Gaya Hidup

iCAR V23 Tawarkan Mobilitas Hemat Energi, Solusi Menarik di Tengah Kenaikan Harga BBM

Admin GenFun | Selasa, 07 Jul 2026 14:00 WIB
iCAR V23 Tawarkan Mobilitas Hemat Energi, Solusi Menarik di Tengah Kenaikan Harga BBM

Meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM) membuat banyak masyarakat mulai mempertimbangkan kendaraan yang lebih hemat untuk mobilitas harian. Di tengah kondisi tersebut, mobil listrik menjadi salah satu alternatif yang semakin dilirik karena menawarkan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin.

Salah satu model yang hadir membawa konsep tersebut adalah iCAR V23. SUV listrik bergaya retro-modern ini tidak hanya menawarkan efisiensi energi, tetapi juga mengusung desain yang berbeda dari kebanyakan mobil listrik yang beredar di pasar Indonesia.

iCAR V23 Andalkan Efisiensi Biaya Penggunaan

Salah satu nilai jual utama iCAR V23 terletak pada biaya operasionalnya yang diklaim jauh lebih hemat.

Berdasarkan simulasi penggunaan harian sejauh 30 kilometer di kawasan perkotaan, biaya pengisian daya iCAR V23 tipe Y RWD diperkirakan sekitar Rp38.250 per minggu atau sekitar Rp153.000 per bulan.

Sebagai perbandingan, kendaraan berbahan bakar bensin dengan konsumsi rata-rata 12 kilometer per liter diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp1,2 juta per bulan untuk jarak tempuh yang sama, dengan asumsi harga BBM Rp16.250 per liter dan tarif listrik Rp1.700 per kWh.

Perhitungan tersebut menunjukkan potensi penghematan lebih dari Rp1 juta setiap bulan hanya dari sisi konsumsi energi.

Potensi Penghematan Mencapai Belasan Juta Rupiah per Tahun

Efisiensi penggunaan energi menjadi salah satu alasan mengapa kendaraan listrik semakin diminati.

Berdasarkan simulasi tersebut, pengguna iCAR V23 berpotensi menghemat sekitar Rp12,8 juta dalam satu tahun. Jika digunakan dalam jangka waktu lima tahun, total penghematan biaya energi diperkirakan dapat mendekati Rp64 juta.

Meski angka tersebut merupakan hasil simulasi dan dapat berbeda bergantung pada pola penggunaan, kondisi lalu lintas, tarif listrik, maupun harga BBM, gambaran tersebut menunjukkan potensi pengurangan biaya operasional yang cukup signifikan.

Desain SUV Klasik Jadi Pembeda

Di tengah banyaknya mobil listrik dengan desain futuristis, iCAR V23 memilih pendekatan yang berbeda.

Mobil ini mengusung konsep SUV bergaya retro-modern dengan bodi boxy yang terinspirasi kendaraan off-road klasik. Siluet mengotak, kap mesin yang tinggi, serta overfender berukuran besar membuat tampilannya terlihat kokoh sekaligus mudah dikenali.

Menurut Product Planning Manager iCAR Indonesia, Tommy Hermansyah, pendekatan tersebut dipilih untuk memberikan karakter yang berbeda dibandingkan mayoritas kendaraan listrik yang beredar saat ini.

Kabin Modern Tetap Mengutamakan Kemudahan Penggunaan

Tidak hanya bagian luar, area kabin juga dirancang dengan konsep yang memadukan nuansa klasik dan teknologi modern.

Alih-alih mengandalkan seluruh fungsi melalui layar sentuh, iCAR V23 masih mempertahankan tombol fisik dan knop putar untuk mengoperasikan pendingin udara, sistem audio, hingga mode berkendara.

Pendekatan tersebut dinilai membuat pengemudi lebih mudah melakukan pengaturan tanpa mengalihkan perhatian terlalu lama dari jalan.

Selain itu, tersedia pula berbagai fitur digital seperti:

  • Apple CarPlay.
  • Android Auto.
  • NFC Card sebagai pengganti kunci konvensional.
  • Layar infotainment modern.
  • Sistem konektivitas yang mendukung kebutuhan berkendara sehari-hari.

Dibekali Beragam Fitur Keselamatan

Aspek keselamatan juga menjadi perhatian pada iCAR V23.

SUV listrik ini telah dilengkapi berbagai teknologi bantuan pengemudi atau Advanced Driver Assistance System (ADAS), antara lain:

  • Adaptive Cruise Control.
  • Blind Spot Monitor.
  • Lane Departure Warning.
  • Rear Cross Traffic Alert.
  • Berbagai fitur pendukung keselamatan aktif lainnya.

Kehadiran fitur-fitur tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan sekaligus membantu pengemudi mengurangi risiko kecelakaan saat berkendara.

Tersedia dalam Tiga Varian

Untuk pasar Indonesia, iCAR V23 dipasarkan dalam tiga pilihan varian yang menyasar kebutuhan pengguna berbeda.

Pilihan tersebut meliputi:

  • V23 Tipe X RWD sebagai varian awal dengan harga yang lebih terjangkau.
  • V23 Tipe Y RWD yang menawarkan fitur ADAS lebih lengkap.
  • V23 Tipe Z iWD sebagai varian tertinggi dengan sistem dual motor, Intelligent All-Wheel Drive, serta jarak tempuh hingga 430 kilometer berdasarkan standar NEDC.

Dengan pilihan tersebut, konsumen memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan spesifikasi kendaraan sesuai kebutuhan dan anggaran.

Mengapa Mobil Listrik Mulai Banyak Dilirik?

Kenaikan biaya mobilitas menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat mulai mempertimbangkan kendaraan listrik.

Selain biaya energi yang lebih rendah, mobil listrik juga menawarkan beberapa keunggulan lain, seperti:

  • Perawatan yang relatif lebih sederhana karena memiliki lebih sedikit komponen bergerak.
  • Operasional yang lebih senyap.
  • Emisi gas buang langsung yang lebih rendah.
  • Akselerasi instan berkat karakter motor listrik.
  • Biaya penggunaan harian yang lebih efisien dibandingkan kendaraan konvensional.

Meski demikian, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan faktor lain seperti ketersediaan infrastruktur pengisian daya, kebutuhan jarak tempuh, serta biaya kepemilikan secara keseluruhan sebelum memutuskan membeli kendaraan listrik.

iCAR V23 Hadir Menawarkan Kombinasi Efisiensi dan Karakter

Di tengah meningkatnya biaya bahan bakar, iCAR V23 mencoba menawarkan alternatif mobilitas yang menggabungkan efisiensi penggunaan energi dengan karakter SUV yang kuat. Desain boxy bergaya klasik, fitur keselamatan modern, serta potensi penghematan biaya operasional menjadi beberapa nilai jual yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

Bagi masyarakat yang mulai mempertimbangkan beralih ke kendaraan listrik, efisiensi biaya memang menjadi salah satu faktor penting. Namun, keputusan pembelian tetap sebaiknya didasarkan pada kebutuhan penggunaan, akses terhadap fasilitas pengisian daya, serta pertimbangan biaya kepemilikan dalam jangka panjang.

 

Tags