, Piala Dunia 2026 menjadi pengalaman pertama sekaligus terakhir di ajang sepak bola terbesar tersebut.
Striker Austria berusia 37 tahun itu menyumbang dua gol sebelum timnya dihentikan Spanyol di babak 32 besar.
"Bermain untuk Austria adalah pencapaian terbesar. Menyedihkan menyadari mulai sekarang saya tidak akan bertemu keluarga kedua saya lagi," ujarnya.
8. Sadio Mané Berpamitan dari Timnas Senegal
Penyerang Senegal Sadio Mané juga mengumumkan pensiun setelah negaranya gagal melangkah lebih jauh akibat disingkirkan Belgia.
Dalam pernyataannya kepada media Senegal, Mané menyampaikan rasa bangga karena telah memberikan seluruh kemampuannya demi membela negaranya.
"Ketahuilah bahwa saya mengorbankan segalanya untuk bendera ini. Saya memberikan yang terbaik dari diri saya."
Meski demikian, keaslian pernyataan tersebut sempat menjadi bahan perbincangan di berbagai media.
9. Craig Gordon Menutup Karier Sepak Bola
Tidak hanya pensiun dari tim nasional, Craig Gordon juga mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak bola.
Kiper Skotlandia berusia 43 tahun itu telah mencatat 84 penampilan internasional sejak menjalani debut pada 2004.
Meski masuk skuad Piala Dunia 2026, ia tidak sempat tampil di lapangan.
"Saya tidak pernah ingin ini berakhir, namun memang harus," ungkap Gordon.
10. Jean Michaël Seri Akhiri Pengabdian untuk Pantai Gading
Gelandang Jean Michaël Seri memilih menutup karier internasional setelah mengabdi selama 11 tahun bersama Pantai Gading.
Menariknya, Piala Dunia 2026 menjadi penampilan pertamanya di ajang tersebut sekaligus pertandingan terakhirnya bersama tim nasional.
Seri mengakhiri karier internasional dengan total 64 penampilan.
11. Neymar Tutup Babak Bersama Brasil
Nama terbesar dalam daftar ini tentu saja Neymar.
Penyerang Brasil tersebut mengakhiri karier internasionalnya di stadion yang sama dengan tempat ia menjalani debut bersama Selecao pada Agustus 2010, yakni MetLife Stadium.
Cedera membuat Neymar hanya bermain selama 55 menit ketika Brasil tersingkir oleh Norwegia.
"Dimulai di sini di MetLife Stadium, saya mengakhirinya di sini. Sekarang sudah selesai," ujar Neymar dengan emosional.
Legenda Swedia Zlatan Ibrahimovic, yang bertugas sebagai komentator televisi selama turnamen, turut memberikan penghormatan kepada Neymar.
Ia menyebut pemain Brasil tersebut sebagai sosok dengan kemampuan luar biasa dan teknik yang sangat istimewa.
Generasi Baru Siap Mengisi Panggung Sepak Bola Dunia
Kepergian sejumlah pemain senior menandai berakhirnya satu era dalam sepak bola internasional. Selama bertahun-tahun, nama-nama seperti Manuel Neuer, Neymar, Sadio Mané, Riyad Mahrez, hingga Nicolás Otamendi menjadi wajah utama tim nasional mereka di berbagai turnamen besar.
Kini, tongkat estafet mulai berpindah kepada generasi muda yang diproyeksikan menjadi bintang baru menjelang Piala Dunia berikutnya. Regenerasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga daya saing setiap negara di level internasional.
Piala Dunia 2026 Menjadi Akhir Sebuah Era
Bagi banyak penggemar sepak bola, Piala Dunia 2026 akan dikenang bukan hanya karena persaingan menuju gelar juara, tetapi juga sebagai turnamen yang menjadi panggung perpisahan sejumlah legenda. Masing-masing pemain meninggalkan warisan berbeda, mulai dari trofi, rekor, hingga momen-momen ikonik yang akan terus dikenang dalam sejarah sepak bola.
Meski perjalanan mereka bersama tim nasional telah berakhir, kontribusi dan pencapaian para bintang tersebut akan tetap menjadi inspirasi bagi generasi pesepak bola berikutnya.