KPop

Chaeyoung TWICE Keluar dari JYP Entertainment, Fokus Kembangkan Karier Solo

Chaeyoung TWICE resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama JYP Entertainment setelah 14 tahun berada di bawah naungan agensi tersebut. Meski memilih melanjutkan karier solo di luar JYP Entertainment, Chaeyoung memastikan keputusan itu tidak akan mengubah posisinya sebagai member TWICE. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Chaeyoung melalui surat terbuka yang ditujukan kepada ONCE, sebutan untuk penggemar TWICE. Dalam pesan yang dibagikan melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis, 13 Agustus 2026, Chaeyoung mengatakan bahwa ONCE menjadi pihak pertama yang ingin diberi tahu mengenai babak baru dalam perjalanan kariernya. Ia mengaku antusias untuk memasuki fase baru sekaligus mengembangkan ruang kreatif bernama LIL FANTASY, tempat dirinya dapat mengeksplorasi berbagai gagasan dan membangun musik sesuai dengan visi pribadinya. "Aku ingin membagikan kabar ini buat ONCE duluan karena kalian keluarga yang selalu mendampingiku," ucap Chaeyoung. Ia kemudian mengungkapkan keinginannya untuk membawa LIL FANTASY ke arah yang lebih luas sebagai bagian dari perjalanan bermusiknya. "Aku semangat banget buat melangkah ke babak baru dan menghadirkan LIL FANTASY baru, sebuah dunia tempatku bisa bereksplorasi dan membangun musikku," lanjutnya. Chaeyoung Pastikan Tetap Bersama TWICE Keputusan Chaeyoung meninggalkan JYP Entertainment muncul tidak lama setelah Jeongyeon juga memilih untuk tidak memperpanjang kontrak eksklusifnya dengan agensi tersebut. Meski demikian, perubahan manajemen tidak berarti aktivitas Chaeyoung bersama TWICE akan berakhir. Ia justru memberikan penegasan kepada ONCE bahwa formasi TWICE tetap menjadi bagian penting dalam kehidupannya. Menurut Chaeyoung, delapan member lainnya merupakan salah satu sumber kekuatan terbesar dalam perjalanan kariernya. Pengalaman yang dibangun bersama TWICE selama bertahun-tahun juga disebutnya akan selalu menjadi fondasi bagi langkah yang diambilnya sekarang. "Ketahuilah bahwa tidak ada yang berubah terkait TWICE. Segala hal yang aku peroleh saat ini adalah berkat masa-masa bersama TWICE, yang akan selalu jadi akar buatku," tutur Chaeyoung. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa keputusan untuk berpisah dengan JYP Entertainment lebih berkaitan dengan arah karier individu, bukan keinginan untuk meninggalkan grup yang telah membesarkan namanya. Langkah Baru Setelah 14 Tahun Bersama JYP Selama berada di JYP Entertainment, Chaeyoung menjalani perjalanan panjang sejak masa persiapan debut hingga menjadi salah satu member TWICE. Karena itu, keputusan untuk mengakhiri kontrak eksklusif tersebut bukanlah langkah yang sederhana. Chaeyoung juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran staf dan manajemen JYP Entertainment yang telah mendukung serta mendampinginya selama lebih dari satu dekade. Di sisi lain, keputusan tersebut menunjukkan semakin kuatnya keinginan Chaeyoung untuk memiliki ruang kreatif yang lebih luas. LIL FANTASY diproyeksikan menjadi wadah baginya untuk mengeksplorasi musik tanpa harus sepenuhnya terikat pada identitas musikal TWICE. LIL FANTASY Jadi Fokus Karier Solo Chaeyoung Ketertarikan Chaeyoung terhadap aktivitas musik secara mandiri sebenarnya bukan hal baru. Kemampuannya dalam membangun identitas musikal sendiri telah diperlihatkan melalui album studio solo debutnya, Lil Fantasy Vol. 1, yang dirilis pada 12 September 2025. Album tersebut mengusung perpaduan R&B dan neo-soul dengan total sembilan lagu. Salah satu lagu utamanya adalah "Shoot (Firecracker)". Tidak hanya tampil sebagai penyanyi, Chaeyoung juga terlibat dalam proses kreatif dengan berkontribusi sebagai komposer dan penulis lirik. Materi dalam album tersebut mengeksplorasi berbagai tema personal, termasuk penerimaan diri, hubungan yang tidak sehat, serta pengalaman perempuan dalam industri musik. Keberanian tersebut membuat proyek solo Chaeyoung mendapat perhatian di luar basis penggemar TWICE. Lil Fantasy Vol. 1 bahkan memperoleh sejumlah pengakuan dari media musik internasional. Prestasi Album Solo Chaeyoung Beberapa pencapaian yang membuat proyek solo Chaeyoung semakin diperhitungkan antara lain: Masuk dalam daftar album K-pop terbaik 2025 versi Billboard. Termasuk dalam jajaran 100 album terbaik global versi Rolling Stone. Debut di posisi ketiga Circle Album Chart Korea Selatan. Mendapat perhatian dari pendengar musik internasional. Menunjukkan karakter musikal Chaeyoung yang lebih personal di luar identitas TWICE. Pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi Chaeyoung untuk memasuki fase baru. Dengan pengalaman sebagai bagian dari salah satu girl group K-pop terbesar sekaligus pengalaman mengembangkan album solo, ia kini memiliki ruang yang lebih luas untuk menentukan arah musikalnya sendiri. Apa Arti Keputusan Ini bagi TWICE? Kepergian Chaeyoung dari JYP Entertainment memperlihatkan bahwa aktivitas individu dan aktivitas grup dapat berjalan di jalur yang berbeda. Seorang member dapat mengembangkan karier personal melalui manajemen berbeda, sementara komitmen terhadap grup tetap dipertahankan. Bagi ONCE, kepastian bahwa Chaeyoung masih menjadi bagian dari TWICE menjadi salah satu poin terpenting dari pengumuman tersebut. Dengan demikian, perubahan agensi tidak otomatis berarti perubahan formasi grup. Untuk Chaeyoung sendiri, babak baru ini menjadi kesempatan untuk memperluas identitasnya sebagai musisi. Setelah sebelumnya dikenal terutama sebagai rapper dan member TWICE, proyek seperti LIL FANTASY memberikan ruang untuk menunjukkan sisi kreatif yang lebih personal. Di penghujung suratnya, Chaeyoung kembali menyampaikan terima kasih kepada para penggemar yang selama ini mempercayainya. Ia juga berjanji untuk terus berkembang dan menjadi seniman yang lebih baik di masa mendatang. "Terima kasih sudah selalu percaya padaku. Aku cinta kalian!" pungkas Chaeyoung.  

KPop Daily • 13 Aug 2026

Tinggalkan JYP Entertainment, Jeongyeon Pastikan Tetap Jadi Member TWICE

Jeongyeon memasuki babak baru dalam perjalanan kariernya. Setelah lebih dari satu dekade menjadi bagian dari JYP Entertainment, member TWICE tersebut kini resmi mengakhiri kontrak eksklusifnya dengan agensi yang telah menaunginya sejak masih remaja. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Jeongyeon kepada penggemar pada Senin (10/8). Melalui akun Instagram pribadinya, idol kelahiran Suwon, 1 November 1996, itu mengunggah sebuah surat tulisan tangan yang berisi pesan mengenai keputusan meninggalkan agensi sekaligus rencana perjalanan kariernya ke depan. Dalam surat tersebut, Jeongyeon mengakui bahwa keputusan untuk berpisah dengan JYP Entertainment bukanlah sesuatu yang mudah. Lebih dari sekadar tempat bekerja, agensi tersebut telah menjadi bagian penting dalam kehidupannya selama bertahun-tahun. "JYP adalah tempat di mana saya menghabiskan sebagian besar masa remaja dan merajut kenangan berharga yang tak terhitung jumlahnya. Memutuskan pergi dari tempat yang sangat familier ini pada awalnya terasa amat menakutkan," ucapnya. Jeongyeon juga menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga besar JYP Entertainment yang selama ini memberikan dukungan, arahan, serta kesempatan baginya untuk berkembang sebagai seorang artis. Jeongyeon Tegaskan Tidak Meninggalkan TWICE Berakhirnya kontrak Jeongyeon dengan JYP Entertainment tidak berarti dirinya meninggalkan TWICE. Justru, hal tersebut menjadi salah satu poin yang paling ditekankan sang idol dalam suratnya kepada ONCE. Sejak masa trainee hingga debut bersama TWICE pada 2015, Jeongyeon telah melewati sebagian besar perjalanan kariernya bersama grup tersebut. Karena itu, meskipun aktivitas individunya kini akan berada di bawah manajemen baru, posisinya sebagai anggota TWICE tetap dipertahankan. Jeongyeon bahkan meminta penggemar untuk tidak mencemaskan masa depan dirinya bersama grup. "Berdiri di hadapan kalian semua sebagai seorang anggota TWICE akan terus menjadi prioritas mutlak saya yang pertama," ucap Jeongyeon secara tegas dalam suratnya. Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa perubahan agensi tidak serta-merta mengubah komitmennya terhadap TWICE. Dengan demikian, aktivitas grup dan karier individu dapat berjalan sebagai dua jalur yang berbeda. Babak Baru Setelah Lebih dari 10 Tahun Keputusan meninggalkan JYP Entertainment sekaligus menandai perubahan besar dalam kehidupan profesional Jeongyeon. Selama bertahun-tahun, agensi tersebut menjadi tempat dirinya menjalani masa pelatihan, mempersiapkan debut, hingga merasakan kesuksesan bersama TWICE. Kini, Jeongyeon memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi arah karier yang lebih luas bersama manajemen baru. Perubahan tersebut juga dapat membuka peluang bagi aktivitas individu, baik di bidang musik maupun proyek hiburan lainnya. Meski demikian, belum ada perubahan terhadap identitas Jeongyeon sebagai bagian dari TWICE. Bagi penggemar, kepastian tersebut menjadi bagian terpenting dari pengumuman sang idol. VARO Entertainment Jadi Rumah Baru Jeongyeon Tidak membutuhkan waktu lama untuk mengetahui ke mana Jeongyeon akan melanjutkan perjalanan kariernya. Pada hari yang sama dengan pengumuman mengenai berakhirnya kontrak bersama JYP Entertainment, VARO Entertainment mengonfirmasi bahwa Jeongyeon telah resmi bergabung sebagai artis di bawah agensi tersebut. Kepindahan ini memiliki sisi menarik karena VARO Entertainment juga menaungi Gong Seung Yeon, kakak kandung Jeongyeon. Gong Seung Yeon telah lebih dahulu membangun karier di industri hiburan Korea Selatan sebagai seorang aktris. Selain Gong Seung Yeon, VARO Entertainment juga menjadi rumah bagi sejumlah aktor dan aktris populer, termasuk Byeon Woo Seok, Jin Goo, dan Lee Chae Min. Kehadiran Jeongyeon di agensi baru pun membuka babak yang berbeda dalam kariernya. Pengalaman panjang sebagai anggota salah satu girl group K-pop terbesar dapat menjadi modal untuk mengembangkan aktivitas individu di luar kegiatan grup. Jeongyeon dan TWICE Memasuki Fase Baru Perubahan agensi merupakan hal yang cukup umum terjadi dalam industri hiburan Korea Selatan, terutama ketika seorang artis mulai memperluas aktivitas individu. Dalam kasus Jeongyeon, perubahan tersebut tidak diikuti dengan keputusan untuk meninggalkan grup. Dengan tetap menjadi bagian dari TWICE, Jeongyeon kini akan menjalani dua perjalanan sekaligus: membangun karier individu bersama VARO Entertainment dan melanjutkan perjalanan grup bersama TWICE. Bagi ONCE, pesan tersebut menjadi penutup kekhawatiran yang sempat muncul setelah kabar mengenai berakhirnya kontrak Jeongyeon dengan JYP Entertainment. Satu hal yang dipastikan sang idol adalah kecintaannya terhadap TWICE tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

KPop Daily • 10 Aug 2026

Dua Tahun Menanti, Red Velvet Siap Comeback dengan EP Velvet Summer

Penantian panjang ReVeluv akhirnya mendapatkan jawaban. Setelah lebih dari dua tahun tidak merilis karya baru dalam formasi lengkap, Red Velvet dipastikan kembali ke panggung musik dengan mini album atau extended play (EP) bertajuk “Velvet Summer”. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh SM Entertainment, agensi yang menaungi Red Velvet. Irene, Seulgi, Wendy, Joy, dan Yeri akan kembali hadir bersama sebagai satu grup untuk proyek terbaru tersebut. Berdasarkan laporan Yonhap, comeback ini akan menghadirkan “Surfin' Boy” sebagai lagu utama. Judul tersebut menjadi salah satu detail yang semakin meningkatkan antusiasme penggemar menjelang kembalinya Red Velvet. ReVeluv Akhirnya Mendapat Kabar yang Dinanti Bagi ReVeluv, comeback kali ini memiliki arti khusus karena menjadi momen berkumpulnya kembali kelima member setelah periode yang cukup panjang. Karya terakhir Red Velvet dalam formasi lengkap sebelumnya adalah EP “Cosmic”, yang dirilis pada Juni 2024. Setelah itu, aktivitas para member lebih banyak berlangsung secara individual melalui berbagai proyek, mulai dari musik solo hingga akting dan kegiatan hiburan lainnya. Situasi tersebut membuat aktivitas grup menjadi sesuatu yang sangat dinantikan. Karena itu, pengumuman Velvet Summer tidak hanya menjadi kabar mengenai perilisan musik baru, tetapi juga menandai kembalinya kelima member dalam satu proyek bersama. Bagi penggemar yang telah mengikuti perjalanan Red Velvet sejak debut, momen tersebut tentu memiliki nilai tersendiri. Lima member yang selama ini menjalani agenda masing-masing akan kembali berbagi panggung dan menghadirkan warna khas Red Velvet. Irene Ungkap Rasa Haru Jelang Comeback Rasa bahagia menyambut comeback juga dirasakan langsung oleh para member. Irene, yang merupakan leader sekaligus member tertua Red Velvet, menyampaikan apresiasi kepada ReVeluv yang tetap memberikan dukungan selama masa penantian. Menurut Irene, kembalinya kelima member ke ruang latihan menghadirkan suasana yang sudah lama dirindukan. “Kami sangat berterima kasih kepada ReVeluv yang telah menunggu lebih dari dua tahun. Rasanya menyenangkan bisa kembali bersama. Suasana ruang latihan yang kembali ramai dan semua momen itu benar-benar luar biasa,” ujarnya. Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa masa persiapan comeback bukan hanya menjadi momen penting bagi penggemar. Para member juga kembali merasakan pengalaman bekerja bersama setelah cukup lama menjalani aktivitas secara terpisah. Ruang latihan yang kembali dipenuhi kelima member menjadi salah satu gambaran sederhana mengenai bagaimana Red Velvet mempersiapkan diri untuk kembali menyapa penggemarnya. Velvet Summer Jadi Penanda Era Baru Red Velvet Kembalinya Red Velvet melalui EP Velvet Summer juga menarik perhatian karena grup ini memiliki identitas musik yang cukup luas. Sepanjang perjalanan kariernya, Red Velvet dikenal mampu mengeksplorasi berbagai konsep dan warna musik. Kali ini, judul Velvet Summer serta lagu utama “Surfin' Boy” memberikan gambaran mengenai nuansa musim panas yang akan menjadi bagian dari proyek terbaru mereka. Bagi ReVeluv, comeback ini juga dapat menjadi kesempatan untuk kembali melihat dinamika kelima member dalam satu karya setelah masing-masing menjalani perjalanan profesional di luar aktivitas grup. Beberapa hal yang paling dinantikan dari comeback Red Velvet antara lain: Konsep visual yang akan digunakan dalam era Velvet Summer. Lagu utama “Surfin' Boy” dan karakter musik yang ditawarkan. Koreografi serta penampilan panggung kelima member. Chemistry Irene, Seulgi, Wendy, Joy, dan Yeri setelah lama tidak tampil bersama. Detail jadwal promosi dan aktivitas Red Velvet setelah perilisan EP. Penantian Panjang ReVeluv Segera Terbayar Lebih dari dua tahun setelah Cosmic, Red Velvet kini kembali membawa kabar yang telah lama ditunggu penggemarnya. Periode tersebut menunjukkan bahwa aktivitas grup tidak selalu berlangsung secara terus-menerus. Di sela-sela kegiatan bersama, para member juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan karier masing-masing. Karena itu, pertemuan kembali kelima member dalam satu proyek menjadi semakin bermakna. Dengan diumumkannya Velvet Summer, perhatian ReVeluv kini beralih pada detail comeback berikutnya. Mulai dari tanggal perilisan, konsep album, teaser, video musik, hingga rangkaian promosi akan menjadi bagian yang ditunggu menjelang kembalinya Red Velvet. Setelah melewati masa penantian panjang, Irene, Seulgi, Wendy, Joy, dan Yeri akhirnya kembali berada dalam satu panggung. Bagi ReVeluv, comeback ini bukan sekadar perilisan EP baru, melainkan momen untuk kembali menikmati kebersamaan lima member Red Velvet dalam satu karya.

KPop Daily • 08 Aug 2026

BLACKPINK Dipastikan Hadir Lengkap di Perayaan Ulang Tahun ke-10, YG Entertainment Jawab Kekhawatiran BLINK

Penantian panjang para penggemar akhirnya terjawab. Setelah sempat memicu kekhawatiran di kalangan BLINK, BLACKPINK dipastikan akan berkumpul dengan formasi lengkap untuk merayakan ulang tahun debut ke-10 pada 8 Agustus 2026. Jennie, Jisoo, Rosé, dan Lisa dijadwalkan menghadiri agenda spesial yang disiapkan YG Entertainment sebagai bentuk perayaan satu dekade perjalanan grup yang debut pada 2016 tersebut. Kepastian ini sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang beredar mengenai kemungkinan salah satu anggota tidak dapat menghadiri acara. YG Entertainment Siapkan Meet and Greet Spesial Sebagai bagian dari perayaan 10th Anniversary BLACKPINK, YG Entertainment menggelar acara meet and greet eksklusif di Seoul. Berbeda dari fan meeting berskala besar, kegiatan ini dibuat lebih intim dengan jumlah peserta yang sangat terbatas. Hanya 40 penggemar terpilih yang berkesempatan bertemu langsung dengan seluruh anggota BLACKPINK. Acara tersebut diharapkan menjadi momen spesial yang mempertemukan grup dengan para penggemar yang telah mendukung perjalanan mereka selama sepuluh tahun terakhir. Meski bersifat terbatas, agenda ini dianggap sebagai bentuk apresiasi kepada BLINK sekaligus penanda bahwa peringatan satu dekade BLACKPINK tetap dirayakan bersama seluruh anggota. Kekhawatiran BLINK Sempat Ramai di Media Sosial Sebelum pengumuman resmi disampaikan, banyak penggemar mempertanyakan minimnya informasi mengenai perayaan ulang tahun BLACKPINK. Kekhawatiran muncul karena hingga beberapa hari menjelang tanggal 8 Agustus, belum ada agenda resmi yang melibatkan keempat anggota secara bersamaan. Di media sosial X, berbagai unggahan dari penggemar menyoroti situasi tersebut. Mereka menilai ulang tahun ke-10 merupakan pencapaian besar yang layak dirayakan dengan aktivitas yang melibatkan grup secara langsung. Keresahan semakin meningkat ketika YG Entertainment lebih dahulu memperkenalkan merchandise bertema "10th Anniversary BLACKPINK", sementara informasi mengenai kegiatan bersama para anggota belum diumumkan. Bagi sebagian BLINK, produk peringatan saja dinilai belum cukup mewakili momen penting tersebut. Penggemar Hanya Menginginkan Momen Bersama Menariknya, sebagian besar penggemar tidak menuntut adanya comeback, konser, maupun tur dunia khusus untuk merayakan ulang tahun grup. Yang mereka harapkan hanyalah kesempatan melihat Jennie, Jisoo, Rosé, dan Lisa berkumpul dalam satu acara sebagai simbol perjalanan panjang BLACKPINK. Akun BLACKPINK BLINK UNION di X sebelumnya juga menyampaikan bahwa ekspektasi penggemar saat ini jauh lebih sederhana dibanding beberapa tahun lalu. Mereka menegaskan bahwa satu hari kebersamaan pada tanggal 8 Agustus sudah menjadi hadiah yang sangat berarti bagi para BLINK. Harapan tersebut akhirnya terjawab setelah YG Entertainment memastikan seluruh anggota akan menghadiri agenda resmi ulang tahun ke-10 BLACKPINK. Rumor Absennya Rosé dan Lisa Akhirnya Terbantahkan Menjelang pengumuman resmi, sempat beredar spekulasi mengenai kehadiran Rosé. Rumor tersebut muncul setelah penyanyi itu dikabarkan berada di Los Angeles sehingga memunculkan dugaan bahwa dirinya tidak dapat mengikuti agenda ulang tahun grup. Namun, kabar tersebut kemudian dibantah oleh The Black Label. Agensi Rosé menjelaskan bahwa jadwal sang artis telah disesuaikan sejak jauh-jauh hari agar dapat mengikuti perayaan BLACKPINK. Di sisi lain, laporan media lokal juga sempat menyebut Lisa kemungkinan tidak akan hadir. Spekulasi tersebut akhirnya dipastikan tidak benar setelah YG Entertainment mengonfirmasi bahwa Jennie, Jisoo, Rosé, dan Lisa akan tampil bersama dalam agenda peringatan ulang tahun ke-10. Perjalanan 10 Tahun BLACKPINK di Industri K-Pop Selama satu dekade berkarier, BLACKPINK berkembang menjadi salah satu grup K-pop perempuan dengan pengaruh terbesar di dunia. Grup ini dikenal melalui berbagai lagu populer dan pencapaian internasional yang membawa nama K-pop semakin dikenal secara global. Beberapa pencapaian BLACKPINK antara lain: Memiliki basis penggemar internasional yang sangat besar. Berhasil menggelar konser dan tur dunia di berbagai negara. Menorehkan berbagai rekor penayangan video musik di YouTube. Menjadi duta global untuk sejumlah merek fesyen dan kecantikan ternama. Mengukuhkan posisi sebagai salah satu girl group Korea Selatan paling berpengaruh di industri musik dunia. Perjalanan tersebut membuat ulang tahun ke-10 menjadi momen yang memiliki nilai emosional, baik bagi para anggota maupun penggemarnya. Perayaan Anniversary Jadi Simbol Kebersamaan Bagi penggemar K-pop, peringatan hari debut bukan sekadar seremoni tahunan. Momen tersebut sering dipandang sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan panjang antara artis dan penggemarnya. Karena itu, kehadiran lengkap seluruh anggota BLACKPINK pada perayaan tahun ini menjadi kabar yang disambut positif oleh BLINK di berbagai negara. Meskipun acara yang digelar tidak berskala besar, kepastian bahwa Jennie, Jisoo, Rosé, dan Lisa akan berkumpul sudah cukup mengobati kekhawatiran para penggemar yang sebelumnya merasa momen bersejarah tersebut berpotensi berlalu tanpa perayaan. Dengan konfirmasi resmi dari YG Entertainment, perayaan 10th Anniversary BLACKPINK kini dipastikan berlangsung bersama formasi lengkap. Kehadiran keempat anggota menjadi simbol perjalanan sepuluh tahun grup yang telah berkembang menjadi salah satu ikon terbesar industri K-pop sekaligus hadiah istimewa bagi BLINK yang setia mendukung mereka sejak awal debut.

KPop Daily • 07 Aug 2026

Moon Geun Young Resmi Menikah dengan Jung Pyeong, Surat Tulis Tangan untuk Penggemar Jadi Sorotan

Kabar bahagia datang dari industri hiburan Korea Selatan. Moon Geun Young resmi menikah dengan aktor musikal Jung Pyeong, sebuah momen yang langsung disambut antusias oleh para penggemar di berbagai negara. Informasi mengenai pernikahan tersebut telah dikonfirmasi oleh agensi Moon Geun Young sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi mengenai kehidupan pribadi sang aktris. Alih-alih menggelar pesta mewah, pasangan ini memilih merayakan hari bahagia mereka dalam suasana yang sederhana bersama keluarga terdekat. Moon Geun Young dan Jung Pyeong Pilih Pernikahan Sederhana Berdasarkan keterangan resmi agensi yang dikutip dari Soompi, pasangan tersebut tidak mengadakan resepsi besar seperti yang lazim dilakukan banyak selebritas Korea Selatan. Sebagai gantinya, mereka menggelar acara makan bersama keluarga inti untuk merayakan momen pernikahan secara lebih intim dan hangat. Pilihan tersebut mencerminkan keinginan Moon Geun Young dan Jung Pyeong untuk menjaga privasi sekaligus menjadikan hari istimewa mereka sebagai perayaan yang penuh makna bersama orang-orang terdekat. Keputusan itu juga mendapat respons positif dari para penggemar yang menghormati pilihan pribadi keduanya. Umumkan Pernikahan Lewat Surat Tulisan Tangan Tak lama setelah kabar tersebut dikonfirmasi, Moon Geun Young menyampaikan langsung berita bahagia itu kepada para penggemarnya melalui akun Instagram pribadinya. Berbeda dengan pengumuman singkat atau unggahan foto biasa, aktris tersebut memilih membagikan surat tulisan tangan yang berisi ungkapan rasa syukur sekaligus pengumuman mengenai babak baru dalam hidupnya. Dalam surat itu, ia membuka pesan dengan menyapa para penggemarnya dan berharap mereka tetap sehat meski sedang menjalani musim panas. Moon Geun Young kemudian mengungkapkan bahwa dirinya telah memutuskan untuk menikah dengan seseorang yang selama ini menjadi tempat berbagi suka maupun duka. Pesan Haru Moon Geun Young untuk Penggemar Salah satu bagian yang paling menyentuh perhatian publik adalah alasan pribadi yang diungkapkan Moon Geun Young mengenai keputusan menikah. Ia menggambarkan sosok Jung Pyeong sebagai seseorang yang ingin diajak menjalani perjalanan hidup bersama, berbagi kekhawatiran, hingga menikmati kebahagiaan dari hal-hal sederhana. Ungkapan tersebut memperlihatkan bagaimana pernikahan bagi Moon Geun Young bukan sekadar perubahan status, melainkan awal dari kehidupan baru yang dibangun atas dasar kebersamaan dan saling mendukung. Pesan yang penuh kehangatan itu pun segera menyebar luas di media sosial dan menuai banyak respons positif dari penggemar. Memohon Doa untuk Memulai Fase Baru Kehidupan Melalui surat yang sama, Moon Geun Young juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang telah mendukung perjalanan kariernya selama bertahun-tahun. Ia berharap para penggemar terus mendoakan kehidupan rumah tangganya bersama Jung Pyeong agar selalu dipenuhi kebahagiaan. Selain itu, sang aktris juga berjanji akan terus berkembang sebagai pribadi maupun sebagai seorang artis. Menurutnya, dukungan yang selama ini diberikan para penggemar menjadi salah satu alasan dirinya ingin terus memberikan karya terbaik di masa mendatang. Ucapan Selamat Membanjiri Media Sosial Tak butuh waktu lama, kabar pernikahan Moon Geun Young menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Penggemar dari Korea Selatan hingga mancanegara ramai-ramai menyampaikan ucapan selamat serta doa untuk pasangan tersebut. Banyak yang mengaku ikut bahagia melihat aktris yang telah mereka ikuti sejak kecil akhirnya memasuki fase baru dalam kehidupannya. Respons positif tersebut menunjukkan besarnya dukungan publik terhadap Moon Geun Young, yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan para penggemarnya. Perjalanan Karier Moon Geun Young Moon Geun Young merupakan salah satu aktris Korea Selatan yang telah berkarier sejak usia anak-anak. Seiring bertambahnya usia, namanya semakin dikenal berkat kemampuan akting yang konsisten di berbagai proyek drama maupun film. Selama perjalanan kariernya, ia dikenal sebagai sosok yang mampu memerankan karakter dengan emosi yang kuat sehingga berhasil membangun basis penggemar yang besar, baik di Korea Selatan maupun di berbagai negara Asia. Popularitas tersebut membuat setiap kabar mengenai kehidupan pribadinya selalu menarik perhatian publik. Jung Pyeong Dikenal sebagai Aktor Musikal Sementara itu, Jung Pyeong telah membangun karier di dunia teater musikal Korea Selatan. Ia dikenal aktif tampil dalam berbagai produksi panggung dan memiliki pengalaman panjang di industri seni pertunjukan. Meski tidak sepopuler Moon Geun Young di layar kaca, kiprah Jung Pyeong di dunia musikal membuat namanya cukup dikenal di kalangan pencinta teater Korea. Pernikahan keduanya pun mempertemukan dua insan yang sama-sama berkarier di industri hiburan, meski berasal dari bidang yang berbeda. Mengapa Surat Tulisan Tangan Masih Populer di Kalangan Artis Korea? Penggunaan surat tulisan tangan sebagai media penyampaian kabar penting bukanlah hal baru di industri hiburan Korea Selatan. Banyak artis memilih cara tersebut karena dianggap lebih personal dan mampu menyampaikan perasaan secara lebih tulus kepada penggemar. Melalui surat tulisan tangan, artis dapat: Menyampaikan pesan secara lebih emosional. Menunjukkan rasa hormat kepada penggemar. Mengurangi kesan formal dalam pengumuman penting. Membangun kedekatan dengan para pendukungnya. Tradisi ini menjadi salah satu bentuk komunikasi yang masih dipertahankan oleh sejumlah selebritas Korea hingga saat ini. Pernikahan Moon Geun Young Disambut Hangat Penggemar Kabar Moon Geun Young resmi menikah menjadi salah satu berita paling membahagiakan di dunia hiburan Korea Selatan tahun ini. Pilihan untuk merayakan pernikahan secara sederhana bersama keluarga menunjukkan bahwa momen istimewa tidak selalu harus dirayakan secara besar-besaran. Melalui surat tulisan tangan yang penuh ketulusan, Moon Geun Young juga memperlihatkan apresiasinya kepada para penggemar yang telah mendukung perjalanan kariernya selama bertahun-tahun. Kini, dengan memasuki babak baru bersama Jung Pyeong, banyak penggemar berharap pasangan tersebut dapat menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis sekaligus terus berkarya di industri hiburan Korea Selatan.  

KPop Daily • 30 Jul 2026

BTS Boikot Grammy Awards 2027, Tolak Kategori Asian Pop karena Dinilai Pisahkan Artis Berdasarkan Bahasa

Keputusan BTS untuk tidak mengikutsertakan karya mereka dalam Grammy Awards 2027 menjadi salah satu isu yang paling banyak diperbincangkan di industri musik global. Untuk pertama kalinya sejak dikenal secara internasional, grup asal Korea Selatan tersebut memilih tidak mengikuti proses pendaftaran penghargaan Grammy. Pengumuman itu disampaikan secara serentak oleh ketujuh anggota BTS melalui Instagram Stories pribadi mereka pada Rabu, 29 Juli 2026. Langkah tersebut langsung memicu diskusi luas karena dinilai sebagai bentuk protes terhadap kebijakan terbaru Recording Academy. BTS Pilih Tidak Mengajukan Karya ke Grammy Awards 2027 RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook menjelaskan bahwa keputusan tersebut lahir dari keyakinan mereka mengenai bagaimana musik seharusnya diapresiasi. Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial, BTS menegaskan bahwa karya musik semestinya dinilai berdasarkan kualitas artistiknya, bukan dipisahkan oleh asal wilayah maupun bahasa yang digunakan. Mereka menyampaikan harapan agar musik dapat diterima secara universal tanpa adanya batasan geografis ataupun linguistik. Keputusan itu sekaligus menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya BTS secara terbuka memilih tidak berpartisipasi dalam proses penghargaan Grammy. Kategori Asian Pop Jadi Pemicu Kontroversi Langkah BTS diyakini berkaitan erat dengan diperkenalkannya kategori baru Best Asian Pop Music Performance oleh Recording Academy untuk penyelenggaraan Grammy Awards 2027. Kategori tersebut diumumkan pada 16 Juni 2026 sebagai salah satu penambahan dalam sistem penghargaan Grammy. Dalam penjelasan resminya, kategori ini ditujukan untuk karya musik pop Asia yang menggunakan satu atau lebih bahasa Asia secara signifikan. Beberapa genre yang termasuk dalam kategori tersebut meliputi: K-pop. J-pop. C-pop. Musik pop dari negara-negara Asia lainnya. Sementara itu, lagu yang sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris tidak memenuhi persyaratan untuk masuk dalam kategori tersebut. Kritik: Kategori Baru Dinilai Menciptakan Sekat Munculnya kategori Asian Pop memunculkan beragam tanggapan dari pelaku industri musik maupun penggemar. Sebagian pihak menilai penambahan kategori tersebut justru berpotensi menciptakan pemisahan antara artis Asia dan musisi lain di panggung Grammy. Kritik yang banyak disampaikan antara lain: Artis Asia dianggap ditempatkan dalam kategori tersendiri. Peluang bersaing secara langsung di kategori utama dinilai berkurang. Bahasa dijadikan salah satu faktor pembeda dalam penilaian karya. Pengelompokan berdasarkan wilayah dianggap tidak mencerminkan sifat musik yang universal. Bagi para pengkritik, pendekatan tersebut dikhawatirkan memperkuat batas geografis yang selama ini berusaha dihilangkan oleh industri musik global. General Field Tetap Menjadi Simbol Pengakuan Tertinggi Dalam Grammy Awards, penghargaan paling bergengsi berada pada kelompok kategori General Field. Kategori tersebut meliputi: Album of the Year. Record of the Year. Song of the Year. Best New Artist. Banyak pengamat menilai bahwa artis internasional, termasuk BTS, seharusnya memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing di kategori-kategori tersebut tanpa harus lebih dahulu dikelompokkan berdasarkan asal negara atau bahasa. Inilah yang kemudian membuat keputusan BTS dipandang sebagai bentuk pernyataan mengenai pentingnya kesetaraan dalam sistem penghargaan musik. HYBE Tegaskan Keputusan Hanya Berlaku untuk BTS Di tengah ramainya perbincangan publik, HYBE selaku agensi yang menaungi BTS memberikan klarifikasi mengenai langkah tersebut. Perusahaan menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak mengikuti Grammy Awards 2027 merupakan pilihan yang diambil khusus oleh BTS. Artis lain yang berada di bawah label-label HYBE tetap memiliki kebebasan untuk mengajukan karya mereka ke Grammy sesuai kebijakan masing-masing. Dengan demikian, langkah BTS tidak menjadi keputusan kolektif seluruh musisi yang berada di bawah naungan perusahaan tersebut. Recording Academy Berikan Tanggapan Menanggapi keputusan BTS, CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. mengaku menghormati pilihan yang diambil grup tersebut meskipun merasa kecewa. Menurut Mason, tujuan dibentuknya kategori Asian Pop bukan untuk membatasi ruang kompetisi, melainkan memperluas kesempatan bagi lebih banyak karya musik agar memperoleh pengakuan. Ia juga menegaskan bahwa keberadaan kategori baru tersebut tidak menghalangi artis Asia untuk tetap bersaing di kategori General Field. Artinya, seorang musisi tetap dapat mengajukan karya pada kategori Asian Pop sekaligus mengikuti persaingan di penghargaan utama apabila memenuhi persyaratan. Perdebatan Mengenai Representasi Artis Asia Kontroversi yang muncul memperlihatkan adanya perbedaan pandangan mengenai cara terbaik memberikan ruang bagi musik Asia di ajang penghargaan internasional. Sebagian pihak menilai kategori khusus dapat meningkatkan visibilitas karya dari kawasan Asia. Namun, sebagian lainnya berpendapat bahwa pengelompokan berdasarkan wilayah justru berisiko memperkuat stereotip dan menciptakan batas baru dalam kompetisi yang seharusnya bersifat global. Perdebatan tersebut kembali mengangkat isu yang lebih luas mengenai representasi, keberagaman, dan kesetaraan dalam industri musik dunia. Kesuksesan Karya Bertema K-pop di Grammy 2026 Diskusi mengenai kategori Asian Pop semakin menarik karena pada Grammy Awards 2026, lagu Golden dari film animasi KPop Demon Hunters berhasil memenangkan kategori Best Song Written for Visual Media. Pencapaian tersebut menjadi salah satu tonggak penting bagi karya yang berkaitan dengan K-pop di ajang Grammy dan memunculkan optimisme bahwa lebih banyak musisi Asia dapat meraih penghargaan bergengsi di masa mendatang. Sebelum pengumuman boikot ini, banyak penggemar berharap BTS memiliki peluang besar untuk kembali bersaing dan meraih prestasi serupa pada Grammy Awards 2027. BTS Kembali Soroti Kesetaraan dalam Industri Musik Keputusan BTS memboikot Grammy Awards 2027 tidak hanya menjadi kabar besar bagi para penggemar, tetapi juga memicu diskusi mengenai bagaimana penghargaan musik internasional seharusnya memberikan ruang yang setara bagi seluruh musisi. Dengan menolak mendaftarkan karya mereka, BTS ingin menegaskan bahwa musik layak diapresiasi berdasarkan kualitas dan dampaknya, bukan semata-mata karena bahasa atau wilayah asal penciptanya. Sementara Recording Academy menegaskan bahwa kategori Asian Pop bertujuan memperluas pengakuan terhadap musik Asia, langkah BTS menunjukkan masih adanya perbedaan pandangan mengenai konsep inklusivitas di industri musik global. Perdebatan ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian menjelang penyelenggaraan Grammy Awards 2027.  

KPop Daily • 30 Jul 2026

Zuu Eks SECRET NUMBER Klarifikasi Viral Live TikTok, Ini Alasan Sebenarnya hingga Ramai Disalahpahami

Nama Zuu, mantan anggota SECRET NUMBER, menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah cuplikan siaran langsungnya di TikTok viral. Potongan video tersebut memicu beragam reaksi, terutama dari warganet Indonesia yang menilai penyanyi asal Korea Selatan itu menunjukkan sikap kurang bersahabat terhadap penggemarnya di Tanah Air. Kontroversi semakin meluas setelah muncul kabar bahwa Zuu memblokir sejumlah akun asal Indonesia saat melakukan siaran langsung. Akibatnya, berbagai spekulasi bermunculan, termasuk anggapan bahwa dirinya tidak ingin lagi memiliki hubungan dengan penggemar Indonesia. Namun, melalui pernyataan resmi di media sosial, Zuu memberikan klarifikasi dan menjelaskan bahwa situasi yang sebenarnya berbeda dari narasi yang beredar. Awal Mula Kontroversi Live TikTok Zuu Perdebatan bermula ketika Zuu mengungkapkan rasa frustrasinya saat melakukan siaran langsung di TikTok. Dalam sesi tersebut, ia mengaku algoritma platform terus mempertemukan siarannya dengan banyak pengguna dari Indonesia. Di saat yang sama, kolom komentar dipenuhi berbagai pesan yang menurutnya sulit dikendalikan. Cuplikan video dari siaran itu kemudian tersebar luas di media sosial. Sayangnya, potongan video yang beredar hanya menampilkan sebagian percakapan sehingga memunculkan persepsi bahwa Zuu menolak kehadiran penonton asal Indonesia. Situasi semakin memanas ketika sejumlah pengguna media sosial mengklaim akun mereka diblokir selama siaran berlangsung. Muncul Tudingan Zuu Tidak Menghargai Penggemar Indonesia Viralnya potongan video membuat berbagai asumsi berkembang. Sebagian warganet menilai Zuu sengaja menjaga jarak dari pasar Indonesia karena ingin lebih fokus membangun karier di industri hiburan Amerika Serikat. Komentar bernada kritik pun memenuhi berbagai platform media sosial. Bahkan, ada yang menyebut mantan personel SECRET NUMBER tersebut melupakan dukungan yang pernah diterimanya dari penggemar Indonesia. Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan datang dari akun X @zelnutyareu, yang mengaku kecewa terhadap sikap Zuu. Unggahan tersebut kemudian ikut memperluas perdebatan di media sosial. Zuu Tegaskan Tidak Membenci Indonesia Melihat polemik yang terus berkembang, Zuu akhirnya mengunggah klarifikasi melalui akun pribadinya. Pada awal pernyataannya, ia langsung membantah anggapan bahwa dirinya memiliki sentimen terhadap Indonesia. "Saya tidak membenci Indonesia. Sama sekali tidak," tulis Zuu. Ia menegaskan bahwa komentar tersebut merupakan respons terhadap kondisi siaran langsung yang menurutnya sudah sulit dikendalikan, bukan ditujukan untuk merendahkan penggemar Indonesia. Mengaku Sering Menerima Komentar Negatif Dalam klarifikasinya, Zuu mengungkapkan bahwa selama beberapa waktu terakhir ia sering menerima komentar bernada kasar hingga pelecehan saat melakukan siaran langsung. Menurutnya, situasi tersebut tidak hanya mengganggu dirinya, tetapi juga membuat penggemar lain merasa tidak nyaman. Akibat kondisi tersebut, ia bahkan sempat mempertimbangkan untuk mengubah jadwal siaran agar suasana interaksi menjadi lebih kondusif. Video Viral Disebut Sudah Dipotong Salah satu poin penting dalam klarifikasi Zuu adalah soal video yang beredar di media sosial. Ia menyebut cuplikan tersebut telah dipotong sehingga tidak menampilkan keseluruhan konteks pembicaraan. "Video yang beredar telah dipotong dan diedit secara tidak bertanggung jawab, sehingga menimbulkan kesan seolah-olah percakapan tersebut memiliki maksud yang sama sekali berbeda," jelasnya. Menurut Zuu, penyebaran video tanpa konteks itulah yang memicu kesalahpahaman di kalangan publik. Mengapa Zuu Tidak Mau Membahas SECRET NUMBER? Zuu juga menjelaskan alasan mengapa dirinya beberapa kali menghindari pertanyaan mengenai SECRET NUMBER. Ia mengaku masih terikat ketentuan hukum setelah kontraknya dengan agensi terdahulu berakhir. Karena alasan tersebut, ia tidak bisa secara bebas membahas mantan grup maupun aktivitas yang berkaitan dengan SECRET NUMBER. Meski telah berulang kali menyampaikan penjelasan kepada penonton, pertanyaan serupa terus muncul selama lebih dari dua bulan. Pada akhirnya, ia memilih membisukan sebagian komentar agar siaran dapat tetap berjalan. Kendala Bahasa Ikut Memperkeruh Situasi Faktor bahasa juga menjadi salah satu penyebab terjadinya kesalahpahaman. Zuu mengaku belum menguasai bahasa Indonesia sehingga kesulitan mengikuti ribuan komentar yang terus mengalir selama siaran langsung. Di sisi lain, ia mengaku kerap mendapat tekanan karena dianggap sengaja mengabaikan komentar berbahasa Indonesia atau diminta berbicara menggunakan bahasa tersebut. Menurutnya, keterbatasan komunikasi justru membuat situasi semakin sulit dikendalikan. Berusaha Memperluas Jangkauan Penonton Dalam pernyataan yang sama, Zuu mengatakan dirinya sebenarnya hanya ingin memperluas jangkauan algoritma TikTok agar siarannya dapat menjangkau penonton dari berbagai negara. Langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan lingkungan siaran yang lebih beragam sekaligus mengurangi dominasi komentar yang sulit dimoderasi. Namun, menurutnya, tujuan tersebut justru dipahami secara berbeda oleh sebagian pengguna media sosial hingga memunculkan berbagai informasi yang tidak sesuai dengan konteks sebenarnya. Permintaan Maaf dari Zuu Di bagian akhir klarifikasinya, Zuu menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar yang merasa kecewa atas kejadian tersebut. Ia berharap kesalahpahaman ini tidak terus berkembang dan meminta publik menghentikan komentar bernada kebencian yang ditujukan kepadanya. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi upaya Zuu untuk meluruskan berbagai tuduhan yang ramai beredar sejak potongan video live TikTok menjadi viral. Pentingnya Melihat Konteks Sebelum Menarik Kesimpulan Kasus yang menimpa Zuu menunjukkan bagaimana potongan video berdurasi singkat dapat memicu kesalahpahaman apabila tidak disertai konteks yang utuh. Di era media sosial, cuplikan beberapa detik sering kali lebih cepat menyebar dibandingkan penjelasan lengkap dari pihak yang bersangkutan. Karena itu, penting bagi pengguna media sosial untuk memeriksa informasi dari berbagai sumber sebelum menyimpulkan suatu peristiwa. Dengan memahami konteks secara menyeluruh, penyebaran informasi yang keliru maupun munculnya kesalahpahaman dapat diminimalkan.    

KPop Daily • 22 Jul 2026

Tzuyu TWICE Dirumorkan Tinggalkan JYP Entertainment, Agensi Akhirnya Beri Klarifikasi

Nama Tzuyu TWICE kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar K-pop setelah muncul laporan yang menyebutkan dirinya akan mengakhiri kerja sama dengan JYP Entertainment. Rumor tersebut langsung memicu berbagai spekulasi mengenai masa depan sang idol, meski disebutkan bahwa aktivitasnya bersama TWICE diperkirakan tetap berlanjut. Isu ini pertama kali mencuat melalui laporan media Korea Selatan News1 pada Selasa, 14 Juli 2026. Tak lama setelah kabar tersebut menyebar luas, JYP Entertainment akhirnya memberikan tanggapan resmi untuk menjelaskan situasi yang sedang berlangsung. JYP Entertainment Masih Bahas Kontrak TWICE Dalam pernyataannya, JYP Entertainment belum membenarkan maupun membantah secara langsung rumor hengkangnya Tzuyu. Agensi tersebut menjelaskan bahwa saat ini proses pembahasan mengenai perpanjangan kontrak para anggota TWICE masih berlangsung sehingga belum ada keputusan final yang dapat diumumkan kepada publik. "Saat ini, TWICE sedang berada dalam masa pembahasan terkait perpanjangan kontrak mereka. Kami akan segera memberikan pembaruan informasi setelah segala sesuatunya mencapai keputusan final," ujar perwakilan JYP Entertainment. Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa masa depan kontrak seluruh anggota TWICE masih berada dalam tahap negosiasi. Rumor Bermula dari Aktivitas Solo Tzuyu Sebelum laporan media Korea muncul, para penggemar yang dikenal dengan sebutan ONCE sebenarnya sudah lebih dulu mencurigai adanya perubahan dalam aktivitas individu Tzuyu. Perhatian mereka tertuju pada penampilan penyanyi asal Taiwan tersebut di Kaohsiung Beer Rock Music Festival yang berlangsung pada 3–5 Juli 2026. Dalam festival itu, Tzuyu membawakan beberapa lagu, di antaranya: Lagu Mandarin First Day milik Stefanie Sun. Lagu solo miliknya. Lagu hits TWICE What Is Love. Penampilannya menuai banyak pujian. Namun, bukan hanya aksi panggung yang menjadi sorotan. Penggemar Menyoroti Absennya Staf JYP Spekulasi semakin berkembang setelah sejumlah penggemar menyadari bahwa seluruh aktivitas Tzuyu selama festival berlangsung tanpa didampingi staf resmi JYP Entertainment. Selain itu, kegiatan tersebut juga tidak dipromosikan melalui kanal resmi milik JYP maupun akun media sosial TWICE. Situasi tersebut membuat sebagian penggemar menduga aktivitas solo Tzuyu kemungkinan telah ditangani oleh pihak lain di luar agensi. Meski demikian, hingga kini belum ada bukti resmi yang menguatkan dugaan tersebut. Perjalanan Karier Tzuyu Bersama TWICE Tzuyu memulai perjalanan kariernya di Korea Selatan setelah bergabung dengan JYP Entertainment pada 2012. Namanya mulai dikenal publik ketika mengikuti program survival Sixteen pada 2015 yang menjadi ajang pembentukan TWICE. Sejak resmi debut melalui lagu Like Ooh Ahh, Tzuyu berkembang menjadi salah satu anggota paling populer dalam grup tersebut. Selama lebih dari satu dekade berkarier, ia turut berkontribusi dalam berbagai lagu sukses TWICE, seperti: Like Ooh Ahh Fancy Feel Special I Can't Stop Me What Is Love Popularitasnya juga terus meningkat berkat kemampuan vokal, visual, dan penampilannya di atas panggung. Aktivitas Solo Tzuyu Terus Berkembang Tak hanya aktif bersama grup, Tzuyu juga mulai membangun karier sebagai solois. Pada September 2024, ia resmi menjalani debut solo melalui lagu Runaway, yang mendapat respons positif dari penggemar internasional. Selain aktivitas musik, Tzuyu juga semakin sering tampil dalam berbagai acara di Taiwan maupun Korea Selatan sebagai representasi salah satu idol K-pop paling populer asal Taiwan. Hal tersebut membuat banyak pihak menilai peluang karier individunya akan semakin luas, apa pun keputusan kontraknya di masa mendatang. TWICE Baru Menuntaskan Tur Dunia Rumor mengenai kontrak Tzuyu muncul tidak lama setelah TWICE menyelesaikan rangkaian tur dunia This Is For. Konser penutup digelar selama tiga hari berturut-turut di KSPO Dome, Seoul, dan menjadi salah satu pencapaian besar grup tersebut pada tahun 2026. Kesuksesan tur dunia itu sekaligus memperlihatkan bahwa popularitas TWICE masih sangat kuat, baik di Korea Selatan maupun pasar internasional. Apa Arti Rumor Ini bagi Masa Depan TWICE? Meski kabar hengkangnya Tzuyu ramai diperbincangkan, belum ada indikasi bahwa ia akan meninggalkan TWICE. Laporan yang beredar justru menyebutkan bahwa apabila kontrak dengan JYP Entertainment benar-benar berakhir, Tzuyu tetap berkomitmen menjalankan aktivitas grup bersama delapan anggota lainnya. Fenomena seperti ini bukan hal baru di industri K-pop. Beberapa idol memilih berganti agensi untuk aktivitas individu, tetapi tetap melanjutkan kegiatan bersama grup apabila terdapat kesepakatan antara seluruh pihak. Karena itu, penggemar masih harus menunggu pengumuman resmi dari JYP Entertainment mengenai hasil pembahasan kontrak. Sampai keputusan final diumumkan, rumor hengkangnya Tzuyu TWICE dari JYP Entertainment masih sebatas spekulasi. Yang pasti, perhatian publik kini tertuju pada langkah berikutnya dari salah satu anggota TWICE tersebut, sekaligus bagaimana masa depan grup akan dibentuk setelah proses negosiasi kontrak selesai.  

KPop Daily • 15 Jul 2026

TWICE Dikabarkan Hiatus Usai World Tour, Jihyo Ungkap Member Hampir Tak Pernah Libur Sejak Debut

Kabar mengenai TWICE hiatus setelah menyelesaikan tur dunia THIS IS FOR menjadi perhatian para penggemar. Isu tersebut mencuat setelah leader TWICE, Jihyo, mengungkapkan keinginan seluruh anggota untuk mengambil waktu beristirahat setelah bertahun-tahun menjalani jadwal yang sangat padat. Pernyataan itu langsung memicu berbagai spekulasi di kalangan ONCE. Banyak yang bertanya-tanya apakah girl group besutan JYP Entertainment tersebut benar-benar akan menghentikan aktivitas sementara atau sekadar mengambil jeda singkat sebelum kembali dengan proyek baru. Meski demikian, Jihyo menegaskan bahwa rencana istirahat tersebut bukan pertanda berakhirnya perjalanan TWICE sebagai grup. Jihyo Sebut TWICE Hampir Tidak Pernah Beristirahat Sejak 2015 Dalam pernyataannya, Jihyo mengungkapkan bahwa seluruh anggota TWICE nyaris tidak memiliki waktu libur sejak resmi debut pada 2015. Selama lebih dari satu dekade, grup beranggotakan sembilan orang tersebut terus disibukkan dengan jadwal comeback, konser, tur dunia, promosi album, hingga berbagai aktivitas di luar panggung. Karena itu, setelah seluruh rangkaian tur dunia selesai, para member ingin memanfaatkan sisa tahun ini untuk beristirahat dan memulihkan kondisi. Menurut Jihyo, masa jeda tersebut merupakan kebutuhan yang wajar setelah menjalani aktivitas tanpa henti selama bertahun-tahun. Ia pun berharap para penggemar dapat memahami keputusan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan fisik maupun mental seluruh anggota. Hiatus Bukan Berarti TWICE Bubar Meski kata "hiatus" sering memunculkan kekhawatiran di kalangan penggemar K-Pop, Jihyo memastikan bahwa rencana tersebut tidak berarti TWICE akan bubar atau menghentikan aktivitas secara permanen. Sebaliknya, masa istirahat dipandang sebagai kesempatan bagi setiap anggota untuk mengisi ulang energi sebelum kembali menjalani berbagai proyek di masa mendatang. Hingga saat ini, JYP Entertainment juga belum mengumumkan durasi resmi masa rehat TWICE. Artinya, jadwal comeback berikutnya maupun aktivitas grup setelah tur dunia masih menunggu keputusan lebih lanjut dari agensi. Kesibukan TWICE Selama Satu Dekade Sejak debut melalui lagu Like OOH-AHH pada 2015, TWICE dikenal sebagai salah satu girl group dengan aktivitas paling padat di industri K-Pop. Tidak hanya aktif merilis album Korea, mereka juga secara konsisten memperluas karier ke Jepang dan pasar internasional. Selama bertahun-tahun, TWICE menjalani berbagai agenda seperti: Comeback album Korea dan Jepang. Tur dunia di berbagai negara. Fan meeting dan konser. Promosi televisi. Endorsement berbagai merek global. Jadwal yang hampir tidak pernah berhenti tersebut membuat waktu istirahat menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi para anggota. Jihyo Tetap Membuka Peluang Proyek Solo Walaupun TWICE kemungkinan memasuki masa jeda, Jihyo mengisyaratkan dirinya tetap terbuka menerima proyek individu. Salah satu yang paling diminatinya adalah kolaborasi bersama musisi lain. Menurutnya, proyek kolaborasi biasanya memiliki proses produksi yang lebih singkat karena materi lagu dan konsep sudah dipersiapkan sebelumnya. Dengan begitu, aktivitas tersebut dinilai tidak akan mengganggu waktu istirahat yang ingin dimanfaatkan setelah tur dunia berakhir. Kolaborasi Terbaru Bersama Shenseea Sebelum mengungkapkan rencana hiatus TWICE, Jihyo lebih dulu merilis lagu kolaborasi Distant Lover bersama penyanyi asal Jamaika, Shenseea. Kolaborasi tersebut memperlihatkan sisi musikal Jihyo di luar aktivitas bersama grup sekaligus membuka peluang bagi proyek-proyek solo berikutnya. Ia bahkan menyatakan tidak menutup kemungkinan menerima tawaran kerja sama serupa apabila kesempatan menarik datang selama masa rehat. Mengapa Hiatus Penting bagi Idol K-Pop? Di industri K-Pop, jadwal yang padat sering menjadi tantangan besar bagi para idol. Aktivitas yang berlangsung hampir sepanjang tahun membuat waktu istirahat menjadi sangat terbatas. Beberapa manfaat masa hiatus bagi seorang idol antara lain: Memulihkan kondisi fisik setelah tur dan promosi panjang. Menjaga kesehatan mental dari tekanan pekerjaan. Memberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas. Menyiapkan proyek baru dengan kondisi yang lebih prima. Tidak sedikit grup K-Pop yang justru kembali dengan performa lebih baik setelah menjalani masa rehat yang cukup. Penggemar Menanti Kabar Comeback TWICE Meski belum ada kepastian mengenai lamanya hiatus, para penggemar berharap masa istirahat ini menjadi awal yang baik bagi perjalanan TWICE berikutnya. Selama hampir 11 tahun berkarier, grup tersebut telah membuktikan konsistensinya sebagai salah satu ikon K-Pop global dengan deretan lagu populer dan pencapaian internasional. Karena itu, sebagian besar ONCE memilih mendukung keputusan para anggota untuk beristirahat, dengan harapan mereka dapat kembali tampil dalam kondisi yang lebih sehat dan penuh energi. Untuk sementara, fokus utama TWICE tetap menyelesaikan seluruh rangkaian world tour THIS IS FOR, sebelum memasuki masa jeda yang telah lama dinantikan para member setelah bertahun-tahun menjalani aktivitas tanpa henti.  

KPop Daily • 14 Jul 2026

Nam Joo Hyuk Comeback usai Wamil, Ungkap Tantangan Syuting Drakor Horor Kerajaan The East Palace

Aktor Korea Selatan Nam Joo Hyuk akhirnya kembali ke dunia akting setelah menyelesaikan wajib militer. Proyek yang menandai comeback-nya adalah serial original Netflix berjudul The East Palace, sebuah drama yang memadukan genre kerajaan, horor, fantasi, dan misteri. Drama ini menjadi salah satu karya yang paling dinantikan karena tidak hanya menandai kembalinya Nam Joo Hyuk ke layar kaca, tetapi juga menghadirkan tantangan akting yang berbeda dari proyek-proyek sebelumnya. Dalam konferensi pers menjelang penayangan drama tersebut, sang aktor mengungkapkan proses panjang yang harus dijalaninya untuk mempersiapkan karakter utama bernama Gu Cheon. Proyek Pertama Setelah Menyelesaikan Wajib Militer Bagi Nam Joo Hyuk, The East Palace bukan sekadar drama baru. Serial ini menjadi proyek perdana yang dikerjakannya setelah menyelesaikan masa wajib militer. Ia mengaku langsung tertarik ketika pertama kali membaca naskah drama tersebut, bahkan saat masih menjalani tugas negara. Menurutnya, dunia yang dibangun dalam cerita terasa unik, penuh misteri, dan memiliki alur yang membuatnya penasaran sejak halaman pertama. "Aku ingin menerima tantangan itu dan menjadi bagian dari proyek ini. Dunia The East Palace benar-benar membuatku penasaran. Alurnya rapi, detail, dan sangat menarik," ujar Nam Joo Hyuk. Ketertarikan tersebut akhirnya membuatnya menerima tawaran untuk memerankan Gu Cheon, tokoh utama yang memiliki kemampuan melintasi dunia manusia dan alam roh. Tantangan Memerankan Gu Cheon Karakter Gu Cheon menghadirkan tingkat kesulitan yang berbeda dibandingkan peran-peran Nam Joo Hyuk sebelumnya. Selain harus mendalami sisi emosional tokoh, ia juga dituntut menjalani banyak adegan aksi dan menghadapi elemen supranatural yang menjadi inti cerita. Setelah resmi menyelesaikan wajib militer, Nam Joo Hyuk langsung menjalani berbagai persiapan, mulai dari latihan koreografi laga hingga pendalaman karakter agar mampu menampilkan sosok Gu Cheon secara meyakinkan. Butuh Waktu Menyesuaikan Diri Kembali ke Lokasi Syuting Vakum dari dunia akting selama menjalani wajib militer membuat Nam Joo Hyuk mengaku harus membangun kembali ritme kerjanya. Ia mengatakan bahwa sebelum syuting dimulai, dirinya sempat mengingat perjalanan karier sejak awal menjadi aktor sebagai cara untuk memulihkan kepercayaan diri dan semangat bekerja. "Sebelum syuting, aku melihat kembali perjalanan karierku saat berusia 20-an. Aku memotivasi diri untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis bersama semua orang di lokasi syuting," katanya. Ia juga mengaku banyak belajar dari para aktor senior yang pernah bekerja sama dengannya pada proyek-proyek sebelumnya. Mengusung Genre Horor Kerajaan yang Berbeda Salah satu daya tarik The East Palace terletak pada konsep ceritanya. Drama ini memadukan unsur sejarah kerajaan Korea dengan horor, fantasi, dan misteri supranatural sehingga menghadirkan atmosfer yang berbeda dibandingkan drama sageuk pada umumnya. Dalam kisah tersebut, Gu Cheon memiliki kemampuan untuk berpindah antara dunia manusia dan dunia roh. Ia kemudian bekerja sama dengan seorang dayang istana bernama Saeng Gang yang mampu mendengar suara arwah. Keduanya mendapat tugas dari sang raja untuk mengungkap misteri kutukan yang menyelimuti istana kerajaan. Bertabur Aktor dan Aktris Ternama Selain Nam Joo Hyuk, drama ini juga menghadirkan sejumlah nama populer di industri hiburan Korea. Beberapa pemeran utama antara lain: Roh Yoon Seo sebagai Saeng Gang. Cho Seung Woo sebagai Raja. Nam Joo Hyuk sebagai Gu Cheon. Di balik layar, drama ini disutradarai oleh Choi Jung Kyu, sementara naskahnya ditulis oleh Kwon So Ra dan Seo Jae Won yang sebelumnya dikenal lewat sejumlah drama bergenre fantasi dan misteri. Kenapa Comeback Nam Joo Hyuk Banyak Dinantikan? Kembalinya Nam Joo Hyuk mendapat perhatian besar dari penggemar drama Korea. Ada beberapa alasan yang membuat proyek ini begitu dinantikan, di antaranya: Menjadi drama pertama setelah wajib militer. Debut sebagai pemeran utama dalam drama sageuk bernuansa horor. Menggabungkan genre kerajaan, fantasi, misteri, dan aksi. Didukung jajaran pemain dan tim produksi berpengalaman. Diproduksi sebagai serial original Netflix dengan skala besar. Kombinasi tersebut membuat ekspektasi terhadap drama ini semakin tinggi sebelum resmi dirilis. Jadwal Tayang The East Palace Serial The East Palace dijadwalkan tayang secara global melalui Netflix mulai 17 Juli 2026. Drama ini diharapkan menjadi salah satu serial Korea terbesar tahun ini berkat produksi berskala besar, efek visual, serta cerita yang menggabungkan unsur sejarah dengan dunia supranatural. Comeback yang Menjadi Titik Awal Baru Bagi Nam Joo Hyuk, proyek The East Palace bukan hanya menandai kembalinya ia ke dunia hiburan setelah menjalani wajib militer, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan sisi akting yang lebih matang. Peran Gu Cheon menghadirkan tantangan fisik maupun emosional yang berbeda dari karakter-karakter yang pernah ia perankan sebelumnya. Dengan cerita yang memadukan misteri, horor, fantasi, dan drama kerajaan, The East Palace berpotensi menjadi salah satu drama Korea yang paling banyak diperbincangkan pada 2026. Kehadiran Nam Joo Hyuk bersama jajaran aktor papan atas juga semakin memperbesar antusiasme penggemar yang telah lama menantikan comeback sang aktor.

KPop Daily • 09 Jul 2026